Krisis Pertahanan dan Tekanan Arsenal, Guardiola Ditantang Bangkit Saat City Hadapi Brighton

Manchester City bersiap menghadapi laga penting melawan Brighton & Hove Albion di Etihad Stadium pada pekan ini.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 07 Januari 2026, 08:15 WIB
Pep Guardiola tidak hanya sukses sebagai pelatih namun ternyata juga berkilau saat menjadi pemain. Pelatih Manchester City ini tercatat telah meraih 15 trofi bersama Barcelona. Termasuk enam gelar La Liga dan satu trofi Piala Eropa. (AFP/Lindsey Parnaby)

Bola.com, Jakarta - Manchester City bersiap menghadapi laga penting melawan Brighton & Hove Albion di Etihad Stadium pada pekan ini. Jelang pertandingan tersebut, manajer City Pep Guardiola memberikan keterangan kepada media terkait kondisi timnya yang tengah berada dalam situasi kurang ideal, terutama di sektor pertahanan.

The Citizens gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir setelah ditahan imbang Sunderland dan Chelsea. Hasil tersebut membuat City kini tertinggal enam poin dari Arsenal yang memuncaki klasemen Liga Inggris.

Advertisement

Posisi City juga belum sepenuhnya aman karena mereka hanya unggul selisih gol atas Aston Villa di bawahnya. Kemenangan atas Brighton menjadi harga mati jika City ingin menjaga asa mempertahankan gelar juara musim ini.

Brighton datang ke Manchester dengan catatan tandang yang kurang meyakinkan. The Seagulls tercatat selalu kebobolan setidaknya dua gol dalam tiga laga tandang terakhir mereka. Meski demikian, Guardiola menegaskan bahwa situasi timnya tidak mudah mengingat badai cedera yang melanda lini belakang.


Badai Cedera

Manchester City tampil superior di Etihad Stadium dengan kemenangan besar 4-1 atas Borussia Dortmund dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026. Tampak dalam foto, para pemain Manchester City, Ruben Dias, Savinho, Matheus Nunes, Phil Foden, Bernardo Silva, dan Josko Gvardiol bertepuk tangan kepada para penggemar usai pertandingan lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026 antara Manchester City dan Borussia Dortmund di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 5 November 2025 waktu setempat atau Kamis (6/11) dini hari WIB. (Oli SCARFF/AFP)

Dalam sesi konferensi pers, Guardiola mengungkapkan kabar terbaru mengenai sejumlah bek andalannya. Ruben Dias dipastikan harus menepi selama empat hingga enam pekan akibat cedera hamstring.

John Stones juga belum bisa dipastikan kapan akan kembali, dengan Guardiola menyebut sang pemain belum siap untuk beberapa pertandingan ke depan. Nathan Aké menjadi satu-satunya kabar positif setelah dinyatakan fit dan siap bermain, sementara Josko Gvardiol dipastikan absen dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Kondisi ini jelas menjadi tantangan besar bagi Guardiola, namun pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa ia tetap optimistis dan akan mencari solusi dari situasi sulit ini. Ia menyadari bahwa kehilangan banyak pemain inti bukanlah hal yang mudah, tetapi City harus tetap beradaptasi.

Guardiola juga menyebutkan beberapa opsi yang bisa dimanfaatkan. Selain kembalinya Ake, City juga memanggil Max Alleyne yang kembali dari masa peminjaman di Watford. Guardiola bahkan secara khusus mengapresiasi Watford atas peran mereka dalam membantu perkembangan bek muda tersebut. Menurutnya, inilah situasi yang harus diterima dan dihadapi oleh tim.


Tekanan Arsenal

Mikel Arteta memberikan instruksi pada skuad Arsenal di laga lawan Manchester City di pekan kelima Liga Inggris 2025/26 di Emirates Stadium, Minggu (21/09/2025). (AP Photo/Kin Cheung)

Di sisi lain, Guardiola tak menutup mata terhadap kekuatan Arsenal yang terus menunjukkan konsistensi luar biasa. Ia mengakui bahwa rival utama City itu semakin kuat dari musim ke musim. Dalam dua hingga tiga musim terakhir, Arsenal selalu tampil kompetitif dan kini berada pada level yang semakin matang sebagai penantang gelar.

Guardiola menyadari bahwa kemenangan atas Brighton bisa memangkas jarak dengan Arsenal menjadi tiga poin, setidaknya sebelum The Gunners menjamu Liverpool di laga berikutnya. Tambahan tiga poin juga sangat penting untuk menjaga kepercayaan diri tim, terlebih dengan tekanan dari Aston Villa yang terus membayangi.

“Sangat kuat. Sangat kuat. Dalam dua atau tiga musim terakhir mereka sudah sangat kuat dan mereka terus menjadi semakin kuat. Mereka memang demikian," kata Guardiola.

 


Soal Transfer

Dengan hasil tersebut, Manchester City duduk di posisi dua klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 42 poin, terpaut empat poin dengan Arsenal di puncak. (AP Photo/Dave Thompson)

Saat ditanya mengenai kemungkinan City kembali aktif di bursa transfer untuk meredam laju Arsenal, Guardiola memberikan jawaban yang realistis. Ia membuka peluang adanya perekrutan pemain, namun menegaskan bahwa situasinya berbeda dibanding musim lalu. City tidak akan belanja besar-besaran dengan mendatangkan empat atau lima pemain sekaligus.

Guardiola juga menyinggung soal anggapan publik terkait belanja transfer City. Ia menepis anggapan bahwa klubnya selalu menjadi tim dengan pengeluaran bersih terbesar, meski rumor tersebut kerap muncul setiap musim.

Dengan kondisi tim yang pincang namun target yang tetap tinggi, laga melawan Brighton akan menjadi ujian karakter bagi Manchester City. Guardiola dan anak asuhnya dituntut menemukan solusi cepat jika ingin terus bersaing dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.

Sumber: Express

Berita Terkait