Arema FC Ketergantungan Dalberto Luan, Butuh Tambahan Striker untuk Putaran Kedua BRI Super League

Arema FC musim ini sangat bergantung pada strikernya, Dalberto Luan. Penyerang asal Brasil itu jadi tumpuan utama untuk merobek gawang lawan.

BolaCom | Iwan SetiawanDiterbitkan 07 Januari 2026, 11:30 WIB
Dalberto Luan jadi pemain tersubur Arema saat ini. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Bola.com, Malang - Arema FC musim ini sangat bergantung pada strikernya, Dalberto Luan. Penyerang asal Brasil itu jadi tumpuan utama untuk merobek gawang lawan.

Total sepuluh gol disumbangkan dalam 12 pertandingan. Sampai saat ini, Dalberto Luan masih jadi pemain tersubur di BRI Super League.

Advertisement

Hanya saja, dalam tiga pertandingan beruntun dia absen membela Arema. Dia masih berada di Brasil untuk pengurusan dokumen keluarganya yang akan ikut ke Indonesia.

Sejak dia absen, Arema FC hanya mencetak dua gol dalam tiga pertandingan. Itupun lewat pemain belakang, Iksan Lestaluhu.

Sedangkan Dedik Setiawan, Razza Fachrezi dan Ian Puleio yang diplot sebagai pemain depan tak ada yang bisa mencatatkan namanya di papan skor.

 

 

 


Efek Negatif

Marcos Santos, pelatih Arema FC di BRI Super League 2025/2026 asal Brasil. (Dok. ileague.id)

Pelatih Arema, Marcos Santos menyadari jika ketergantungan ini disatu sisi punya efek negatif. Karena tidak ada pengganti sepadan ketika Dalberto absen.

“Arema sulit mencetak gol ketika tidak ada Dalberto. Kami butuh dia. Dan harus ada evaluasi agar tim ini lebih kuat di putaran kedua,” jelasnya.

Pelatih asal Brasil itu terang-terangnya butuh tambahan pemain baru untuk memperkuat lini depan. Sehingga ada partner atau pengganti yang punya insting gol tinggi.

Sehingga saat Dalberto absen, tidak ada persoalan lagi dengan lini depan. “Harus ada pemain yang didatangkan,” lanjut Marcos menyikapi persoalan lini depan Arema.

 


Ada Pemain Asing yang Didepak

Tentunya kebutuhan pemain di lini depan sudah disampaikan kepada manajemen Arema. Mengingat transfer window sudah dibuka pada 10 Januari nanti.

Seperti biasa, Arema tidak mengumbar pemain bidikannya. Beberapa tahun terakhir, perekrutan pemain Arema jarang bocor ke media. Baru saat pemain tiba, perkenalan dilakukan di akun media sosial klub.

Ketika Arema memburu striker asing baru, tentunya akan berimbas kepada pencoretan pemain asing. Mengingat Singo Edan sudah memiliki kuota maksimal, sebelas pemain asing.

Karena posisi Paulinho Moccelin yang mundur dari tim beberapa waktu lalu digantikan Pablo Oliveira. Pasalnya Pablo awal musim ini tidak didaftarkan karena masih pemulihan cedera di Brasil. Kini, sang pemain sudah bergabung dengan tim di Malang.

 


Posisi Rawan Terdepak

Yann Motta (rompi biru) dibayangi Dalberto Luan dalam sesi latihan Arema FC di lapangan ARG, Kabupaten Malang, Rabu (02/07/2025). (Iwan Setiawan/Bola.com)

Jadi, pemain asing Arema saat ini dalam posisi rawan terdepak. Terutama pemain yang jarang diturunkan. Seperti Yann Motta dan Odivan Koerich. Dua nama ini jadi yang paling minim dapat kesempatan bermain.

Yann dan Odivan punya posisi yang sama sebagai stoper. Sepertinya performa mereka belum memenuhi eksepktasi tim pelatih. Karena saat ada stoper yang absen, justru gelandang bertahan Matheus Blade yang dimainkan di posisi tersebut.  


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait