Jeda Buka Puasa Pemain Man City Mendapat Siulan dari Suporter Leeds United, Pep Guardiola: Tolong Hormati!

Pep Guardiola menyerukan agar para suporter menghormati agama dan keberagaman setelah terdengar cemoohan saat laga Manchester City melawan Leeds United di Elland Road dihentikan sejenak untuk memberi kesempatan pemain Muslim berbuka puasa Ramadan hari Minggu (01/03/2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola menyerukan agar para suporter menghormati agama dan keberagaman setelah terdengar cemoohan saat laga Manchester City melawan Leeds United di Elland Road dihentikan sejenak untuk memberi kesempatan pemain Muslim berbuka puasa Ramadan hari Minggu (01/03/2026) dini hari WIB. 

Laga pekan ke-28 Premier League 2025/2026 ini dihentikan pada menit ke-13, tepat setelah matahari terbenam atau adzan Maghrib, agar pemain yang berpuasa bisa makan dan minum.

Meski penjelasan sudah ditampilkan di layar besar stadion, sebagian suporter terdengar mencemooh. Pep Guardiola menegaskan bahwa hal tersebut seharusnya tidak menjadi masalah.

"Ini dunia modern, bukan? Lihat apa yang terjadi di dunia saat ini. Hormati agama, hormati keberagaman. Premier League memperbolehkan satu atau dua menit untuk pemain yang berpuasa berbuka. Memang seperti itu aturannya,” ujarnya.

 

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kekecewaan Pihak Leeds Terhadap Suporter

Ia menyebut pemain seperti Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri belum makan sepanjang hari sebelum jeda singkat tersebut. “Kami hanya mengonsumsi sedikit vitamin. Pertanyaannya, boleh atau tidak? Apa masalahnya?” tambahnya.

Asisten pelatih Leeds, Edmund Riemer yang menghadiri konferensi pers usai laga menggantikan Daniel Farke setelah kartu merah pasca-pertandingan mengaku kecewa mendengar adanya cemoohan.

"Kami harus belajar dari ini. Mengecewakan, kami perlu lebih baik lagi ke depannya,” katanya.

Dalam konferensi pers sebelumnya, Guardiola juga membahas bagaimana pemain seperti Omar Marmoush dan Abdukodir Khusanov terbiasa menjalani Ramadan sambil tetap tampil profesional.

Menurutnya, klub memiliki ahli nutrisi yang membantu menyesuaikan kebutuhan fisik pemain, sementara jadwal liga tidak mungkin diubah.

Protokol yang Disepakati

Penghentian singkat semacam ini memang telah menjadi protokol yang disepakati dalam beberapa tahun terakhir selama Ramadan.

Organisasi anti-diskriminasi Kick It Out juga mengeluarkan pernyataan yang menyebut insiden tersebut “sangat mengecewakan”.

Mereka menegaskan bahwa jeda untuk berbuka adalah bagian penting dari upaya membuat sepak bola lebih inklusif bagi komunitas Muslim, seraya mengingatkan bahwa dunia sepak bola masih perlu banyak edukasi dan peningkatan penerimaan.

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer