Barcelona Juara Piala Super Spanyol, Lewandowski: Menang Lawan Real Madrid Itu Selalu Spesial!

Barcelona kembali menegaskan dominasinya atas Real Madrid di ajang Supercopa de España atau Piala Super Spanyol.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 12 Januari 2026, 04:43 WIB
Para pemain Barcelona melakukan selebrasi merayakan sukses meraih gelar Piala Super Spanyol seusai menaklukkan Real Madrid, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. (Fadel SENNA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona kembali menegaskan dominasinya atas Real Madrid di ajang Supercopa de España atau Piala Super Spanyol. Blaugrana keluar sebagai juara setelah menundukkan rival abadinya dengan skor tipis 3-2 dalam partai final yang berlangsung penuh tensi.

Sepanjang babak pertama, Barcelona tampil superior dan mampu mengendalikan jalannya laga. Intensitas tinggi serta penguasaan bola yang rapi membuat Real Madrid kesulitan mengembangkan permainan dalam waktu cukup lama.

Advertisement

Keunggulan Barcelona akhirnya terwujud pada menit ke-36 melalui gol Raphinha. Namun, laga berubah liar menjelang turun minum. Dalam periode injury time babak pertama, tercipta tiga gol tambahan yang membuat kedudukan kembali imbang 2-2 dan membuka kembali peluang bagi Madrid.

Memasuki babak kedua, Real Madrid tampil lebih percaya diri dan mulai menekan pertahanan Barcelona. Situasi tersebut membuat duel El Clasico di final Supercopa semakin menegangkan.

 


Lewandowski: Menang atas Madrid Selalu Istimewa

Para pemain Barcelona melakukan selebrasi merayakan sukses meraih gelar Piala Super Spanyol seusai menaklukkan Real Madrid, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. (Fadel SENNA / AFP)

Robert Lewandowski, yang turut mencetak gol kedua Barcelona, menilai kemenangan atas Real Madrid selalu memiliki makna khusus. Ia menekankan pentingnya fokus dan kerja sama tim dalam laga berintensitas tinggi seperti El Clasico.

“Setiap kali kami mengalahkan Real Madrid, itu selalu menjadi hal besar,” ujar Lewandowski.

“Kadang kami butuh lebih banyak kesabaran, tetapi melawan Real Madrid Anda harus tampil 100 persen. Kami menang sebagai sebuah tim,” lanjut striker asal Polandia tersebut.

Lewandowski juga menyoroti pendekatan permainan Madrid yang lebih bertahan sehingga memaksa Barcelona bermain dengan tempo sabar.

“Mereka bermain dengan blok rendah. Kami harus sabar, mengalirkan bola dari satu sisi ke sisi lain. Yang terpenting adalah kami kembali meraih satu trofi,” tuturnya.

 


Barcelona Tahan Tekanan hingga Akhir

Lamine Yamal (kiri) dan Raphinha (kanan) melakukan selebrasi merayakan sukses meraih gelar Piala Super Spanyol seusai menaklukkan Real Madrid, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. (Fadel SENNA / AFP)

Gol ketiga Barcelona kembali dicetak Raphinha pada menit ke-73, meski sedikit beruntung karena bola sempat mengenai pemain lawan sebelum masuk ke gawang. Gol tersebut memaksa Real Madrid berada dalam situasi wajib menyamakan kedudukan.

Drama kembali terjadi di menit-menit akhir setelah Frenkie de Jong diganjar kartu merah jelang masa injury time. Real Madrid mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan melancarkan serangan beruntun.

Namun, lini belakang Barcelona tampil disiplin dan mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini memastikan Barcelona kembali mengangkat trofi Supercopa sekaligus mempertegas mental juara mereka di panggung El Clasico.

Berita Terkait