Bola.com, Malang - Posisi Arema FC di klasemen BRI Super League 2025/2026 tak kunjung membaik. Sampai pekan ke-16, mereka ada di urutan 16 dengan 18 poin.
Padahal di awal musim, tim besutan Marcos Santos ini sempat bersaing di papan atas. Posisi ini tentu membuat Arema kurang nyaman. Karena jarak poin dengan tim papan bawah semakin tipis.
Arema hanya terpaut satu poin dengan Madura United dan Dewa United yang posisinya ada di bawahnya. Sedangkan dengan tim zona degradasi, berjarak 8 poin dengan Semen Padang.
"Saya tahu, Arema tim besar. Mereka tidak seharusnya berada di posisi ini,” kata pelatih Arema, Marcos Santos.
Jika melihat grafik Arema di klasemen, posisi 12 merupakan yang terburuk musim ini. Tapi ini bukan kali pertama Ahmad Alfarizi dkk ada di urutan 12. Pekan 10 dan 14 mereka sempat terdampar di posisi yang sama.
Momentum untuk Perbaikan
Tentunya Arema tidak ingin mengakhiri putaran pertama di posisi itu. Mereka punya momen memperbaikinya akhir pekan nanti. Yakni saat menjamu Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/1/2026).
Jika dalam laga itu justru menelan kekalahan, Arema bisa turun posisi dan menempati urutan terburuk musim ini. Tapi, Marcos berjanji ingin memberikan kemenangan.
Karena tiga poin punya makna ganda. Selain memperbaiki posisi, juga memutus rekor buruk di kandang. Dimana enam laga kandang beruntun Singo Edan hanya meraih 1 poin.
Pahami Perasaan Aremania
Setiap kali gagal meraih kemenangan, Marcos memahami perasaan suporternya, Aremania. Termasuk kekalahan yang dialami di markas Bali United akhir pekan lalu (4/1/2026). Karena dalam laga itu ada ribuan Aremania yang datang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
“Saya tahu kecintaan suporter kepada tim ini. Karena itu, tidak ingin melihat mereka pulang dengan kecewa lagi. Kami akan berusaha segera mendapatkan tiga poin,” lanjutnya.
Sementara itu Aremania kini semakin enggan memberi dukungan langsung di Stadion Kanjuruhan. Dalam laga home terakhir melawan Persita Tangerang, hanya ada 405 penonton. Itu jadi jumlah terendah musim ini.
Untuk lawan Persik, diprediksi jumlah penonton yang datang melebihi pertandingan melawan Persita. Karena laga Persik digelar hari Minggu. Selain itu, rivalitas kedua tim sebagai sesama klub Jawa Timur juga akan menarik minat suporter untuk datang.