Liga Italia: Cremonese Sudah 13 Laga Tak Menang dan Mulai Dekati Zona Degradasi, Emil Audero Ogah Menyerah

Cremonese dalam tren yang negatif dalam dua bulan terakhir di tengah persaingan Serie A 2025/2026. Kekalahan kembali didapat Cremonese, kali ini dari AC Milan pada pekan ke-27, Minggu (1/3/2026) malam WIB.

Bola.com, Jakarta - Cremonese dalam tren yang negatif dalam dua bulan terakhir di tengah persaingan Serie A 2025/2026. Kekalahan kembali didapat Cremonese, kali ini dari AC Milan pada pekan ke-27, Minggu (1/3/2026) malam WIB.

Bermain di kandang sendiri di Stadion Giovanni Zini, Cremonese punya misi untuk menghentikan laju 12 laga terakhirnya yang tak pernah menang. Namun kali ini masih belum berbuah manis, tim berjulukan I Grigiorossi kehilangan fokus di menit-menit akhir melawan AC Milan.

Dua gol bersarang ke gawang Emil Audero di menit-menit menjelang laga bubar. AC Milan membuka keunggulan lewat gol Strahinja Pavlovic tepat di menit ke-90, menyelesaikan assist Koni De Winter.

Empat menit di masa injury time, gawang Emil Audero jebol lagi. Kali ini melalui Rafael Leao yang menuntaskan umpan Christopher Nkunku. Kekalahan yang semakin memperburuk posisi pasukan Davide Nicola di tabel klasemen.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ancaman Zona Degradasi

Kekalahan ini membuat Cremonese semakin terpuruk dan mendekati zona degradasi. I Grigiorossi berada di posisi ke-17 dengan nilai 24. Nilai itu sama dengan Lecce yang tepat berada di bawahnya atau batas teratas penghuni zona degradasi.

Cremonese juga sudah 13 pertandingan terakhirnya tak pernah menang. Sejak terakhir kali mengalahkan Lecce pada 7 Desember 2025, Cremonese kemudian cuma meraih empat kali imbang dan sembilan kali kalah.

Kiper Cremonese, Emil Audero menolak menyerah. Ia mengaku masih yakin timnya finis di posisi 17 besar klasemen akhir atau yang berarti tetap bertahan di Serie A musim depan. Bisa menahan Rossoneri selama 90 menit dianggapnya sebagai bekal penting menyelesaikan sisa musim.

"Jika kita mereproduksi semangat ini, kita bisa pergi ke mana saja, karena dari segi sikap dan kualitas, kita melihat beberapa permainan yang luar biasa," terang Emil Audero dalam percakapan di laman resmi Cremonese usai melawan AC Milan tadi malam.

 

Momentum Bangkit

Terlepas kebobolan gol yang dicetak Strahinja Pavlovi dan Rafael Leao tadi malam, Emil bermain baik hingga menit ke-90. Emil Audero membukukan empat kali saves penting, tiga diving save, tiga kali saves in the box, enam kali recoveries, dan tiga kali sapuan.

Emil memperoleh rating 7,8 dari Fotmob di pertandingan ini. Salah satu aksi menawannya adalah menggagalkan peluang mutlak Christian Pulisic.

Emil Audero meminta timnya segera melupakan kekalahan dari AC Milan dan masih yakin Cremonese bisa segera bangkit di sisa musim ini. Terdekat, Cremonese akan menyambangi markas Lecce di Stadion Via del Mare, Minggu (8/3/2026).

Kekalahan dari AC Milan bukanlah akhir dari segalanya bagi Cremonese. Sebab masih ada 11 laga tersisa yang harus betul-betul dimaksimalkan Cremonese.

"Jelas, kita perlu menyelesaikan sebaik mungkin, tetapi dasar dari setiap pertandingan adalah semangat yang kita tunjukkan saat menghadapinya, dan hari ini kita bermain dengan baik. Kita perlu pandai memanfaatkan momentum yang menguntungkan kita," tegas mantan kiper Juventus dan Inter Milan.

 

Kiprah Musim Ini

Emil Audero digaet Cremonese dari Como 1907 dengan status pinjaman musim ini. Ia langsung menjadi andalan Davide Nicola, dengan total memainkan 23 pertandingan bersama Cremonese di ajang Serie A. Gawangnya kemasukan 31 gol, dan melakukan tujuh kali clean sheet.

Emil Audero termasuk pemain dengan rapor hijau di Serie A musim ini, dengan rata-rata ratingnya mencapai angka 7,06 per laga.

Kiper kelahiran Nusa Tenggara Barat itu masih menduduki posisi teratas kiper dengan statistik penyelamatan per 90 menit di Serie A musim ini. Ia total melakukan 96 kali saves, dengan mendapatkan indeks 4,3 dan menjadi yang tertinggi di Serie A hingga pekan ke-26.

Sumber: Cremonese

Video Populer

Foto Populer