7 Kandidat Kuda Hitam di Piala Dunia 2026: Maroko Terkuat, Jepang Mengancam

Berikut ini tujuh tim yang berpotensi menjadi kuda hitam pada Piala Dunia 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 05 Desember 2025, 10:45 WIB
Logo Piala Dunia 2026. (Bola.com/FIFA)

Bola.com, Jakarta - Undian Piala Dunia 2026 sudah di depan mata. Piala Dunia 2026 ini akan menarik karena bakal diikuti 48 negara untuk pertama kalinya. 

Event bergengsi empat tahunan tersebut akan digelar di tiga negara berbeda, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. 

Advertisement

Perbincangan tentang siapa yang akan menjadi kandidat juara sudah mulai bermunculan. Namun, yang tak kalah menarik adalah perdebatan tentang siapa yang layak menjadi kuda hitam pada Piala Dunia 2026. 

Mengikuti jejak Ghana, Kosta Rika, dan Maroko di Piala Dunia sebelumnya tentu tidak mudah. Jadi, tim mana yang paling siap untuk melakukannya?   

Berikut ini tujuh tim yang berpotensi menjadi kuda hitam pada Piala Dunia 2026, seperti dikutip dari Planet Football


7. Swiss

Pemain Swiss, Breel Embolo melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang Inggris pada laga perempat final Euro 2024 di Duesseldorf Arena, Duesseldorf, Jerman, Sabtu (06/07/2024). (AP Photo/Frank Augstein)

Swiss merupakan salah satu negara paling konsisten di Eropa dan telah mencapai babak gugur dalam enam turnamen besar terakhir.

Mereka lolos ke Piala Dunia 2026 dengan mudah, finis sebagai juara grup kualifikasi di atas Swedia yang bertabur bintang.

Tim Swiss dipenuhi pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka dan Manuel Akanji.

Mereka juga memiliki salah satu penjaga gawang terbaik di Eropa, Gregor Kobel, dari Borussia Dortmund, yang kini menggantikan Yann Sommer yang telah pensiun.

Sebuah turnamen besar rasanya tak lengkap tanpa Swiss yang selalu tampil tenang dan efisien. Namun, bisakah mereka melangkah lebih jauh menuju keabadian?   


6. Senegal

Penyerang Senegal, Sadio Mane berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Burkina Faso pada pertandingan semifinal Piala Afrika 2022 di stadion Ahmadou Ahidjo di Yaounde, Kamerun, Kamis (3/2/2022). Senegal menang atas Burkina Faso 3-1 dan lolos ke final. (AP Photo/Themba Hadebe)

Senegal bisa dibilang merupakan tim Afrika paling bertalenta sejak generasi emas Pantai Gading tahun 2010. Mereka bahkan telah mengalahkan Inggris serta Brasil dalam beberapa tahun terakhir.

Sadio Mane dan Kalidou Koulibaly masih menjadi pilar utama, didukung oleh pemain-pemain seperti Nicolas Jackson, Iliman Ndiaye, Ismaila Sarr, Pape Matar Sarr, dan El Hadji Malick Diouf.

Jika undian berpihak pada mereka, Senegal bisa menyamai pencapaian tim 2002 dan menembus perempat final. Sudah terlalu lama sejak tim Afrika Barat terakhir kali memukau dunia di panggung Piala Dunia.   


5. Ekuador

Bek Ekuador Piero Hincapie berselebrasi dengan rekan setimnya setelah gol bunuh diri yang dicetak oleh gelandang Jamaika Kasey Palmer pada matchday 2 Grup B Copa America 2024 di Allegiant Stadium, Kamis (27/6/2024) pagi WIB. (Ethan Miller / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Ekuador memiliki pertahanan yang sangat kukuh dengan Moises Caicedo menjaga lini tengah di depannya. Namun mereka kekurangan penyerang berbahaya dan masih bergantung pada Enner Valencia untuk terus menantang usia.

Mereka seperti tim Paraguay 1998, tim yang berjuang mati-matian mencoba memenangkan Piala Dunia tanpa benar-benar mencetak gol.

