Bola.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan membandingkan skuadnya saat ini dengan tim legendaris The Invincibles musim 2003/2004 masih terlalu prematur.
Meski The Gunners kini memuncaki klasemen Premier League jelang laga kontra juara bertahan Liverpool, Arteta menilai timnya masih harus membuktikan diri dengan konsistensi dan trofi nyata.
Arsenal bahkan mencatatkan jumlah poin dan gol yang lebih banyak dibandingkan Arsenal era Arsene Wenger pada fase yang sama musim 2003/2004. Namun, Arteta menegaskan sejarah tidak dibangun hanya dari statistik sementara.
“Tidak, karena The Invincibles memenangkan banyak hal,” ujar Arteta dalam konferensi pers pra-pertandingan.
“Mereka menang secara konsisten, mereka menciptakan sejarah dan warisan, dan kami harus melakukan itu,” lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.
Mikel Arteta menekankan fokus utama Arsenal saat ini adalah memastikan mereka mengangkat trofi pada akhir musim, bukan sekadar menikmati pujian atau perbandingan historis.
Pujian untuk Liverpool dan Arne Slot Jelang Big Match
Meski Liverpool tertinggal 14 poin dari Arsenal dan musim The Reds sejauh ini dinilai mengecewakan, Mikel Arteta tetap memberikan respek tinggi kepada The Reds dan pelatih mereka, Arne Slot. Ia menilai perbedaan di level elite sering kali ditentukan oleh detail-detail kecil.
“Margin bagi kita semua menurut saya sangat kecil, kami selalu membicarakan itu,” kata Arteta.
“Mereka punya manajer yang hebat, mereka punya struktur yang luar biasa. Pemahaman tentang apa yang harus mereka lakukan terkait pemain yang mereka pilih besok di lapangan, dan mereka bisa bermain dengan cara yang berbeda,” lanjut manajer Arsenal itu.
Arteta juga menambahkan bahwa fleksibilitas Liverpool membuat Arsenal harus ekstra waspada.
“Pada akhirnya, hal-hal itu akan membuat mereka sedikit berbeda dan lebih spesifik terhadap apa yang bisa kami harapkan besok, dan kami harus menyadari itu lalu fokus pada apa yang harus kami lakukan,” ujarnya.
Realita Sepak Bola dan Kondisi Kai Havertz
Saat ditanya apakah ia terkejut melihat Liverpool tertinggal jauh meski menghabiskan lebih dari 400 juta pound di bursa transfer musim panas, Arteta menegaskan uang besar tidak selalu menjamin kesuksesan instan.
“Saya tidak tahu, tapi saya pikir tahun sebelumnya mereka tidak belanja banyak dan mereka berhasil menjuarai Premier League. Itulah sepak bola, dan itulah realitanya,” jelas Arteta.
“Pada akhirnya, Anda membutuhkan banyak hal berjalan sesuai keinginan untuk menjadi juara, dan hampir semuanya harus sempurna,” lanjutnya.
Mikel Arteta juga menyinggung faktor cedera dan kedalaman skuad sebagai tantangan yang pasti dialami semua tim sepanjang musim.
“Begitu Anda punya masalah di dalam skuad atau pemain cedera atau apa pun itu, maka semuanya tidak lagi sempurna. Kita semua pernah melalui fase-fase itu, dan kita mengalaminya sepanjang musim, dan kita harus menavigasi hal tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Arsenal mendapat kabar positif terkait Kai Havertz. Sang pemain berpeluang tampil setelah kembali berlatih.
“Kami memantau bebannya. Dia sudah lama absen karena dua alasan berbeda. Dia sudah sangat dekat. Dia berlatih lagi pagi ini. Semoga kami bisa memilikinya dan dalam versi terbaik dari dirinya,” ujar Arteta.
Sumber: Mirror