Bola.com, Jakarta - Gabriel Jesus berpotensi menghadapi sanksi dari FA usai membantu Arsenal menghentikan tren kemenangan 11 laga Aston Villa dengan skor 4-1, Rabu (31-12-2025) dini hari WIB.
Penyerang asal Brasil itu mencetak gol keempat timnya, sekaligus gol pertamanya sejak kembali bermain usai absen panjang karena cedera.
Seluruh gol Arsenal tercipta di babak kedua, termasuk gol Jesus yang membuat mereka menutup kemenangan dengan nyaman.
Usai membobol gawang Villa, Jesus melepas kausnya dan memperlihatkan pesan tertulis: "I belong to Jesus" (Saya milik Yesus).
Ia kemudian menjelaskan bahwa keyakinannya pada Yesus Kristus menjadi sumber kekuatannya dalam mencetak gol.
FA Bisa Memberi Sanksi
Selebrasi Jesus mengulang selebrasi Kaka ketika ia mencetak gol untuk AC Milan melawan Liverpool di final Liga Champions 2007. Namun, aturan FA melarang pemain memperlihatkan peralatan atau pakaian dengan simbol atau pesan keagamaan.
Dalam Law 4 FA disebutkan:
"Peralatan pemain tidak boleh memuat slogan, pernyataan, atau gambar yang bersifat politik, keagamaan, atau pribadi. Pemain juga tidak boleh memperlihatkan pakaian dalam yang memuat hal-hal tersebut atau iklan selain logo produsen."
Akibatnya, Jesus, yang baru kembali dari cedera ligamen silang awal bulan ini, bisa saja menerima peringatan atau sanksi ringan.
FA sebelumnya juga menegur Cody Gakpo dan Marc Guehi karena menampilkan pesan keagamaan di lapangan, meski tindakan tersebut tidak berujung pada denda berat.
Dukungan dari Kaka
Meski FA berpotensi menindak, pesan Jesus mendapat dukungan dari Kaka, yang membalas postingan Instagram sang pemain:
"We belong to Jesus. God bless you, bro." (Kita milik Yesus. Tuhan memberkatimu, Bro)
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Jesus menegaskan bahwa ia ingin memuliakan nama Yesus Kristus.
"Yesus telah menyelamatkan hidup saya sejak lahir, meski saat itu saya belum menyadarinya," ujarnya.
"Melalui masa-masa sulit dalam hidup saya, saya sadar bahwa tanpa Yesus, kita tiada apa-apanya. Saat ini, di momen yang gemilang, saya ingin memuliakan nama-Nya," imbuhnya.
Penyerang berusia 28 tahun ini sempat menghadapi berbagai masalah cedera sepanjang kariernya, bahkan absen di sebagian besar musim lalu.
Dengan kebugaran yang mulai pulih, ia berharap bisa membantu Arsenal menjaga posisi puncak klasemen dan bersaing dalam perebutan gelar juara Premier League melawan Manchester City.
Sumber: Give Me Sport