 


4. Jepang

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, berbicara setelah mengalahkan Bahrain dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia di Stadion Saitama di Saitama, Jepang, Kamis, 20 Maret 2025. (Foto AP/Eugene Hoshiko)

Menjadi langganan Piala Dunia sejak 1998, Jepang kembali tampil konsisten dengan menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 pada Maret 2025. Jepang bahkan mengalahkan Brasil dalam laga persahabatan terbaru.

Tim Samurai Biru terus menghasilkan pemain-pemain top yang memiliki kemampuan teknis tinggi dan kecerdasan taktik yang matang.

Jepang jelas merupakan tim terbaik di Asia saat ini. Mereka mengalahkan Spanyol dan Jerman di Piala Dunia terakhir, dan pada 2026 nanti mereka menargetkan untuk mencapai perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Memang ada kekhawatiran bahwa performa terbaik mereka justru muncul di antara dua turnamen, seperti yang terjadi pada periode 2010–2014. Namun Jepang tetap memiliki peluang besar untuk mencatat sejarah baru musim panas mendatang.   


3. Kolombia

Selebrasi Luis Diaz dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol antara Argentina vs Kolombia, Rabu (11/6/2025). (AP Photo/Gustavo Garello)

Kolombia menjadi runner-up pada Copa America terbaru dan membalas kekalahan mereka dari Argentina di final dengan mengalahkan sang juara dunia beberapa bulan kemudian.

Didukung oleh kebangkitan kembali James Rodriguez, Kolombia juga memiliki deretan nama familier seperti Luis Diaz, Daniel Munoz, dan supersub tajam, Jhon Duran.

Setelah secara mengejutkan gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, Kolombia kini melaju dengan nyaman ke putaran final. Mereka selalu menjadi salah satu tim yang menyenangkan untuk disaksikan di Piala Dunia. Mampukah mereka memenuhi ekspektasi kali ini?  


2. Norwegia

Momen Erling Haaland, penyerang Norwegia, menunjukkan apresiasinya kepada para suporter setelah laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I kontra Estonia di Lillekula Stadium, Tallinn, Senin, 9 Juni 2025. (AP Photo/Sergei Grits)

Erling Haaland dan Martin Odegaard menjadi sorotan utama, namun Norwegia kini memiliki semakin banyak pemain yang berkiprah di lima liga top Eropa. Bahkan, mereka dua kali menghajar Italia untuk memastikan lolos ke Piala Dunia pertama sejak 1998.

Namun, Norwegia berisiko dinilai terlalu tinggi, mirip dengan perjalanan Belgia sebelum Piala Dunia 2014. Selain itu, faktor iklim bisa saja menghambat peluang mereka untuk melangkah jauh.

Meski berada di pot tiga, Norwegia tetap punya kemampuan untuk membuat kejutan, dan Haaland tentu akan merasa memiliki peluang besar untuk memenangkan Sepatu Emas.   


1. Maroko

Para pemain Maroko merayakan gol mereka ke gawang Niger dalam pertandingan kualifikasi Grup E Piala Dunia di Stade Prince Moulay Abdallah, Rabat, Maroko, Sabtu (6-9-2025) dini hari WIB. (Foto AP)

Setelah mencapai semifinal pada edisi sebelumnya, Maroko kini menjadi kebanggaan sepak bola Afrika dan bisa dibilang justru semakin kuat.

Para penyerang muda yang menarik seperti Bilal El Khannouss, Amine Adli, dan Eliesse Ben Seghir telah memperkuat lini serang Maroko, sementara Brahim Diaz memilih beralih membela negara Afrika Utara tersebut setelah berstatus pemain Spanyol.

Ketangguhan pertahanan yang menjadi ciri khas mereka tetap terjaga, membuat Maroko menjadi lawan yang sangat sulit ditaklukkan. Kesuksesan mereka di turnamen kelompok usia juga menunjukkan bahwa kedalaman talenta semakin meningkat.

Bisakah sejarah terulang? Kami rasa itu sangat mungkin.

Sumber: Planet Football   

Berita Terkait