Daftar Pelatih Real Madrid dengan Masa Jabatan Terpendek di Era Florentino Perez, Xabi Alonso jadi Korban Terbaru

Selepas pemecatan Xabi Alonso, menarik untuk menengok kembali daftar pelatih dengan masa jabatan tersingkat di Real Madrid selama era Florentino Perez.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 13 Januari 2026, 16:00 WIB
Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, berdiri di pinggir lapangan selama pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan CA Osasuna di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 19 Agustus 2025. (Thomas COEX/AFP)

Bola.com, Jakarta - Jabatan pelatih di Real Madrid tak penah aman dari pemecatan, terutama pada era Florentino Perez sebagai presiden. Pelatih teranyar yang menjadi korban tangan besi Perez adalah Xabi Alonso.

Sejak pertama kali menjabat sebagai presiden pada 2000, Florentino Perez membangun Real Madrid sebagai magnet bagi pemain-pemain terbaik dunia. Era Los Galácticos pun lahir dan menjadi simbol kekuatan finansial serta ambisi besar klub ibu kota Spanyol tersebut.

Advertisement

Florentino Perez menjalani dua periode kepemimpinan, yakni 2000 sampai 2006 dan kembali berkuasa sejak 2009 hingga sekarang. Namun, di balik deretan bintang kelas dunia yang silih berganti datang ke Santiago Bernabeu, ada satu pola lain yang konsisten, yakni pergantian pelatih yang tak kalah cepat.

Selama dua periode kepemimpinannya, hampir 20 pelatih datang dan pergi. Situasi tersebut menjadikan jabatan pelatih Real Madrid sebagai salah satu pekerjaan paling berisiko di dunia sepak bola.

Xabi Alonso menjadi korban terbaru dari keputusan kejam Florentino Perez. Pelatih asal Spanyol itu harus angkat kaki bahkan sebelum menyelesaikan satu musim penuh kariernya bersama Los Blancos.

Alonso resmi dibebastugaskan pada Senin (12/01/2026) waktu setempat, atau beberapa jam setelah kekalahan 2-3 Real Madrid dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Tak butuh waktu lama, El Real pun langsung menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai caretaker.

Selepas pemecatan Xabi Alonso, menarik untuk menengok kembali daftar pelatih dengan masa jabatan tersingkat di Real Madrid selama era Florentino Perez. Berikut ulasannya.

 


Jose Antonio Camacho

Jose Antonio Camacho

Tak ada pelatih El Real yang tersingkir lebih cepat dibanding Jose Antonio Camacho. Legenda Real Madrid itu hanya bertahan enam pertandingan di Madrid pada 2004.

Setelah mengalami beberapa kekalahan di La Liga dan Liga Champions, Camacho memilih mundur dengan cepat. Mulai menjabat pada 1 Juli 2004 hingga 19 September 2004 dan melatih dalam enam laga, menjadikan jabatan Camacho adalah yang tersingkat di Real Madrid dan hingga kini belum terlampaui.

 


Julen Lopetegui

Manajer West Ham United asal Spanyol, Julen Lopetegui, bereaksi selama pertandingan sepak bola putaran ketiga Piala Liga Inggris (Carabao Cup) antara Liverpool dan West Ham United di Anfield di Liverpool, Inggris barat laut, Kamis dini hari WIB (26/9/2024). (Paul ELLIS/AFP)

Di posisi kedua ada Julen Lopetegui yang hanya memimpin 14 laga pada awal musim 2018/2019. Penunjukannya sejak awal sudah menuai kontroversi karena Real Madrid membajak Lopetegui dari Timnas Spanyol jelang Piala Dunia 2018.

Beban menggantikan Zinedine Zidane yang sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Champions beruntun, terlalu berat untuk disamai. Kekalahan telak 1-5 dari Barcelona pada El Clasico, 28 Oktober 2018 menjadi akhir kariernya di Madrid.


Mariano Garcia Remon

Mariano Garcia Remon (www.defensacentral.com)

Urutan ketiga ditempati Mariano Garcia Remon, yang bertahan selama 20 pertandingan setelah menggantikan Camacho. Meski performa tim tidak terlalu buruk, Garcia Remon gagal memenuhi ekspektasi tinggi Florentino Perez dan akhirnya disingkirkan di tengah musim 2004/2005.

