Dilema Friedkin Group di Bursa Transfer Januari, Zirkzee Jadi Rebutan Roma dan Everton

Satu grup, dua klub, satu target. AS Roma dan Everton dikabarkan sama-sama tertarik mendatangkan Joshua Zirkzee dari MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 31 Desember 2025, 16:15 WIB
Penyerang Manchester United asal Belanda bernomor punggung 11, Joshua Zirkzee (kanan), merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Everton di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada tanggal 1 Desember 2024. (Darren Staples/AFP)

Bola.com, Jakarta - Situasi kepemilikan yang unik berpotensi menempatkan AS Roma dan Everton dalam posisi saling bersaing pada bursa transfer Januari nanti.

Kedua klub tersebut sama-sama dikaitkan dengan penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee.

Advertisement

Sejumlah laporan dari Italia menyebutkan bahwa Roma masih aktif mengupayakan transfer Zirkzee pada jendela transfer musim dingin.

Namun, perkembangan dari Inggris mengindikasikan bahwa Everton juga bisa ikut mengajukan penawaran untuk mantan penyerang Bologna tersebut dalam beberapa pekan ke depan.

Kabar terbaru dari Italia mengungkapkan bahwa Roma telah mengirim proposal awal kepada MU sebagai langkah konkret untuk merekrut Zirkzee pada Januari.

Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, dikabarkan sudah memberikan lampu hijau atas rencana tersebut.


Berebut Zirkzee

Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, tumpul saat timnya bermain imbang 0-0 kontra Aston Villa pada laga pekan ketujuh Premier League di Villa Park, Birmingham, Minggu (6/10/2024) malam WIB. (AFP/Adrian Dennis)

Menurut laporan Corriere dello Sport pada Senin lalu, Roma menawarkan skema peminjaman yang disertai kewajiban membeli, dengan klausul yang dikaitkan pada keberhasilan klub lolos ke Liga Champions. Nilai paket yang diajukan disebut berada di kisaran 30 juta euro.

Di sisi lain, laporan dari media Inggris, The I, menyebutkan bahwa Everton juga termasuk daftar klub yang tertarik mengamankan jasa Zirkzee pada Januari 2026.

Situasi ini menjadi menarik karena Everton dan Roma berada di bawah kepemilikan yang sama, yakni The Friedkin Group, yang secara resmi mengakuisisi Everton pada Desember 2024.

Masih menurut The I, Everton juga dikaitkan dengan potensi transfer gelandang MU, Kobbie Mainoo. Pemain tersebut dalam beberapa pekan terakhir santer disebut berpeluang pindah ke Napoli pada bursa transfer Januari.


Perkuat Lini Serang

Bek Southampton asal Polandia #35, Jan Bednarek, dan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee, berebut bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Southampton di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (17-1-2025). (Oli SCARFF/AFP)

Kebutuhan Roma terhadap tambahan penyerang menjadi satu di antara alasan utama ketertarikan terhadap Zirkzee. Gasperini berencana memperkuat lini serang timnya pada jendela transfer musim dingin.

Roma kerap bermain dengan formasi 3-4-2-1, mengandalkan Artem Dovbyk dan Evan Ferguson sebagai penyerang tengah utama, dengan sejumlah opsi lain seperti Paulo Dybala, Matias Soule, Tommaso Baldanzi, Leon Bailey, dan Stephan El Shaarawy untuk mendukung lini depan.

Meski begitu, Gasperini disebut belum sepenuhnya puas dengan sumber daya menyerang yang dimilikinya saat ini.

Dovbyk sempat menepi lebih dari satu bulan akibat cedera hamstring, sementara Ferguson masih harus menunggu kepercayaan penuh dari sang pelatih.

Dybala telah mengalami dua masalah cedera terpisah sepanjang musim ini, demikian pula Bailey, yang sejak didatangkan dari Aston Villa pada musim panas lalu baru mencatatkan total 181 menit bermain di Serie A.


Kelebihan Zirkzee

Bek Newcastle United asal Inggris #02, Kieran Trippier (Kanan), beradu dengan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

El Shaarawy kini berusia 33 tahun dan kontraknya akan berakhir pada musim panas mendatang. Sementara itu, Baldanzi belum menjadi pilihan utama di Stadio Olimpico dan saat ini bahkan tidak masuk daftar skuad Roma untuk kompetisi Liga Europa.

Dalam konteks tersebut, Zirkzee dinilai menawarkan sejumlah kelebihan.

Ia memiliki pengalaman bermain di Serie A, terbiasa tampil dalam skema permainan yang mirip dengan sistem Roma, mengingat perannya di MU di bawah Ruben Amorim, serta mampu mengisi posisi di satu di antara dari dua lini serang pada formasi 3-4-2-1.

Selain itu, ketersediaan Zirkzee dalam skema peminjaman pada Januari juga dianggap sesuai dengan kondisi finansial Roma.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait