Contohkan Stephen Eustaquio, John Herdman Yakin Pemain Diaspora Tak Sulit Dibujuk untuk Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yakin bisa merekrut para pemain keturunan terbaik untuk membela Timnas Indonesia.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 13 Januari 2026, 18:15 WIB
John Herdman menggantikan posisi Patrick Kluivert yang hengkang bersama jajarannya pada Oktober 2025, selepas gagal membawa skuad Garuda lolos Piala Dunia 2026. Tampak dalam foto, pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia yang baru, John Herdman memberi isyarat saat berbicara dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yakin bisa merekrut para pemain keturunan terbaik untuk membela Timnas Indonesia demi bisa lolos ke Piala Dunia 2030.

"Ya, saya rasa tidak sulit untuk melihat di mana para pemain terbaik berada. Kami berusaha membawa pemain terbaik ke negara ini," ujar John Herdman.

Advertisement

"Meyakinkan mereka untuk bermain bagi Indonesia memang langkah besar, karena ada banyak peluang lain bagi pemain-pemain itu," jelas arsitek berusia 50 tahun itu.

Timnas Indonesia sudah punya belasan pemain keturunan yang dinaturalisasi. Namun, John Herdman tetap terbuka mencari pesepak bola diaspora, terutama yang bermain di level tertinggi Eropa.

 


Daya Tawar yang Tinggi

Untuk tahap awal, John Herdman akan menukangi Tomnas Indonesia hingga 2027, dengan potensi penambahan hingga 2029. Tampak dalam foto, pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia yang baru, John Herdman saat diperkenalkan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

John Herdman menilai Timnas Indonesia memiliki nilai tawar tinggi bagi pemain keturunan. Peluang besar untuk lolos ke Piala Dunia 2030 bisa menjadi faktor yang kuat bagi tim berjulukan Garuda itu.

"Namun, saya rasa ketika para pemain melihat dan merasakan semangat serta peluang ini, kesempatan untuk menjadi kelompok pertama yang membawa negara ini lolos ke Piala Dunia, itu menjadi daya tarik besar," ucap John Herdman.

Herdman sedikit menceritakan keberhasilannya membujuk Stephen Eustaquio untuk membela Timnas Kanada pada 2019 daripada memperkuat Timnas Portugal.


Cerita Stephen Eustaquio

Pemain Kanada Stephen Eustaquio (kanan) menangkap bola saat sesi latihan di Doha, Qatar, 28 November 2022. Kanada akan menghadapi Maroko dalam pertandingan Piala Dunia 2022 pada 1 Desember 2022. (Nathan Denette/The Canadian Press via AP)

Gelandang yang saat ini membela FC Porto itu memulai karier tim nasionalnya dengan Timnas Kanada U-17 pada 2012 sebelum berpindah ke Timnas Portugal U-21 pada 2017-2018.

"Itu juga yang meyakinkan Stephen Eustaquio di Kanada untuk tidak bermain bagi Portugal, tetapi memilih Kanada," imbuh John Herdman.

"Menjadi bagian dari kelompok pemain yang membuat sejarah dan merayakannya bersama 280 juta orang. Tidak banyak negara di dunia yang bisa menghadirkan pemain top seperti itu."

"Jadi saya akan bekerja sama dengan rekan-rekan di PSSI untuk dengan tekun mencari pemain terbaik dan meyakinkan mereka agar menjadi bagian dari perjalanan ini, yang akan menjadi salah satu kisah terbesar dalam sepak bola dunia," ungkapnya.