Ogah Bernostalgia, Legenda Chelsea Tak Masuk Prioritas Calon Manajer Pengganti Enzo Maresca

Chelsea saat ini lebih memprioritaskan pendekatan struktural dan jangka panjang ketimbang faktor emosional atau nostalgia.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 Januari 2026, 12:30 WIB
Duta Besar Liga Champions dan mantan pemain sepak bola Inggris, John Terry, menyampaikan pidato pada pengundian babak 16 besar turnamen sepak bola Liga Champions UEFA 2023-2024 di House of European Football di Nyon, pada 18 Desember 2023. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Bola.com, London - Nama John Terry kembali mencuat ke permukaan seiring kekosongan kursi manajer Chelsea usai pemecatan Enzo Maresca pada Hari Tahun Baru.

Mantan kapten legendaris The Blues itu mendapat dukungan dari sejumlah pengamat dan fans, namun manajemen klub dikabarkan sama sekali tidak mempertimbangkannya sebagai pelatih kepala permanen.

Advertisement

Kepergian Maresca menambah daftar panjang pergantian pelatih di Stamford Bridge dalam beberapa musim terakhir. Pelatih asal Italia itu dipecat setelah Chelsea gagal meraih kemenangan dalam tiga laga Premier League secara beruntun, termasuk hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth. Performa tersebut membuat posisi Chelsea semakin tidak pasti dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.

Di tengah situasi tersebut, broadcaster Richard Keys secara terbuka mendorong Chelsea untuk memberi kesempatan kepada John Terry. Menurutnya, Terry memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan klub dan pemahaman mendalam soal identitas Chelsea.

“Jika saya fans Chelsea, saya ingin melihat John Terry diberi kesempatan,” tulis Keys di media sosial X. “Dia Chelsea sejati, punya pengalaman di klub lain, dan tidak ada alasan dia tidak bisa melakukan apa yang sedang dilakukan Frank Lampard di Coventry—bahkan dengan sumber daya yang lebih baik.”


Legenda Tak Masuk Prioritas

John Terry. Bek tengah yang menjadi legenda di Chelsea ini total bermain dalam 19 musim, mulai 1998/1999 hingga 2016/2017 dengan total tampil sebanyak 717 laga dengan torehan 67 gol. Ia pensiun pada 2018 bersama Aston Villa yang tengah berlaga di Championship. (Foto: AFP/Ben Stansall)

Sebagai legenda klub, John Terry memang memiliki rekam jejak luar biasa di Stamford Bridge. Ia adalah simbol era kejayaan Chelsea, memenangkan berbagai gelar termasuk Liga Champions, Premier League, dan Piala FA.

Selain itu, Terry juga pernah terlibat dalam dunia kepelatihan sebagai asisten dan pelatih tim akademi, membuat sebagian pihak menilai ia layak mendapat kesempatan di level tertinggi.

Namun, laporan dari football.london yang dikutip Mirror Football menyebutkan bahwa dewan Chelsea tidak memiliki rencana untuk menunjuk Terry sebagai pelatih utama. Klub London Barat itu dikabarkan menginginkan sosok dengan pengalaman lebih matang sebagai pelatih kepala, khususnya mereka yang telah memimpin tim di kompetisi elite Eropa.

Chelsea juga pernah punya pengalaman dengan Frank Lampard yang gagal.

 


Kriteria

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Chelsea saat ini lebih memprioritaskan pendekatan struktural dan jangka panjang ketimbang faktor emosional atau nostalgia.

Manajemen ingin menghindari risiko menunjuk figur legendaris tanpa pengalaman signifikan sebagai pelatih utama, meski nama besar seperti Terry tetap memiliki daya tarik kuat di mata publik.

Selain John Terry, Chelsea juga disebut tidak mempertimbangkan pelatih Marseille, Roberto De Zerbi, dalam proses pencarian kali ini. Sebaliknya, beberapa nama lain mulai dikaitkan, termasuk pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, yang dianggap lebih sesuai dengan proyek jangka panjang klub.

Meski demikian, dukungan terhadap John Terry menegaskan adanya kerinduan sebagian fans terhadap figur yang benar-benar memahami DNA Chelsea. Dalam situasi klub yang terus dilanda ketidakstabilan, banyak pendukung mendambakan sosok pemimpin yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga mampu mengembalikan identitas dan mental juara The Blues.

Sumber: Sportsmole


Posisi Chelsea

Berita Terkait