Bola.com, Jakarta - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan timnya tetap tampil baik meski menelan kekalahan 0-1 dari Atalanta pada ajang Liga Italia 2025/2026.
Namun, Gian Piero Gasperini mengakui satu masalah besar yang kembali menghantui I Giallorossi: kegagalan memaksimalkan peluang. "Itu jelas bukan sebuah kebetulan," ujar Gasperini mengenai lini depan timnya.
Laga ini terasa emosional bagi Gasperini, yang untuk pertama kalinya kembali ke Bergamo sebagai lawan setelah sembilan tahun penuh prestasi bersama Atalanta.
Selama periode tersebut, ia membawa La Dea menjuarai Liga Europa dan lima kali lolos ke Liga Champions.
Satu-satunya gol dalam laga ini dicetak Giorgio Scalvini lewat sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok. Kiper Roma Mile Svilar gagal mengantisipasi bola dengan sempurna dan bertabrakan dengan rekan setimnya, Devyne Rensch.
Atalanta sempat mencetak gol kedua melalui Gianluca Scamacca, tetapi dianulir karena offside lebih dulu.
Roma sebenarnya memiliki peluang emas saat Ederson melakukan kesalahan back-pass. Namun, Paulo Dybala gagal memaksimalkan kesempatan tersebut. Ketika ditanya apakah faktor usia Dybala mulai berpengaruh, Gasperini langsung menepis.
“Itu tidak adil. Saya sudah melihat pemain 20 tahun melakukan kesalahan serupa,” jawabnya. “Yang pasti, momen-momen seperti ini sangat menentukan dan harus bisa dikonversi menjadi gol.”
Gasperini juga menekankan konteks kekalahan tersebut.
“Atalanta dibangun selama bertahun-tahun, mereka solid dan bermain di Liga Champions. Sementara kami baru memulai perjalanan,” jelasnya. “Roma tidak keluar dari pertandingan ini dengan kondisi menurun. Jangan lupa Atalanta finis ketiga musim lalu dan masih memiliki skuad yang sangat kuat. Fakta bahwa kami saat ini berada di atas mereka di klasemen adalah sesuatu yang patut dibanggakan.”
AS Roma Gagal Manfaatkan Peluang Emas di Awal Babak Pertama
Mengenai gol Scalvini yang bersarang ke gawang AS Roma, Gasperini lebih menyoroti seharusnya Pauly Dybala dan kawan-kawan bisa unggul lebih dulu karena punya kesempatan emas di awal babak pertama.
"Saya belum melihat ulang gol itu, jadi belum bisa menilainya dari sisi lapangan," kata Gasperini kepada Sky Sport Italia.
"Sayang sekali kami kebobolan dalam situasi seperti itu, apalagi kami dua kali hampir unggul lebih dulu melawan Atalanta yang sangat kuat," tambah pelatih senior itu.
Meski kalah, Gasperini menilai performa Roma tetap positif. "Saya puas dengan peluang-peluang yang kami ciptakan. Melawan Atalanta itu selalu sulit, tetapi kami tidak kalah kualitas,” tegasnya.
AS Roma Beli Striker Baru?
Dengan bursa transfer Januari yang telah dibuka, pembahasan soal penyerang baru pun mencuat. Roma dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk Giacomo Raspadori dari Atletico Madrid, serta masih menjalin negosiasi dengan Manchester United untuk Joshua Zirkzee.
“Mereka lawan yang fisiknya kuat, jadi tidak mudah. Roma memainkan permainan kami sendiri dan mungkin menciptakan lebih banyak peluang secara keseluruhan," ungkap Gasperini.
"Sayangnya, kami tidak mampu memanfaatkannya. Laga seperti ini sangat seimbang dan sering ditentukan oleh momen kecil, yang kali ini tidak berpihak pada kami," tambahnya.
Sumber: Football Italia