Agar Tak Dibekukan FIFA, Anggota Exco FAM Pertimbangkan Opsi Mundur Berjamaah: KLB Bakal Digelar?

Anggota Komite Eksekutif (Exco) Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tengah mempertimbangkan opsi mengundurkan diri secara beramai-ramai.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 09 Januari 2026, 05:30 WIB
FAM Malaysia logo. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Jakarta - Anggota Komite Eksekutif (Exco) Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tengah mempertimbangkan opsi mengundurkan diri secara beramai-ramai, demi menghindari sanksi berat berupa pembekuan organisasi dari FIFA.

Mengundurkan diri secara bersama-sama dianggap sebagai bentuk pertanggungjawaban kolektif Exco FAM, akibat mencuatnya skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang membuat geger.

Advertisement

Jika langkah ini benar-benar diambil para pejabatnya, hal itu bakal menyebabkan perombakan struktur kepemimpinan besar-besaran terhadap badan induk sepak bola Negeri Jiran tersebut.

Penjabat Presiden FAM, Datok Yusoff Mahadi, menyebut anggota Exco diagendakan menggelar pertemuan tertutup untuk mengevaluasi beberapa opsi, termasuk kemungkinan mengundurkan diri secara bersama-sama.

“Prioritasnya saat ini adalah menghindari pembekuan FAM. Pengunduran diri mungkin diperlukan, tetapi ada dua atau tiga opsi lain yang sedang kami pelajari,” kata Yusoff seperti dikutip dari New Straits Times.

 


Keputusan Kolektif

Facundo Garces memperkuat Timnas Malaysia (Instagram/facundogarces)

Munculnya opsi mengundurkan diri ini tak terlepas dari laporan media setempat yang menyebutkan AFC tengah memantau perkembangan FAM, meski kasus skandal pemalsuan dokumen ini sepenuhnya berada di bawah yurisdiksi FIFA.

Dalam laporan tersebut, AFC telah memperingatkan FAM bahwa sanksi yang bakal dijatuhkan FIFA memiliki konsekuensi yang serius. Sebab, tim nasional dan klub-klub Malaysia bakal dilarang berpartisipasi pada kompetisi internasional.

“Apa pun keputusan yang kami ambil, harus bersifat kolektif. Artinya, kami berenang bersama, tenggelam bersama, atau sukses bersama,” ujar lelaki yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden FAM sejak 2017.

 


Harus Bersama-sama

Timnas Malaysia - Joao Figueiredo, Facundo Garces, Dion Cools (Bola.com/Adreanus Titus)

Yusoff menjelaskan, belakangan ini anggota Exco FAM memiliki sikap yang beragam. Pertemuan yang digelar juga bukan forum untuk mengambil keputusan, tetapi sebagai forum tukar pendapat untuk merespons situasi terkini.

Yang jelas, kata Yusoff, masalah ini bakal segera diselesaikan dalam tempo satu hingga dua pekan. Saat ditanya apakah bersedia untuk mundur dari jabatannya, dia menegaskan bakal mengikuti keputusan kolektif.

“Jika mayoritas merasa mengundurkan diri adalah yang terbaik untuk FAM, maka itulah arahnya. Tapi harus bersatu. Tidak ada yang bergerak sendiri. Jika Exco dibubarkan, pemilihan baru harus dilakukan. Dan dalam pemilihan, siapa pun bisa mencalonkan diri, termasuk Hamidin,” kata dia.

 


Kongres Luar Biasa

Menurut Statuta FAM, apabila para anggota Komite Eksekutif (Exco) mengundurkan diri secara bersama-sama, otomatis kepemimpinan FAM harus dibubarkan. Artinya, Kongres Luar Biasa (KLB) harus segera digelar untuk memilih pengurus baru.

Salah satu spekulasi yang belakangan ini muncul ialah mencuatnya nama Tan Sri Hamidin Mohd Amin, mantan Presiden FAM, yang digadang-gadang bakal kembali mengajukan diri dalam pemilihan.

Berita Terkait