Kurangnya Kedalaman Lini Serang Jadi Alarm bagi MU

Danny Murphy mengatakan kedalaman lini serang jadi kekhawatiran di MU jelang laga kontra Crystal Palace.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 29 November 2025, 15:45 WIB
Benjamin Sesko dan Bryan Mbeumo merayakan gol kedua Manchester United dalam pertandingan Premier League melawan Sunderland di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu, 4 Oktober 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Danny Murphy menilai Manchester United sedang menghadapi persoalan serius di lini depan. Menurut mantan gelandang Timnas Inggris itu, minimnya kedalaman di area menyerang menjadi kekhawatiran, apalagi setelah performa mereka melawan Everton digambarkan sebagai "tumpul".

MU tumbang 0-1 dari Everton di Old Trafford pada Selasa (25-11-2025) dini hari WIB.

Advertisement

Kekalahan itu terasa makin pahit karena mereka tampil hampir sepanjang laga dengan keunggulan jumlah pemain, menyusul kartu merah Idrissa Gueye akibat insiden dengan rekannya sendiri, Michael Keane.

Dalam laga tersebut, pelatih Ruben Amorim tak bisa menurunkan Matheus Cunha dan Benjamin Sesko yang absen karena cedera.

Kondisi itu membuat Bryan Mbeumo menjadi satu-satunya penyerang dari trio rekrutan musim panas yang dapat dimainkan.


Opsi Terbatas

Benjamin Sesko (kiri) berhasil mencetak gol yang perdana bersama Manchester United, saat bersua Brentford pada laga pekan keenam Premier League di Gtech Community Stadium, London, Sabtu (28/9/2025) malam WIB. Sayangnya, gol Sesko tak mampu menghindarkan MU dari kekalahan 1-3 melawan Brentford. (AFP/JUSTIN TALLIS)

Berbicara dalam program "Friday Night Live" di talkSPORT dan TNT Sports, Murphy menyebut absennya dua pemain itu memperlihatkan betapa terbatasnya opsi cadangan MU di lini depan, sementara mereka akan menghadapi Crystal Palace, Minggu (30-11-2025).

"Ketika Anda melihat United tanpa Cunha dan Sesko, mereka kembali terlihat tumpul. Zirkzee tampak belum siap, seperti kurang menit bermain, tidak terlihat bugar dan tajam. Jadi, United pada dasarnya membutuhkan tiga penyerang utama tersedia agar tetap bisa mengancam, dan Everton cukup baik mengatasi mereka, sejujurnya. Minimnya kedalaman yang mereka punya di area menyerang menjadi kekhawatiran bagi mereka," ulas Murphy.

Laga melawan Everton menjadi kali pertama musim ini MU tidak menurunkan Sesko maupun Cunha sejak menit awal, serta menjadi kali pertama sejak September mereka gagal mencetak gol.

Jumat lalu, Amorim memastikan bahwa keduanya kembali absen untuk perjalanan ke markas Crystal Palace.

MU melepaskan 26 tembakan dalam kekalahan tersebut, tetapi hanya enam yang tepat sasaran, dan baru 11 menit jelang bubaran, Jordan Pickford dipaksa melakukan penyelamatan sulit dari sundulan Zirkzee.


Produktivitas Gol

Aksi Matheus Cunha di laga Manchester United vs Everton di Premier League Summer Series 2025 di Mercedes-Benz Stadium, Senin (04/08/2025). (AP Photo/Colin Hubbard)

Sejauh musim ini bergulir, Mbeumo menjadi penyerang paling produktif Setan Merah di Premier League dengan torehan lima gol. Pencetak gol terbanyak berikutnya justru gelandang bertahan, Casemiro, yang mengoleksi tiga gol.

Saat kalah dari Everton, Mbeumo ditemani Zirkzee dan Amad Diallo di lini depan. Keduanya hanya menyumbang satu gol liga sepanjang musim.

Meski begitu, Cunha dan Sesko pun belum tampil memuaskan sejak pindah ke Old Trafford, masing-masing baru mencetak satu dan dua gol.

MU memasuki laga akhir pekan ini dari posisi ke-10 klasemen, tetapi hanya terpaut dua poin dari Crystal Palace yang ada di posisi kelima.

Bruno Fernandes dkk. berusaha mengakhiri rangkaian hasil kurang memuaskan sepanjang November, setelah bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest dan Tottenham Hotspur, sebelum akhirnya ditaklukkan Everton.

 

Sumber: TNT Sports

Berita Terkait