21.408 Tiket Libur Nataru dari Daop 6 Yogyakarta Masih Tersedia hingga 4 Januari 2026

Libur Nataru, 21.408 tiket kereta api dari Daop 6 Yogyakarta masih tersedia hingga 4 Januari.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 01 Januari 2026, 20:20 WIB
Ilustrasi kereta api, Stasiun Yogyakarta, PT KAI. (Photo by Husam El Haq on Unsplash)

Bola.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat ketersediaan tempat duduk kereta api selama masa libur Nataru 2025/2026 masih cukup terbuka. Hingga 4 Januari 2026, sebanyak 21.408 tiket dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih dapat dipesan oleh masyarakat.

Memasuki hari pertama tahun 2026 yang bertepatan dengan hari ke-15 pelaksanaan Angkutan Nataru, Kamis (1-1-2026), KAI Daop 6 Yogyakarta memproyeksikan akan melayani 53.809 pelanggan.

Advertisement

Jumlah tersebut terdiri dari 29.640 penumpang yang berangkat dan 24.169 penumpang yang tiba atau turun di berbagai stasiun wilayah Daop 6.

Pantauan menunjukkan, Stasiun Yogyakarta menjadi titik dengan volume penumpang tertinggi. Dari stasiun tersebut, sebanyak 12.652 pelanggan tercatat berangkat, sementara 9.456 pelanggan tiba atau turun.

Di Stasiun Lempuyangan, jumlah penumpang berangkat mencapai 6.703 orang dan yang tiba sebanyak 5.172 orang.

Adapun Stasiun Solobalapan melayani keberangkatan 5.316 pelanggan serta kedatangan 5.021 pelanggan. Di Stasiun Klaten, tercatat 1.374 pelanggan berangkat dan 1.128 pelanggan turun.

Sementara Stasiun Wates mencatat 625 pelanggan berangkat dan 522 pelanggan tiba. Sisanya berasal dari stasiun-stasiun lain di wilayah Daop 6 Yogyakarta.


Cek Ketersediaan Tiket

Penumpang melintas di Stasiun Tugu Yogyakarta. Di masa angkutan lebaran 2025, Daop 6 Yogyakarta menyiapkan 41.272 tempat duduk dan sudah terjual 68 persen. (Dok Daop 6 Yogyakarta)

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa angka tersebut masih dapat berubah seiring proses penjualan tiket yang terus berlangsung hingga menjelang keberangkatan kereta terakhir pada tengah malam.

"Angka-angka ini masih dinamis atau bergerak karena pembelian tiket masih terus berjalan hingga jelang keberangkatan KA terakhir pada tengah malam nanti," ujar Feni.

Feni mengimbau calon penumpang untuk rutin memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun laman resmi kai.id. Ia juga menyarankan pemanfaatan fitur Connecting Train sebagai alternatif perjalanan apabila tiket pada relasi utama telah habis.

"Sisa tempat duduk pada Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih ada sebanyak 21.408 tiket. Ini termasuk untuk tujuan kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang," katanya.

KAI Daop 6 juga mengingatkan masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi resmi Access by KAI atau kanal penjualan eksternal yang telah bekerja sama dengan KAI.


Peningkatan Jumlah Penumpang

Sejumlah kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 6 yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk pada periode 1-4 Januari 2026 di antaranya KA Tambahan Yogyakarta–Gambir (7007, 7037, dan 7009), KA Taksaka, KA Manahan, KA Argo Dwipangga, KA Argo Lawu, KA Sancaka, KA Lodaya Tambahan, serta KA Lodaya.

Secara kumulatif, selama 15 hari pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026 yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, KAI Daop 6 Yogyakarta telah melayani 931.806 penumpang.

Jumlah tersebut terdiri dari 460.924 penumpang berangkat dan 470.882 penumpang tiba di seluruh wilayah Daop 6.

Feni menjelaskan, angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode Nataru sebelumnya.

"Jika dibandingkan dengan periode Nataru sebelumnya, secara total ada kenaikan sebesar 10 persen. Tahun lalu total penumpang sebanyak 844.959 yang terdiri dari 419.504 penumpang berangkat dan 425.455 penumpang tiba. Secara rinci, pada volume keberangkatan ada pertumbuhan 10%, dan pada volume kedatangan ada pertumbuhan 11%," tutur Feni.


Tujuan Favorit

 

Ia menambahkan, stasiun tujuan favorit penumpang dari wilayah Daop 6 Yogyakarta antara lain Pasarsenen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang.

Sementara lima kereta api dengan tingkat okupansi tertinggi yakni KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK.

"Kami kembali mengimbau masyarakat untuk mengatur jam keberangkatan dari rumah menuju stasiun agar dapat berangkat tepat waktu dan tidak ketinggalan KA. Masa liburan yang sudah dimulai berdampak pada kepadatan lalu lintas atau adanya pengaturan arus lalu lintas yang berdampak pada kepadatan jalan raya sehingga masyarakat diimbau untuk berangkat lebih awal menuju stasiun," ujar Feni.

Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan dan layanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau akun media sosial @KAI121.

 

Sumber: merdeka.com

Berita Terkait