Cunha Bicara Karakter MU di Laga Keras Elland Road: Pakai Jersey Ini Harus Habis-habisan

Manchester United harus puas membawa pulang satu poin dari markas Leeds United pada pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 04 Januari 2026, 22:15 WIB
Striker MU, Matheus Cunha (kanan) melakukan selebrasi setelah membobol gawang Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Elland Road, Minggu (4/1/2026) malam WIB. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United harus puas membawa pulang satu poin dari markas Leeds United pada pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026. Duel klasik yang digelar di Elland Road, Minggu (4/1/2026) malam WIB, berakhir imbang 1-1 setelah kedua tim terlibat pertarungan fisik dan tensi tinggi hingga menit akhir.

Laga ini datang di saat yang tidak ideal bagi Setan Merah. Hasil imbang mengecewakan kontra Wolverhampton Wanderers pada pekan sebelumnya masih membekas, sekaligus membuat upaya Manchester United menembus zona empat besar kian menantang.

Advertisement

Tekanan semakin besar karena Elland Road dikenal sebagai tempat yang selalu menyulitkan tim tamu, terlebih dalam duel sarat rivalitas seperti melawan Leeds United. Namun, Manchester United menunjukkan respons karakter dengan bangkit setelah tertinggal.

Sosok Matheus Cunha menjadi penentu. Penyerang asal Brasil itu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-65, hanya tiga menit setelah Leeds unggul lewat Brendan Aaronson, sekaligus memastikan Manchester United tidak pulang dengan tangan hampa.


Respons Mental Setelah Hasil Mengecewakan

Striker MU, Matheus Cunha (kiri) berebut bola dengan Pascal Struick dari Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Elland Road, Minggu (4/1/2026) malam WIB. (Darren Staples / AFP)

Cunha mengakui bahwa suasana di ruang ganti Manchester United sempat terasa berat usai hasil kurang memuaskan melawan Wolves. Menurutnya, ambisi tim untuk selalu menang membuat hasil tersebut terasa menyakitkan.

“Setelah pertandingan melawan Wolves, suasananya sedikit menyedihkan bagi kami. Tentu saja kami ingin memenangkan setiap pertandingan, apalagi kami punya peluang besar untuk masuk empat besar,” ujar Cunha.

Meski demikian, ia menilai satu poin dari Elland Road tetap bernilai, mengingat tekanan besar yang menyertai laga ini.

“Kami harus terus melangkah. Setelah hasil imbang sebelumnya, datang ke sini tidak mudah. Kami tahu betapa besar arti pertandingan ini bagi semua orang. Tapi tetap bagus bisa mendapatkan satu poin di sini,” lanjutnya.

 


Duel Fisik dan Intensitas Tinggi

Pertandingan berjalan keras sejak menit awal. Leeds United tampil agresif dengan intensitas tinggi, memaksa Manchester United bekerja ekstra keras di setiap lini. Cunha tidak menampik bahwa laga ini menjadi salah satu duel paling menguras tenaga.

“Pertandingannya sangat berat. Kami tahu apa yang akan kami hadapi. Bagi mereka, mereka melakukan segalanya untuk menang. Sangat fisikal,” tutur pemain berusia 26 tahun itu.

Namun, Cunha menegaskan bahwa mengenakan seragam Manchester United selalu menuntut totalitas, apa pun situasinya.

“Setiap pertandingan saat kami memakai jersey ini, kami harus memberikan segalanya. Hari ini juga tidak berbeda,” tegasnya.

 


Gol Penyeimbang dan Harapan Bangkit

Gol Cunha tercipta berkat kerja sama apik dengan Joshua Zirkzee, yang mengirimkan umpan matang untuk diselesaikan dengan tenang. Bagi Cunha, respons cepat setelah kebobolan menjadi kunci menjaga peluang Manchester United.

“Sangat penting untuk langsung bangkit setelah mereka mencetak gol. Kami mencoba melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini, dan semoga laga berikutnya bisa berakhir dengan tiga poin,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya kebersamaan tim, terutama ketika seluruh pemain tersedia dan bisa saling mendukung dalam membangun serangan.

“Ketika semua ada, kami punya banyak pemain yang bisa berkreasi bersama saya dan menciptakan banyak hal bagus. Kami harus terus berkembang dan mencoba lagi di pertandingan berikutnya,” pungkas Cunha.

Hasil imbang ini memang belum sepenuhnya memuaskan, tetapi setidaknya Manchester United menunjukkan mental bertarung dan kemampuan bangkit di tengah tekanan, sebuah modal penting untuk menjaga asa bersaing di papan atas Liga Inggris musim ini.


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait