Arema FC Tidak Memenuhi Ekspektasi di Paruh Pertama BRI Super League, Manajemen Evaluasi Pelatih dan Pemain Jelang Bursa Transfer

Manajemen menggelar pertemuan dengan tim pelatih untuk melakukan evaluasi karena performa Arema FC saat ini belum memenuhi ekspektasi.

BolaCom | Iwan SetiawanDiterbitkan 01 Januari 2026, 22:15 WIB
Marcos Santos, pelatih Arema FC di BRI Super League 2025/2026 asal Brasil. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Malang - Evaluasi tim dilakukan manajemen Arema FC lebih awal. Tepatnya sehari setelah kekalahan 0-1 dari Persita Tangerang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dalam lanjutan BRI Super League, Selasa (30/12/2025).

Manajemen menggelar pertemuan dengan tim pelatih untuk melakukan evaluasi karena performa Arema FC saat ini belum memenuhi ekspektasi.

Advertisement

Saat ini tim berjulukan Singo Edan ada di urutan 11 dalam klasemen BRI Super League dengan 18 poin. Padahal dalam lima pekan pertama, Arema FC bersaing di papan atas.

Catatannya, Arema FC sulit menang di kandang. Dari 6 laga kandang beruntun, Arema FC hanya meraih satu poin. Padahal, Singo Edan sedang berupaya menarik kembali hati suporternya, Aremania untuk memberi dukungan langsung.

Musim ini jumlah penonton di Stadion Kanjuruhan terus menurun. Dalam dua laga kandang sebelumnya, jumlah penonton di stadion hanya dibawah seribu.

Kabar manajemen melakukan evaluasi lebih awal datang dari koordinator Presidium Aremania Utas, Ali Rifki.

“Dapat informasi jika manajemen Arema sudah melakukan evaluasi, baik pelatih maupun pemain asing dan lokal. Semoga hasilnya bisa membawa hasil maksimal di putaran kedua,” kata Ali Rifki.

Kabarnya Evaluasi itu menyangkut nasib pelatih dan pemain di masa bursa transfer 10 Januari-6 Februari 2026. Arema FC bisa saja mengganti pemain yang performanya tidak sesuai ekspektasi, dengan harapan Singo Edan bisa bersaing di papan atas.

 
 

Maju Dua Pekan

Striker Arema FC, Dalberto Luan Belo. (Bola.com/Iwan Setiawan).

Dari informasi yang diterima Bola.com, sebenarnya evaluasi baru dilakukan setelah putaran pertama BRI Super League 2025/2026 berakhir.

Artinya, setelah Arema menjalani dua pertandingan lagi, yakni melawan Bali United (4/1/2026) dan Persik Kediri (11/1/2026). Hal itu sempat disampaikan pelatih Marcos Santos.

“Pasti ada meeting dengan manajemen setelah dua pertandingan nanti, untuk membahas siapa saja pemain yang tidak bisa menampilkan performa terbaik. Arema FC tim besar dan harus ada di papan atas. Jadi, evaluasi pasti dilakukan,” kata Marcos usai pertandingan melawan Persita Tangerang (30/12/2025).

Namun, setelah mengeluarkan komentar itu, Marcos bersama staf kepelatihan dipanggil untuk menghadap manajemen. Sehingga evaluasi tim maju dua pekan lebih cepat.

Kabarnya, sudah ada beberapa nama yang akan dilepas saat paruh musim. Jadi, itu menyusul dua pemain yang sudah lebih dulu pergi, yakni Paulinho Moccelin dan Brandon Scheunemann.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait