Kalah dari Barcelona, Thibaut Courtois Tegaskan Real Madrid Masih Hidup untuk Sisa Musim

Real Madrid harus menelan pil pahit di final Piala Super Spanyol setelah kalah tipis 2-3 dari Barcelona. Laga yang berlangsung ketat itu kembali memperlihatkan betapa tipisnya jarak kualitas antara dua rival abadi sepak bola Spanyol.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 12 Januari 2026, 07:50 WIB
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, meninggalkan lapangan setelah pertandingan Liga Champions antara Liverpool dan Real Madrid di Liverpool, Inggris, Rabu (5-11-2025) dini hari WIB. (Foto AP/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid harus menelan pil pahit di final Piala Super Spanyol setelah kalah tipis 2-3 dari Barcelona. Laga yang berlangsung ketat itu kembali memperlihatkan betapa tipisnya jarak kualitas antara dua rival abadi sepak bola Spanyol.

Barcelona tampil lebih dominan pada paruh pertama dan mampu memanfaatkan momen penting untuk mencetak gol. Meski demikian, Madrid perlahan bangkit di babak kedua dan memberikan tekanan intens hingga menit-menit akhir pertandingan.

Advertisement

Gol penentu Raphinha membuat Barcelona akhirnya keluar sebagai juara. Namun, Real Madrid menutup laga dengan perasaan campur aduk karena merasa memiliki cukup peluang untuk setidaknya memaksakan hasil imbang.

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, menjadi salah satu sosok yang vokal menilai jalannya pertandingan usai laga berakhir.

 


Courtois: Madrid Layak Menang di Babak Kedua

Para pemain Barcelona melakukan selebrasi merayakan sukses meraih gelar Piala Super Spanyol seusai menaklukkan Real Madrid, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. (Fadel SENNA / AFP)

Courtois menilai performa Madrid jauh lebih baik setelah jeda. Menurutnya, Los Blancos mampu mengontrol permainan dan menciptakan peluang berbahaya.

“Di babak kedua, kami pantas menang. Kami sebenarnya bisa saja memenangkan pertandingan ini,” ujar Courtois.

Ia mengakui pendekatan timnya pada awal laga terlalu berhati-hati. “Di babak pertama, mungkin kami terlalu tertutup,” lanjut penjaga gawang asal Belgia itu.

 


Puji Vinicius Junior, Courtois: Mimpi Buruk untuk Barcelona

Para pemain Barcelona melakukan selebrasi merayakan sukses meraih gelar Piala Super Spanyol seusai menaklukkan Real Madrid, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. (Fadel SENNA / AFP)

Dalam kekalahan tersebut, Courtois tetap menyoroti performa gemilang Vinicius Junior yang beberapa kali merepotkan pertahanan Barcelona dan mencetak gol spektakuler.

“Kami percaya penuh pada Vinicius. Dia memang akan menjalani laga-laga seperti ini,” katanya.

“Sepanjang pertandingan, dia menjadi mimpi buruk bagi pemain Barcelona,” tambah Courtois, menegaskan betapa besar dampak pemain asal Brasil itu.

 


Kekalahan Menyakitkan, Madrid Diminta Bangkit

Frenkie de Jong berduel memperebutkan bola dengan Gonzalo Garcia dalam laga final Piala Super Spanyol di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, 12 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Courtois tidak menutupi kekecewaannya karena harus kalah dari rival abadi di partai final. Menurutnya, hasil ini terasa sangat menyakitkan bagi seluruh tim.

“Kalah di final melawan rival abadi jelas tidak menyenangkan sama sekali,” ucapnya.

Namun, ia menegaskan Madrid tidak boleh larut dalam kekecewaan. “Sekarang saatnya fokus bekerja untuk Copa del Rey dan La Liga,” lanjut Courtois.

 


Detail Kecil Jadi Pembeda di Final

Courtois menilai pertandingan berjalan sangat seimbang dan ditentukan oleh detail-detail kecil yang tidak berpihak kepada Madrid.

“Detail-detailnya melawan kami. Kadang hasilnya memang tidak berjalan seperti yang seharusnya,” tuturnya.

Ia bahkan merasa hasil akhir sedikit tidak adil melihat jumlah peluang yang diciptakan timnya. “Kami punya banyak peluang, tetapi bola tidak mau masuk. Rasanya agak tidak adil,” ucap Courtois.

 


Madrid Masih “Hidup” untuk Sisa Musim

Meski gagal membawa pulang trofi Supercopa, Courtois menegaskan Real Madrid tetap berada di jalur yang benar untuk bersaing di kompetisi lain musim ini.

“Kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang masih hidup,” katanya.

Tentang gol Vinicius, Courtois kembali menegaskan kekagumannya. “Golnya itu gol yang luar biasa. Sepanjang laga dia benar-benar merepotkan mereka. Sayangnya, kami tidak memaksimalkan situasi itu sebaik mungkin,” tutupnya.

Kekalahan di final Supercopa memang menyakitkan bagi Real Madrid. Namun, dengan performa yang ditunjukkan di babak kedua, Los Blancos masih punya modal kuat untuk bangkit dan memburu gelar di sisa musim.

Berita Terkait