Emil Audero Minta Cremonese Move On usai Dibantai Juventus: Masih Banyak Pertandingan yang Jauh Lebih Penting

Gawang Emil Audero dan Cremonese bobol hingga lima kali di markas Juventus, Selasa dini hari WIB.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 13 Januari 2026, 11:45 WIB
Emil Audero, kiper Cremonese di Liga Italia dan Timnas Indonesia. (Dok. X @USCremonese)

Bola.com, Jakarta - Cremonese dan Emil Audero kalah telak di markas Juventus pada pertandingan pekan ke-20 Serie A 2025/2026. I Grigiorossi dibantai lima gol tanpa balas di Allianz Stadium, Turin, Selasa (13-1-2026) dini hari WIB.

Gol-gol Juventus yang bersarang ke gawang Emil Audero diceploskan Gleison Bremer (menit 12), Jonathan David (15'), Kenan Yildiz (35'), gol bunuh diri Filippo Terracciano (48'), dan gol penutup dari Weston McKennie (64').

Advertisement

Kekalahan ini membuat Cremonese masih terpaku di posisi ke-13 dengan poin 22. Mereka juga sudah enam pertandingan beruntun kesulitan untuk menang.

Usai pertandingan, Emil Audero mengungkapkan situasi timnya bisa menelan kekalahan mencolok. Kekalahan 0-5 dari Juventus kali ini, merupakan kekalahan terbesar yang didapat Cremonese di Serie A musim ini.

Emil yang juga kiper Timnas Indonesia, menyebut pertandingan itu "aneh" bagi timnya. Sebab, ia merasa Cremonese sebenarnya tidak bermain buruk, termasuk dirinya yang sempat menggagalkan penalti bintang muda Juventus, Kenan Yildiz.

"Pertandingan ini cukup aneh. Di babak pertama, kami tertinggal 0-3 karena beberapa kejadian: saya teringat penalti yang berhasil saya selamatkan, tetapi kami kurang sigap saat bola rebound, dan gol kedua yang berasal dari peluang mencetak gol kami sendiri," kata Emil dikutip dari situs resmi klub.


Susah Mengejar

Striker Juventus, Weston McKennie, mengecoh kiper Cremonese, Emil Audero Mulyadi, pada lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Juventus Stadium, Selasa (13/1/2025) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Di sisi lain, Emil Audero melempar pujian kepada Juventus yang memang unggul secara kualitas. Mantan klubnya itu menunjukkan performa luar biasa di bawah kendali Luciano Spalletti dan bersaing di jalur juara.

"Dengan defisit seperti itu, pertandingan mau tidak mau menjadi lebih rumit. Lawan kami lebih unggul dan menunjukkannya, tetapi di babak pertama, semangat bermain kami juga terlihat jelas," kata Emil.

"Kami perlu meningkatkan performa dalam transisi negatif. Kami perlu lebih baik dalam menghentikan serangan balik dan pulih dengan cepat. Pada saat yang sama, kami perlu lebih klinis ketika mendapatkan peluang," lanjut kiper kelahiran Nusa Tenggara Barat tersebut.


Fokus Hadapi Verona

Emil Audero dan Tim Cremonese di Liga Italia. (Dok. X @USCremonese)

Juventus memang tampil lebih impresif dan efektif dalam menyelesaikan peluang. Bianconeri unggul penguasaan bola hingga 58 persen, dan menyelesaikan lima gol dari enam peluang bersih plus 18 kali percobaan tembakan ke arah gawang Cremonese.

"Ini pertandingan yang sulit untuk dievaluasi, terlepas dari area yang perlu kami tingkatkan. Mari kita lupakan ini secepatnya karena kami memiliki pertandingan penting di depan," tegas Emil.

Setelah kekalahan telak dini hari tadi, Emil Audero mengobarkan semangat kepada timnya untuk segera bangkit di pertandingan berikutnya.

Terdekat, Cremonese akan menjamu Hellas Verona di kandang sendiri, Selasa (20-1-2026) dalam lanjutan giornata ke-21.

 

Sumber: Cremonese

Berita Terkait