Dipecat MU, Ruben Amorim Sudah Terlihat di Portugal, Isyarat Cari Klub Baru

Ruben Amorim tertangkap kamera sudah berada di Portugal. Isyarat kembali melatih usai dipecat MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 12 Januari 2026, 06:45 WIB
Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, tiba untuk pertandingan Europa League antara Manchester United dan Bodoe/Glimt di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (29/11/2024). (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Ruben Amorim kembali menjadi sorotan publik. Mantan pelatih Manchester United itu terlihat telah kembali ke Portugal hanya beberapa hari setelah kontraknya diputus oleh klub raksasa Inggris tersebut.

Kepulangannya ke tanah kelahiran memicu spekulasi bahwa Amorim berpotensi segera kembali ke dunia kepelatihan di negaranya sendiri.

Advertisement

Pelatih berusia 40 tahun itu dipecat MU awal bulan ini, menyusul periode mengecewakan selama setahun di Old Trafford.

Tak lama setelah pemecatan tersebut, CNN Portugal membagikan foto Amorim tiba di Portugal pada Sabtu malam, terlihat bersama putranya.

Kehadirannya langsung menarik perhatian awak media. Amorim sempat dikerumuni wartawan, tetapi memilih bungkam dan menolak menjawab pertanyaan sebelum masuk ke dalam mobil yang menjemputnya.


Pulihkan Diri

Manajer Manchester United, Ruben Amorim. (AFP)

Ini bukan kali pertama Amorim terlihat di hadapan publik sejak masa tugasnya di MU berakhir secara mendadak.

Beberapa hari sebelumnya, ia juga tertangkap kamera meninggalkan kediamannya di Cheshire bersama sang istri, Maria Joao Diogo.

Kembalinya Amorim ke Portugal pun bertepatan dengan munculnya berbagai spekulasi mengenai masa depan kariernya sebagai pelatih.

Legenda MU, Gary Pallister, turut memberikan pandangannya ketika ditanya oleh Hard Rock Bet soal langkah Amorim selanjutnya. Ia menilai mantan pelatih Sporting CP itu membutuhkan waktu untuk memulihkan diri dari tekanan besar yang dialaminya.

"Saya tidak tahu," ujar Pallister.

"Dia masih muda dan ini mungkin butuh waktu untuk benar-benar dilalui. Dia terlihat seperti manajer yang berada di bawah tekanan luar biasa," lanjutnya.


Minimnya Toleransi

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (AP Photo/Ian Hodgson)

Pallister menambahkan, kemungkinan Amorim kembali ke Portugal terbuka lebar.

"Saya tidak tahu ke mana Ruben akan berlabuh selanjutnya. Bisa saja dia kembali ke Portugal. Saya yakin ada klub di sana yang menginginkannya setelah apa yang dia lakukan bersama Sporting. Dia punya waktu untuk duduk dan memikirkan semuanya. Pasti ada bekas luka dari pengalaman ini. Ini perjalanan yang berat," ujarnya.

Pallister juga menyoroti minimnya toleransi yang diterima Amorim sejak awal menangani MU.

"Sejak hari pertama, dia berada di bawah sorotan dan tidak pernah benar-benar diberi kelonggaran dengan sistemnya. Dalam sejarah Premier League, mungkin hanya satu tim yang juara dengan skema tiga bek, Chelsea di bawah Antonio Conte. Itu sudah cukup menjelaskan banyak hal," kata Pallister.

Menurutnya, kondisi internal Setan Merah saat ini juga jauh dari kata ideal.

"Sekarang, kalau melihat klub, tidak banyak hal positif yang bisa ditemukan di Manchester United," tambahnya.


Daya Tarik Kuat

Manajer MU, Ruben Amorim, saat pimpin latihan tim untuk kali pertama pada hari Senin (18/11/2024). (X/Manchester United)

Sebelum merapat ke Old Trafford sebagai pengganti Erik ten Hag, Amorim menikmati kesuksesan besar di Portugal.

Bersama Braga dan Sporting CP, ia mempersembahkan tiga trofi piala domestik serta dua gelar Primeira Liga, catatan yang membuat MU tertarik memboyongnya ke Inggris.

Namun, kiprahnya di MU justru berakhir pahit. Amorim mencatatkan rekor buruk dengan membawa klub finis di posisi terendah sepanjang sejarah mereka di era Premier League. Ia juga gagal mempersembahkan trofi setelah Setan Merah kalah dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa musim lalu.

Kendati performa tim sempat menunjukkan sedikit perbaikan musim ini, hubungan Amorim dengan direktur olahraga, Jason Wilcox, memburuk dengan cepat. Situasi tersebut membuat manajemen klub akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama lebih awal.

Kini, dengan kembalinya Amorim ke Portugal, masa depan sang pelatih kembali menjadi tanda tanya, tetapi satu hal pasti, namanya masih memiliki daya tarik kuat di tanah kelahirannya.

 

Sumber: Mirror

Berita Terkait