Bobol Gawang Emil Audero dan Ciptakan Sejarah di Serie A, Begini Respons Pemain Muda Cagliari

Gawang Cremonese yang dijaga Emil Audero bobol oleh pemain Cagliari berusia 19 tahun, Yael Trepy.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 09 Januari 2026, 15:30 WIB
Selebrasi Yael Fritz Junior Trepy di laga Cremonese vs Cagliari di pekan ke-19 Liga Italia 2025/2026 di Giovanni Zini, Jumat (09/01/2026). (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Gawang Emil Audero bobol oleh pemain muda Cagliari, Yael Trepy, dalam pekan ke-19 Serie A 2025/2026, Jumat (9-1-2026) dini hari WIB. C

remonese bermain imbang 2-2 saat menjamu Cagliari di Stadio Giovanni Zini, Cremona.

Advertisement

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali diturunkan saat Cremonese menjamu Cagliari. Kiper berusia 29 tahun itu berkontribusi membawa Cremonese unggul dua gol lebih dulu melalui Dennis Johnsen pada menit keempat dan Jamie Vardy menit ke-29.

Namun, Cagliari mampu bangkit dengan menipiskan ketertinggalan lewat Michel Ndary Adopo pada menit ke-51 dan Yael Trepy pada menit ke-88. Cremonese akhirnya gagal menang.


Cetak Sejarah

Yael Trepy, penyerang muda Cagliari. (Dok. X Cagliari Calcio)

Gol yang dicetak Yael Trepy menghadirkan sejarah tersendiri. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol Cagliari di Serie A.

Rekor pencetak gol termuda Cagliari sebelumnya dipegang Daniele Ragatzu, yang menorehkan sejarah itu dalam pertandingan melawan Bologna, 6 Maret 2011, pada usia 19 tahun 166 hari.

Kini rekor itu dipertajam Trepy yang mencetak gol pada usia 19 tahun 233 hari, di level Serie A.

Trepy juga menjadi pemain termuda kelima yang bisa mencetak gol perdananya di sepanjang sejarah Serie A, di bawah Francesco Camarda, Jeff Ekhator, Lorran, dan Vasilije Adzic.

Yael Trepy, pemain berkewarganegaraan Prancis, membobol gawang Emil Audero pada menit ke-88. Ia menyambut assist panjang dari Luca Mazzitelli dengan kaki kiri untuk menjebol gawang Emil.

Pastinya, gol itu akan menjadi momen yang bakal terus dikenangnya.


Kata-Kata Yael Trepy

Yael Trepy, penyerang muda Cagliari. (Dok. X Cagliari Calcio)

Usai pertandingan, Yael Trepy gembira dan bangga atas gol bersejarahnya. Ia mengaku sudah lama memimpikan bisa mencetak gol di pentas Serie A. Hingga akhirnya menjadi kenyataan, bahkan pada pertandingan pertamanya.

"Saya selalu percaya bahwa pertandingan bisa berbalik dan dengan kontribusi saya, kami berhasil menyelamatkan poin penting ini, yang sangat kami butuhkan karena kami harus bertahan di liga. Emosional, tentu saja, bersama para penggemar, bersama tim, kepercayaan yang diberikan semua orang kepada saya, dan saya berterima kasih kepada Anda semua," kata pemain asal tim Primavera klub Sardinia tersebut.

"Saya memperkenalkan diri seperti ini karena saya sangat peduli dengan jersey ini, kemenangan ini, dan saya ingin kami melangkah sejauh mungkin bersama. Saya tahu jalannya masih panjang, tetapi kami akan berjuang untuk seluruh kota, para penggemar, dan semua orang yang mendukung Cagliari," tambah Trepy.


Aksi Emil Audero

Emil Audero Mulyadi beraksi membela Cremonese di Serie A 2025/2026). (Doc Cremonese)

Di sisi lain, Emil Audero mencatat penurunan rating di pertandingan kontra Cagliari. Menjadi starter dan tampil selama 90 menit, ia hanya mendapatkan rating 5,9 dari Fotmob, terendah di antara pemain Cremonese.

Statistik menunjukkan bahwa penjaga gawang kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), tiu merangkum tiga penyelamatan, 63 persen akurasi umpan, tujuh recoveries, dan 58 sentuhan.

Penampilan ini menjadi yang ke-15 bagi Emil di Serie A bersama Cremonese, dengan rangkuman 16 kali kemasukan dan lima kali nirbobol dalam 1.350 menit.

Emil juga sekali tampil di Coppa Italia 2025/2026 dengan satu clean sheet. Hasil imbang kali ini membuat Cremonese berada di peringkat ke-13 klasemen sementara Serie A dengan 22 poin dari 19 pertandingan.

Terdekat, Cremonese bakal bertandang ke Allianz Stadium, Turin, untuk menantang Juventus dalam giornata ke-20, Selasa (13-1-2026) dini hari WIB.

 

Sumber: Sportmediaset

Berita Terkait