Bersaing dengan Arsenal untuk Gelar Juara Liga Inggris, Rodri Tegaskan Tak Ada Lagi Ruang untuk Kesalahan bagi Man City

Sebagai pemain yang menjadi bagian penting dari empat gelar Premier League beruntun Man City antara musim 2020/2021 hingga 2023/2024, Rodri memahami betul kerasnya persaingan perebutan gelar.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 Januari 2026, 16:00 WIB
Rodri merayakan gol dalam pertandingan Manchester City melawan Sheffield di pekan ke-20 Premier League 2023/2024.

Bola.com, Jakarta - Gelandang Manchester City, Rodri, melontarkan peringatan keras kepada rekan-rekan setimnya terkait perburuan gelar Premier League dengan Arsenal. Man City disebutnya tak boleh lagi melakukan kesalahan jika ingin tetap di jalur juara.

Arsenal asuhan Mikel Arteta kini memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan enam poin, berkat kemenangan meyakinkan atas Aston Villa dan Bournemouth pada awal tahun.

Advertisement

Pada periode yang sama, laju delapan kemenangan beruntun Man City di semua kompetisi terhenti. Mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Sunderland, sebelum Chelsea yang tanpa manajer mencuri hasil 1-1 di Etihad lewat gol penyeimbang Enzo Fernandez pada menit ke-94.

Sebagai pemain yang menjadi bagian penting dari empat gelar Premier League beruntun Man City antara musim 2020/2021 hingga 2023/2024, Rodri memahami betul kerasnya persaingan perebutan gelar.

Rodri juga menyadari Arsenal adalah lawan yang sangat tangguh, setelah tiga musim terakhir selalu finis sebagai runner-up Premier League.

 
 

Mental Juara dan Tuntutan Menang di Setiap Laga

Gelandang Manchester City, Rodri (16), memberi salam kepada para penggemar di tribune setelah laga Piala Dunia Antarklub Grup G melawan Juventus di Orlando, Florida, Jumat, 27 Juni 2025. (AP Photo/Phelan M. Ebenhack)

Rodri mengakui performa Man City saat melawan Chelsea sebenarnya cukup solid, meski hasil akhir tidak memuaskan. Ia menekankan pentingnya ketajaman dan konsistensi jika Man City ingin terus memberi tekanan kepada Arsenal.

“Kami harus menghadapi situasi seperti ini, tetapi secara keseluruhan saya pikir pujian layak diberikan kepada tim karena kami memainkan pertandingan yang sangat lengkap,” ujar Rodri.

“Inilah jalur yang harus kami ikuti, tetapi untuk punya peluang, kami harus memenangkan setiap pertandingan,” lanjut gelandang Man City asal Spanyol itu.

Rodri juga menyoroti banyaknya peluang yang terbuang: “Kami melewatkan banyak peluang. Saya pikir kami harus lebih klinis dan lebih efektif dalam situasi seperti itu.”

“Kami harus belajar dari hal-hal seperti ini, jangan menundukkan kepala, tetap menjaga mental juara yang kuat yang kami miliki, dan berjuang sampai akhir,” lanjutnya.


Fokus Proses dan Kembalinya Rodri Jadi Harapan Man City

Gelandang Manchester City, Rodri (kanan) merayakan dengan penyerang Erling Haaland setelah mencetak gol ke gawang Aston Villa selama pertandingan lanjutan Liga Premier Inggris di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris (13/2/2023). Kemenangan ini membuat Man City menempel Arsenal yang ada di puncak klasemen. (AFP/Paul Ellis)

Rodri menilai jarak poin dengan Arsenal memang cukup besar, tetapi ia menolak untuk menyerah. Menurutnya, Man City harus fokus kepada level permainan sendiri dan tetap kuat secara mental hingga akhir musim.

Jaraknya memang cukup besar, tetapi sepak bola ditentukan oleh momen. Jangan fokus pada klasemen, fokuslah pada level permainan kami,” ujar Rodri.

“Tidak menyenangkan berada di posisi tertinggal; kami tahu bahwa kami harus kuat secara mental untuk terus bertarung,” lanjutnya.

Selain pesan mentalitas, performa Rodri juga menjadi kabar positif bagi Man City. Setelah musim 2024/2025 terganggu cedera ACL dan berbagai masalah otot, ia akhirnya kembali menjadi starter di Premier League untuk kali pertama dalam tiga bulan saat melawan Chelsea dan bermain penuh selama 90 menit.

Rodri pun mengaku menikmati momen kembalinya ke lapangan. “Rasanya menyenangkan bisa kembali menikmati sepak bola, kalian bisa melihat senyum saya.”

“Ini adalah periode yang panjang dan berat bagi saya, tetapi ya, saya kembali ke sini untuk mencoba membantu rekan-rekan setim saya,” lanjutnya.

Jika Rodri mampu menjaga kebugaran dan performanya, Man City masih bisa berharap pada satu lagi laju kemenangan panjang, sesuatu yang menjadi ciri khas tim-tim terbaik Pep Guardiola, untuk terus menekan Arsenal dalam perebutan gelar hingga akhir musim.

 
Sumber: Sporting News

Persaingan di Premier League

Berita Terkait