Dari 20 pertandingan tersebut, Remon berhasil membawa Real Madrid meraih 12 kemenangan, empat hasil imbang, dan menelan empat kekalahan, atau rata-rata meraih dua poin per laga.

 


Juan Ramon Lopez Caro

Juan Ramon Lopez Caro

Pelatih tersingkat lainnya yang pernah mengasuh Real Madrid adalah Juan Ramon Lopez Caro. Dia hanya bertahan 33 laga pada musim 2005/2006 dan menjadi pelatih terakhir yang diangkat sekaligus dipecat Perez pada periode pertamanya sebagai presiden.

Caro tercatat hanya bisa membawa Madrid memetik 17 kemenangan, 10 hasil imbang, dan menelan enam kekalahan dari 33 pertandingan tersebut.

 


Rafael Benitez

Rafael Benitez ditunjuk sebagai pengganti Carlo Ancelotti di Real Madrid. Namun, mantan pelatih Liverpool tersebut tidak bertahan lama di Santiago Bernabeu. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Memasuki periode kedua Perez sebagai presiden Real Madrid, Rafael Benitez hanya mampu bertahan dalam 25 pertandingan pada musim 2015/2016. Dari 25 duel tersebut, Benitez membawa El Real memetik 17 kemenangan, lima hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan.

Meski berstatus pelatih sukses bersama Liverpool, pelatih asal Spanyol tersebut kesulitan mengelola ruang ganti penuh bintang di Madrid pasca kepergian Carlo Ancelotti. Masa jabatannya berakhir setelah tujuh bulan yang penuh tekanan, sebuah cerita yang terasa akrab bagi Madrid.

 


Juande Ramos

Juande Ramos ditunjuk sebagai pelatih Tottenham Hotspurs pada tahun 2007. Ia memutuskan untuk langsung menghapus saus tomat, garam, dan merica dari daftar menu makanannya. Hasilnya sangat mengesankan, Spurs meraih gelar Liga Inggris di musim perdananya. (AFP/Yuri Kadobnov)

Pada paruh musim 2008/2009, Real Madrid menunjuk Juande Ramos sebagai pelatih. Dia menggantikan peran Bernd Schuster yang sepakat menyudahi kerja sama.

Namun, Ramos hanya mempim Madrid dalam 27 pertandingan. Kekalahan memalukan 2-6 dari Barcelona asuhan Pep Guardiola di Santiago Bernabeu menjadi dosa yang tak termaafkan. Perez yang baru kembali menjabat langsung memecatnya.

 


Santiago Solari

4. Ekspresi pelatih Real Madrid, Santiago Solari saat melawan Real Sociedad pada laga lanjutan La Liga Spanyol yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Senin (7/1). Real Madrid kalah 0-2 kontra Real Sociedad. (AFP/Gabriel Bouys)

Nama berikutnya adalah Santiago Solari, yang promosi dari Real Madrid Castilla setelah pemecatan Lopetegui. Solari hanya bertahan 28 pertandingan sebelum Florentino Perez membujuk Zinedine Zidane untuk kembali.

Kekalahan telak 1-4 dari Ajax Amsterdam yang mengakhiri dominasi tiga musim Madrid di Liga Champions menjadi akhir perjalanan Solari.

 


Xabi Alonso

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso memberikan instruksi saat melawan Juventus di Liga Champions. (AP Photo/Manu Fernandez)

Alonso kini masuk daftar tersebut sebagai pelatih dengan masa jabatan terpendek kedelapan. Dia hanya memimpin 34 pertandingan sejak ditunjuk pada Juni 2025 hingga Januari 2026.

Harapan besar yang mengiringi kedatangannya setelah sukses di Bayer Leverkusen tak terwujud. Masalah taktik, retaknya hubungan dengan pemain bintang, serta kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol membuatnya menjadi sasaran terbaru amarah Perez.

Sumber: Sports Illustrated


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait