MU Disarankan Merekrut Jean-Philippe Mateta: Solusi untuk Lini Serang

Striker Crystal Palace dan Timnas Prancis itu memiliki profil yang cocok dengan kebutuhan tim asuhan Ruben Amorim.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 25 November 2025, 22:00 WIB
Jean-Philippe Mateta, striker Crystal Palace. (Bola.com/cpfc.co.uk)

Bola.com, Jakarta - Legenda Arsenal dan Manchester City, Bacary Sagna, menilai Manchester United (MU) seharusnya mempertimbangkan Jean-Philippe Mateta sebagai solusi atas masalah mereka di lini depan.

Menurutnya, striker Crystal Palace dan Timnas Prancis itu memiliki profil yang cocok dengan kebutuhan tim asuhan Ruben Amorim.

Advertisement

MU memang tengah berada dalam situasi pelik terkait posisi nomor 9. Mereka telah menghabiskan 145,7 juta pound dalam tiga musim terakhir untuk mendatangkan Rasmus Hojlund dan Benjamin Sesko, tetapi hasilnya jauh dari memuaskan.

Rasmus Hojlund hanya mencetak empat gol musim lalu sebelum dipinjamkan, sementara Sesko baru mencatat dua gol sebelum mengalami cedera lutut yang membuatnya absen hingga pertengahan Desember 2025.

Kemandulan MU makin terlihat ketika mereka kalah dari Everton, meski melepaskan 25 tembakan namun hanya enam yang tepat sasaran dan tak satu pun menjadi gol. Situasi itu membuat banyak pihak mempertanyakan efektivitas lini serang MU.

 
 

Mateta Dinilai Cocok untuk Old Trafford

Pemain Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, mencetak gol ke gawang Manchester United pada laga pekan ke-36 Premier League 2023/2024 yang digelar di Selhurst Park, Selasa (7/5/2024). (AP Photo/Ian Walton)

Sagna yakin gaya bermain Mateta dapat memberikan dimensi baru untuk MU. Menurutnya Mateta adalah pemain dengan karakter yang berbeda dengan pemain-pemain yang sudah ada di skuad The Red Devils.

“Akan masuk akal jika Jean-Philippe Mateta pergi ke Manchester United. Mereka tidak punya No 9 yang tinggi, bisa menahan bola, dan menyelesaikan peluang dari umpan silang,” ujar Sagna kepada Oddspedia.

Meski mengakui beradaptasi di klub sebesar MU bukan hal mudah, Sagna menilai kepindahan itu akan menguntungkan kedua pihak.

 


Momentum yang Tepat

Virgil van Dijk berduel lawan Jean-Philippe Mateta di laga Community Shield antara Crystal Palace vs Liverpool di Stadion Wembley, Minggu (10/08/2025). (AP Photo/Dave Shopland).

 

Mateta, yang kini berusia 28 tahun, memberi kontribusi besar bagi Crystal Palace dengan 52 gol dalam 166 penampilan, sejak pertama kali bergabung dari Mainz pada musim 2020/2021.

Crystal Palace telah mengaktifkan perpanjangan kontrak satu tahun pada Desember lalu, membuat sang striker terikat hingga Juni 2027.

Namun, laporan terbaru menyebutkan negosiasi kontrak baru mandek karena perbedaan nilai gaji, ditambah ambisi Mateta untuk bermain di level tertinggi setelah mendapat panggilan pertama ke timnas Prancis pada Oktober.

“Ini momen tepat baginya jika ingin tantangan lebih besar. Ia bukan pemain muda lagi dan mungkin ini salah satu peluang terakhir dalam kariernya,” tambah Sagna.


Tekanan untuk Amorim dan Pertemuan dengan Palace

Manajer Manchester United (MU), Ruben Amorim. (Darren Staples / AFP)

Sementara di sisi lain, MU gagal memanfaatkan hasil buruk rival-rivalnya pada akhir pekan lalu setelah tumbang dari Everton, membuat mereka terdampar di peringkat 10 klasemen. Ruben Amorim mengakui ia khawatir timnya menunjukkan tanda-tanda kemunduran seperti musim lalu.

“Saya takut kembali ke perasaan musim lalu. Pemain berusaha, tapi kami harus lebih baik,” tegas Amorim.

MU kini harus segera bangkit karena pertandingan berikutnya adalah menghadapi Mateta dan Crystal Palace di Selhurst Park pada Minggu (30/11/2025). Duel ini berpotensi jadi panggung bagi pemain yang tengah disebut layak direkrut Setan Merah.

Sumber: Daily Mail

 


Persaingan di Premier League

Berita Terkait