Chelsea Vs Arsenal 1-1: Enzo Maresca Geram Wasit Tak Keluarkan Kartu Merah untuk Piero Hincapie

Manajer Chelsea, Enzo Maresca, meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit Anthony Taylor yang tidak mengusir bek Arsenal, Piero Hincapie

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 01 Desember 2025, 07:15 WIB
Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan Premier League antara Chelsea dan Arsenal di Stamford Bridge, London, pada 30 November 2025. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Bola.com, Jakarta Manajer Chelsea, Enzo Maresca, meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit Anthony Taylor yang tidak mengusir bek Arsenal, Piero Hincapie, dalam laga yang berakhir penuh kontroversi. Sang pelatih mengklaim bahwa ayunan siku Hincapie membuat Trevoh Chalobah mengalami lebam di mata.

Chelsea harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-38 setelah Moises Caicedo menerima kartu merah langsung akibat tekel keras terhadap Mikel Merino. Hanya tiga menit berselang, insiden lain terjadi ketika Hincapie terlihat mengayunkan siku ke arah Chalobah dan mengenai wajahnya. Namun, Taylor memilih untuk tidak memberikan hukuman serupa.

Advertisement

Usai pertandingan yang digelar di Stamford Bridge, Senin (1/12/2025) dini hari, Maresca mengungkapkan kebingungannya kepada para jurnalis, sejalan dengan pernyataannya kepada pihak penyiar yang mengatakan Reece James merasa seharusnya ada satu kartu merah lagi untuk Arsenal.

“Saya pikir Reece benar,” ujar Maresca.

“Mereka baru saja bertanya kepada saya soal kartu merah Moises. Ya, itu kartu merah. Tapi mengapa Bentancur terhadap Reece di laga melawan Spurs tidak diberi kartu merah? Sebagai manajer, kami sulit memahami mengapa penilaiannya berbeda-beda.”


Pantas Dihukum

Liga Inggris - Chelsea Vs Arsenal (Bola.com/Adreanus Titus)

Maresca menegaskan bahwa jika Caicedo pantas dihukum, maka insiden-insiden serupa juga seharusnya mendapat perlakuan yang sama.

“Moi adalah kartu merah? Ya. Bentancur adalah kartu merah? Ya. Jadi mengapa mereka tidak memberikannya? Inilah yang membuat kami sulit memahami. Itu jelas kartu merah. Pertanyaannya hanya, kenapa diputuskan dengan cara berbeda?”

Pelatih asal Italia itu juga membeberkan percakapan singkatnya dengan Taylor mengenai insiden Hincapie.

“Soal Trevoh, saya bertanya ke wasit. Dia bilang itu bukan siku. Itu yang mereka katakan,” jelas Maresca.

“Padahal Trevoh sampai mengalami memar di mata dan diberi kompres es saat jeda. Lagi-lagi, penilaiannya berbeda.”


Posisi Chelsea dan Arsenal

Berita Terkait