Bola.com, Jakarta - Juventus tampil luar biasa saat melumat Cremonese dengan skor telak 5-0 dalam lanjutan Serie A yang digelar Selasa malam di Juventus Stadium, Selasa (13/1/2025) dini hari WIB. Kemenangan besar ini menjadi performa paling produktif Bianconeri sepanjang musim berjalan.
Hasil tersebut membawa Juventus melesat ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A. Tim asal Turin itu kini mengoleksi poin yang sama dengan Napoli dan AS Roma, namun unggul selisih gol dari kedua rivalnya.
Juventus juga mempertegas momentum kebangkitan mereka dengan mencatatkan lima kemenangan dari enam laga liga terakhir. Konsistensi itu membuat tekanan di papan atas semakin ketat, dengan Inter Milan masih memimpin klasemen, unggul tiga poin atas AC Milan.
Sementara itu, Cremonese harus menelan kenyataan pahit. Kekalahan telak ini memperpanjang puasa kemenangan mereka menjadi enam pertandingan dan membuat posisi mereka tertahan di peringkat ke-13.
Gol Cepat dan Keberuntungan Awali Dominasi Juventus
Juventus membuka keunggulan pada menit ke-12 lewat gol Gleison Bremer. Tembakan jarak jauhnya berubah arah setelah mengenai pemain lawan, membuat kiper Emil Audero mati langkah.
Hanya berselang dua menit, keunggulan Juventus bertambah. Jonathan David menuntaskan serangan balik cepat yang dibangun Khéphren Thuram, memperlihatkan efektivitas tinggi tuan rumah dalam memanfaatkan ruang.
Cremonese semakin tertekan dan kesulitan keluar dari dominasi Juventus. Situasi ini memicu emosi di bangku cadangan tim tamu.
Penalti, Kartu Merah, dan Babak Pertama yang Kelam bagi Cremonese
Petaka bagi Cremonese berlanjut ketika pelatih mereka, Davide Nicola, diusir wasit usai memprotes keputusan VAR yang tidak menghadiahkan penalti untuk timnya.
Tak lama berselang, justru Juventus yang mendapat penalti di sisi lapangan seberang. Eksekusi Kenan Yildiz sempat ditepis Audero dan membentur tiang, namun pemain asal Turki itu sigap menyambar bola muntah untuk menjadikan skor 3-0 sebelum jeda.
Keunggulan tersebut praktis mematahkan perlawanan Cremonese, yang semakin kehilangan fokus dan organisasi permainan.
McKennie Lengkapi Pesta Gol Bianconeri
Juventus tidak mengendurkan tekanan di babak kedua. Baru dua menit laga berjalan, Weston McKennie mencetak gol keempat setelah bola di garis gawang sempat mengenai Filippo Terracciano, yang kemudian tercatat sebagai gol bunuh diri.
McKennie memastikan namanya tercatat di papan skor dengan gol kelima Juventus. Sundulan jarak dekatnya menutup penampilan dominan tuan rumah sekaligus menegaskan keunggulan mutlak Bianconeri.
Dengan hasil ini, Juventus mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya di papan atas Serie A. Sebaliknya, Cremonese harus segera berbenah jika tak ingin terus terperosok di papan tengah klasemen.