Bola.com, Sleman - Bhayangkara Presisi Lampung FC menatap laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dengan penuh keseriusan. The Guardians akan menghadapi PSBS Biak dalam pertandingan penutup putaran pertama musim ini.
Sesuai jadwal, duel antara PSBS versus Bhayangkara FC berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (12/1/2026) pukul 15.30 WIB dan disiarkan secara langsung di Indosiar.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan bahwa timnya menaruh fokus penuh pada laga tersebut. Menurutnya, pertandingan melawan PSBS memiliki arti penting bagi perjalanan Bhayangkara FC musim ini.
“Ini adalah pertandingan terakhir kami untuk paruh pertama musim ini, jadi fokus penuh untuk pertandingan ini,” ujar Paul Munster saat sesi konferensi pers jelang laga, Minggu (11/1/2026).
Tantangan Tersendiri
Pelatih asal Irlandia Utara itu berujar, setiap pertandingan di BRI Super League selalu menyimpan tantangan tersendiri. Oleh karena itu, ia menuntut para pemainnya tampil dengan konsentrasi tinggi sejak menit awal.
“Saya ingin mengatakan bahwa pertandingan esok sangat signifikan bagi kami. Saya penasaran dengan hasilnya. Setiap permainan tidak mudah,” kata juru latih berusia 43 tahun tersebut.
Munster juga menekankan timnya untuk lebih fokus pada performa sendiri, terlepas dari siapa lawan yang dihadapi. Bagi dia, kunci hasil positif terletak pada kesiapan mental dan kerja keras elemen tim.
“Kami harus berjuang, fokus, tapi kami juga harus fokus pada diri kita sendiri. Itulah kenapa saya mengatakan bahwa kami harus fokus pada pertandingan besok untuk paruh musim pertama,” jelasnya.
2 Pilar Absen
Pada laga ini, Bhayangkara FC dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain harus absen, namun Munster melihat situasi tersebut sebagai peluang bagi pemain lain untuk unjuk gigi.
Sani Rizki Fauzi tidak bisa dimainkan karena terkena akumulasi kartu kuning. Kemudian Wahyu Subo Seto mendapatkan hukuman larangan bermain imbas kartu merah yang didapat pada laga sebelumnya.
"Ini memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk mengambil peran. Bagi pemain kami yang absen Sani dan Subo, tapi kami memiliki pemain yang ada sekarang untuk mengambil peran dan untuk berjuang mendapatkan starting,” ucapnya.
Terkait status laga yang digelar tanpa dukungan suporter tuan rumah, Munster menilai hal itu bukan keuntungan mutlak bagi tim manapun. "Pertandingan apapun yang besar tanpa suporter tuan rumah bukanlah suatu keuntungan,” sebut Munster.
Semua Pemain Siap
Sementara itu, bek Bhayangkara FC, Firza Andika, memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur. Ia menyebut timnya bertekad memutus catatan kurang baik saat bermain away.
“Kami siap menghadapi pertandingan esok. Kami akan memecahkan rekor buruk kita selama away. Kami akan berjuang untuk memenangkan pertandingan,” tutur Firza Andika.
Mantan pemain Persija Jakarta itu berharap Bhayangkara FC bisa menutup paruh pertama musim dengan hasil maksimal. Ia ingin skuad The Guardians bekerja keras dan menjaga kondisi fisik hingga laga usai.
“Semoga sehat. Yang terpenting kami bekerja keras untuk pertandingan besok dan memenangkan hasil terbaik. Semoga besok hasilnya bagus,” harapnya.
Saat ini, Bhayangkara FC bertengger di peringkat kesembilan klasemen sementara BRI Super League dengan nilai 22. Sedangkan Tim Badai Pasifik tertahan di posisi ke-15 dengan koleksi 13 poin.