Amorim Pergi, Masa Depan Joshua Zirkzee di MU Berbalik Arah

Situasi Berubah. Dampak kepergian Ruben Amorim terhadap masa depan Joshua Zirkzee di MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Januari 2026, 13:15 WIB
Bek Southampton asal Polandia #35, Jan Bednarek, dan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee, berebut bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Southampton di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (17-1-2025). (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United kini mengarah pada satu kesimpulan yang berbeda.

Penyerang asal Belanda itu disebut makin besar kemungkinannya bertahan di Old Trafford pada bursa transfer bulan ini, seiring langkah AS Roma yang justru mendekati opsi lain sebagai alternatif pengganti.

Advertisement

Nama Zirkzee sebelumnya santer dikaitkan dengan Roma. Kepindahan tersebut akan menandai kembalinya sang striker ke Serie A, kompetisi yang pernah melambungkan namanya bersama Bologna, sebelum ia hijrah ke MU dengan nilai transfer 36,5 juta paun pada 2024.

Namun, perjalanan Zirkzee di Inggris tidak berjalan mulus. Pemain berusia 24 tahun itu minim menit bermain pada paruh pertama musim.

Dalam beberapa bulan terakhir, ia kerap disebut perlu mencari pelabuhan baru demi mendapatkan waktu bermain reguler, faktor penting untuk mengamankan kembali tempat di Timnas Belanda menjelang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada musim panas mendatang.

 


Batal Gabung Roma

Penyerang Manchester United asal Belanda bernomor punggung 11, Joshua Zirkzee (kanan), merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Everton di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada tanggal 1 Desember 2024. (Darren Staples/AFP)

Direktur olahraga Roma, Ricky Massara, mengakui peluang mendatangkan Zirkzee kini meredup. Ia menilai kondisi di MU telah berubah setelah pergantian manajemen, sehingga transfer tersebut tak lagi berada di jalur yang jelas.

Pada saat bersamaan, Roma justru membuka komunikasi dengan Atletico Madrid terkait penyerang Italia, Giacomo Raspadori.

"(Zirkzee) adalah penyerang tengah Manchester United yang disukai banyak klub, bukan hanya kami," ujar Massara kepada Sky Sport Italia, awal pekan ini.

"Tentu saja situasinya berbeda setelah pergantian manajemen. Saat ini tidak ada kontak yang sedang berjalan, tetapi saya tidak ingin fokus pada satu nama saja."

"Benar bahwa ada negosiasi yang sedang berlangsung dengan Atletico Madrid dan Raspadori," tambahnya.

Tak lama setelah pernyataan tersebut, Sky Sport Italia melaporkan Roma bergerak cepat dan telah mencapai kesepakatan dengan Atletico untuk meminjam Raspadori, disertai opsi pembelian permanen.

Keputusan akhir kini berada di tangan sang pemain. Jika Raspadori menerima proposal tersebut, minat Roma terhadap Zirkzee dipastikan berakhir.

 

 


Kebangkitan Zirkzee Bersama MU

Manchester United unggul lebih dulu lewat gol Joshua Zirkzee pada menit ke-27. Wolves kemudian menyamakan kedudukan melalui sundulan Ladislav Krejci pada menit ke-45. (AP Photo/Dave Thompson)

Di tengah ketidakpastian bursa transfer, situasi Zirkzee di lapangan justru menunjukkan perkembangan positif.

Setelah nyaris tak mendapat kesempatan bermain dalam tiga bulan pertama musim ini, ia mulai lebih sering diturunkan sejak jeda internasional November. Bahkan, ia tampil dalam laga pertama MU setelah kepergian mendadak Ruben Amorim, ketika tim diasuh sementara saat ini oleh Darren Fletcher.

Kendati masih lebih sering memulai laga dari bangku cadangan, Zirkzee selalu ambil bagian dalam 10 pertandingan terakhir Liga Inggris. Ia pun mencatat kontribusi langsung terhadap gol dalam dua dari tiga laga teranyar.

Faktor lain yang memperkecil peluang Zirkzee hengkang dalam waktu dekat adalah rencana klub yang diperkirakan tidak akan merekrut pemain baru pada Januari ini. Hal tersebut sebelumnya telah ditegaskan Amorim pada Desember lalu, dan kepergiannya tidak mengubah kebijakan tersebut.

"Akan sulit bagi seseorang untuk meninggalkan klub jika kami tidak mendapatkan pengganti. Kami kekurangan pemain. Bahkan dengan skuad lengkap sekalipun, kami masih kekurangan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan," ujar Amorim kala itu.

 


Urung Gaet Semendo

Pemain Bournemouth, Antoine Semenyo saat bermain di Liga Inggris 2025/2026. (Glyn KIRK / AFP)

MU sempat disebut tertarik pada Antoine Semenyo, memanfaatkan klausul rilis senilai 65 juta paun yang dimilikinya.

Namun, setelah winger tajam tersebut memilih bergabung dengan Manchester City, Setan Merah menarik diri dan memutuskan tidak menggelontorkan dana besar untuk alternatif lain.

Dana klub kini disimpan untuk bursa transfer musim panas, dengan gelandang tengah menjadi target utama.

Kebijakan tersebut diyakini datang dari level manajemen di atas Amorim, sebagai bagian dari strategi baru yang lebih berorientasi pada klub secara keseluruhan, bukan lagi bergantung pada kehendak satu sosok pelatih semata.

 

Sumber: SI

Berita Terkait