5 Bintang Liga Inggris yang Mengalami Penurunan Nilai Pasar Terbesar pada 2025: Proyeksi Oke, Malah Memble

Sejumlah pemain bintang di Liga Inggris malah mengalami nilai pasar anjlok dan di bawah ini lima di antaranya.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 01 Januari 2026, 08:30 WIB
Liga Inggris - Ilustrasi logo dan piala Premier League 2024/2025. (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Tahun 2025 sudah berlalu dan 2026 datang dengan tanda tanya besar. Termasuk di Premier League musim ini, kasta teratas Liga Inggris juga diprediksi akan lebih sengit dan rumit.

Hingga pekan ke-19 Premier League 2025/2026, Arsenal memang masih memuncaki klasemen sementara dengan tabungan 45 poin. The Gunners patut jemawa karena terpaut lima angka di atas pesaing terdekatnya di posisi kedua, Manchester City.

Advertisement

Hanya saja, seperti musim-musim sebelumnya, tak ada yang pasti di Premier League. Artinya, tim Meriam London masih berpotensi terpeleset karena terhitung mulai Januari 2025 duel di setiap pekannya dipastikan bakal lebih banyak kejutan.

Kejutan demi kejutan memang terkadang tak diundang, bahkan di luar dugaan. Tak hanya dalam setiap laga, sejumlah pemain yang tadinya diyakini akan tampil oke bareng timnya masing-masing malah tampil memble.

Performa yang jauh dari ekspekstasi tak hanya berdampak kepada pencapaian tim, melainkan juga membuat nilai pasar mereka menurun signifikan.

Tak sedikit yang kecele, mengingat kontribusi mereka sangat dibutuhkan dalam perburuan gelar musim ini atau paling tidak mengubah nasib lebih baik lagi dari musim lalu.

Namun, apa daya, fakta membuktikan sejumlah pemain bintang malah mengalami nilai pasar anjlok dan di bawah ini lima di antaranya, seperti dilansir Planet Football:

 
 

Phil Foden (Minus 60 Juta Euro)

Phil Foden (Manchester City) berebut bola dengan Adrien Truffert dan Marcos Senesi (Bournemouth) dalam laga Liga Inggris di Etihad Stadium, 2 November 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)

Phil Foden telah menunjukkan performa gemilang dalam beberapa pekan terakhir, mencetak enam gol dalam lima pertandingan Premier League terakhirnya.

Namun, 2025 merupakan tahun yang buruk bagi pemain berusia 25 tahun ini, yang mengalami penurunan performa berkepanjangan musim lalu dan membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya di musim ini.

Media tetap mendukungnya, siapa yang bisa melupakan Foden yang 'memberikan umpan matang' kepada Eberechi Eze selama pertandingan Timnas Inggris.

Namun, ia mengalami penurunan nilai terbesar di antara semua pemain Premier League. Sebagian besar karena performa di 2024 yang begitu gemilang meningkatkan nilainya menjadi 140 juta euro.


Rodri (Minus 55 Juta Euro)

Gelandang Manchester City, Rodri (16), memberi salam kepada para penggemar di tribune setelah laga Piala Dunia Antarklub Grup G melawan Juventus di Orlando, Florida, Jumat, 27 Juni 2025. (AP Photo/Phelan M. Ebenhack)

Sebagian besar pengamat memperkirakan Rodri akan melanjutkan performa seperti sebelum cedera ACL yang membuatnya absen selama lebih dari delapan bulan pada musim 2024/2025.

Namun, gelandang tersebut hampir tidak menunjukkan performa yang membuatnya menjadi pemain terbaik Premier League, dengan cedera lebih lanjut membatasinya hanya tampil delapan kali musim ini.

Nico Gonzalez tampil baik sebagai pemain pengganti Rodri di lini tengah Manchester City. Kita mungkin telah melihat penampilan terbaik dari pemenang Ballon d'Or 2024 tersebut.


Martin Odegaard (Minus 35 Juta Euro)

Kapten Arsenal, Martin Odegaard memberikan tepuk tangan saat berjalan meninggalkan lapangan setelah laga lanjutan Liga Inggris 2023/2024 melawan Tottenham di Emirates Stadium, London, Inggris 24 September 2023. Arsenal belum lama ini memperpanjang kontrak Odeegard. Meski kontrak awalnya baru habis pada 2025, The Gunners tak ragu untuk memperpanjang kontrak sang pemain hingga 2028. Kini, pemain asal Norwegia tersebut diketahui memiliki gaji sebesar 240 ribu pounds per pekan atau menempati urutan ketiga kapten bergaji tertinggi di Liga Inggris. (AFP/Henry Nicholls)

Martin Odegaard mengalami penurunan performa yang cukup signifikan musim lalu, dengan cedera di awal musim yang mengganggu alur permainannya.

Namun, terlihat juga kapten Arsenal ini gagal membangkitkan semangat timnya, seringkali menghilang dalam pertandingan besar dan hanya memberikan kontribusi yang tidak konsisten melawan semua lawan.

Gelandang Norwegia ini sedikit pulih pada musim 2025/2026, tetapi ia masih jauh dari pemain seperti beberapa tahun lalu.

Odegaard memiliki banyak kepercayaan dari Mikel Arteta dan para pendukung Arsenal, tetapi masih banyak yang harus dibuktikan pada 2026. Penurunan nilai transfernya sebesar 35 juta euro bukanlah hal yang tidak adil.


Bernardo Silva (Minus 33 Juta Euro)

3. Bernardo Silva - Mantan pemain AS Monaco ini tampil luar biasa dan memastikan absennya De Bruyne tidak terasa. Gelandang Portugal itu menunjukkan serangkaian penampilan yang mengesankan sepanjang musim. (AP/Efrem Lukatsky)

Usia dan performa Manchester City yang kurang memuaskan musim lalu mungkin menjadi alasan penurunan nilai Bernardo Silva. Namun, dia tetap salah satu pemain terbaik di liga.


Florian Wirtz (Minus 30 Juta Euro)

Selebrasi Florian Wirtz dalam laga Liga Inggris antara Liverpool vs Wolverhampton, Sabtu (27/12/2025). (AP Photo/Ian Hodgson)

Wirtz seringkali tampak sama sekali tidak mampu memposisikan dirinya di tempat yang memungkinkan rekan setimnya di Liverpool untuk mengoper bola kepadanya, sehingga menimbulkan kesan bahwa ia menghindari bola.

Atau rekan-rekan setimnya tidak benar-benar mempercayainya dan tidak ingin memberikan bola kepadanya. Ini sangat mengecewakan untuk pemain seharga £100 juta.

Ada beberapa petunjuk tentang bakat pemain Jerman ini selama bulan-bulan pertamanya di Anfield, tetapi banyak yang diharapkan dari Wirtz.

Sumber: Planet Football


Persaingan di Premier League

Berita Terkait