Setelah Carrick dan Solskjaer, Xavi Hernandez Juga Masuk Bursa Pelatih Baru MU

Mantan pelatih Barcelona itu sedang menganggur sejak meninggalkan Camp Nou pada 2024, setelah sukses mempersembahkan gelar La Liga 2022/2023 dan Piala Super Spanyol 2023 bersama Blaugrana.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 12 Januari 2026, 15:30 WIB
Rumor pemecatan Xavi pun marak bermunculan beberapa hari terakhir. (JAVIER SORIANO / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United kembali memasuki fase krusial dalam pencarian pelatih anyar setelah memutuskan berpisah dengan Ruben Amorim. Klub raksasa Inggris itu kini bergerak cepat mencari figur yang tepat, bukan hanya untuk menyelamatkan sisa musim ini, tetapi juga untuk memimpin proyek jangka panjang mulai musim 2026/2027.

Sementara Darren Fletcher ditunjuk sebagai manajer interim, United masih menimbang siapa sosok pelatih sementara yang akan menuntaskan kompetisi hingga akhir musim. Beberapa nama seperti Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick mencuat sebagai kandidat terdepan, dengan Fletcher sendiri juga masuk dalam pertimbangan manajemen.

Advertisement

Namun fokus utama petinggi klub tidak berhenti di situ. CEO Manchester United, Omar Berrada, bersama direktur olahraga Jason Wilcox, sudah mulai menyusun rencana besar berikutnya: menunjuk manajer permanen yang diyakini mampu mengembalikan identitas dan prestasi klub.

Salah satu nama yang kini ramai diperbincangkan adalah Xavi Hernandez. Mantan pelatih Barcelona itu sedang menganggur sejak meninggalkan Camp Nou pada 2024, setelah sukses mempersembahkan gelar La Liga 2022/2023 dan Piala Super Spanyol 2023 bersama Blaugrana.

 


Proyek Jadi Kunci Bagi Xavi

Pemain MU, Bruno Fernandes (kanan), berupaya lepas dari penjagaan pemain Brighton & Hove Albion pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) malam WIB. (PETER POWELL / AFP)

Mantan rekan setim Xavi di Barcelona dan Timnas Spanyol, Gaizka Mendieta, menegaskan bahwa daya tarik Manchester United saja tidak cukup untuk membujuk sang pelatih. Menurut Mendieta, Xavi hanya akan tertarik jika United mampu menawarkan proyek yang benar-benar sejalan dengan filosofi sepak bolanya.

“Xavi pasti paham apa yang dibutuhkan klub sebesar Manchester United, mulai dari sejarah hingga tuntutan suporter untuk meraih trofi,” ujar Mendieta kepada Boyle Sports.

“Namun yang menjadi prioritas utamanya adalah proyek. Ini memang klub besar, tetapi dia harus melihat sesuatu yang membuatnya benar-benar ingin datang. Dia tidak akan bergabung hanya karena nama Manchester United.”

Mendieta menambahkan, proyek tersebut harus memberikan jaminan bahwa Xavi bisa menerapkan gaya bermain yang diyakininya, termasuk dukungan penuh dari manajemen dalam hal skuad dan struktur klub.

“Dia tidak akan datang hanya demi menjadi manajer Manchester United. Dia harus diberikan alat yang tepat untuk memainkan sepak bola versinya sendiri,” tutur Mendieta.

 


Xavi Ingin Waktu dan Kejelasan

Komentar Mendieta sejalan dengan pernyataan Xavi sendiri yang pernah ia sampaikan tahun lalu saat ditanya soal kemungkinan melatih klub Inggris. Pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan.

“Tentu saja, saya tertarik. Di mana, saya tidak tahu,” ujar Xavi kala itu.

“Tidak ada urgensi bagi saya, tetapi saya ingin proyek yang bagus. Seperti, ‘Anda punya empat tahun untuk bekerja dan membangun proyek.’”

Xavi juga mengakui ketertarikannya terhadap atmosfer Premier League yang penuh gairah, sesuatu yang menurutnya berbeda dengan tekanan berlebihan terhadap hasil instan di Spanyol.

“Saya ingin bekerja di Premier League karena saya menyukai passion di sana. Atau melatih tim nasional, itu juga menarik. Sejak bermimpi menjadi pelatih, saya selalu membayangkan berada di Piala Dunia atau Piala Eropa,” tuturnya.

Kini, bola berada di tangan Manchester United. Jika ingin menjadikan Xavi sebagai manajer permanen berikutnya, Setan Merah harus mampu meyakinkan sang pelatih bahwa Old Trafford bukan sekadar destinasi besar, melainkan rumah bagi proyek jangka panjang yang jelas dan menjanjikan.

Sumber: Manchester Evening News


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait