Pep Guardiola: Trofi Bukan Segalanya, Pertumbuhan Manchester City yang Utama

Pep Guardiola menegaskan perkembangan Manchester City lebih penting baginya daripada sekadar mengejar trofi.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 13 Januari 2026, 20:00 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merangkul Erling Haaland saat perayaan juara UEFA Super Cup 2023 di Stadion Georgios Karaiskakis, Kamis (17/8/2023). Laga Piala Super Eropa kali ini berakhir imbang 1-1 dalam 90 menit, Man City menang 5-4 di babak adu penalti. (AFP/Spyros Bakalis)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola menegaskan bahwa fokus utamanya bukan semata-mata memenangkan trofi, melainkan memastikan timnya terus berkembang. 

City menutup musim lalu tanpa satu pun trofi mayor untuk pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir. Meski demikian, The Citizens sempat mengangkat Community Shield di awal musim ini setelah mengalahkan Manchester United melalui adu penalti.

Advertisement

Kendati prestasi tersebut tetap diapresiasi, Guardiola menegaskan bahwa gelar bukan tolok ukur utama kepuasannya sebagai pelatih.

Dalam konferensi pers pra-pertandingan pada Senin, Guardiola ditanya apakah kegagalan meraih trofi besar musim lalu memberinya tekanan tambahan. Pelatih asal Spanyol itu dengan tegas menepis anggapan tersebut.

“Ini bukan soal menang atau tidak menang trofi. Ini tentang bagaimana tim berkembang, bagaimana tim menjadi lebih baik,” ujar Guardiola.


Performa Belum Maksimal

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merayakan kemenangan atas Nottingham Forest pada laga pekan ke-18 Premier League di Stadion The City Ground, Sabtu (27/12/2025). (Joe Giddens/PA via AP)

Ia bahkan mengakui bahwa Manchester City memang tidak layak meraih lebih banyak gelar musim lalu karena performa yang dinilai belum maksimal.

“Musim lalu kami tidak pantas memenangkan lebih dari satu trofi, karena kami tidak bermain dengan baik. Terkadang Anda bisa saja memenangkan trofi saat tidak bermain bagus, terutama di kompetisi gugur, karena faktor keberuntungan,” lanjutnya.

“Namun ini bukan tentang itu. Percayalah, ini bukan tentang itu. Kami berada di sini untuk membuat tim bermain lebih baik. Kepuasan terbesar adalah menampilkan performa bagus untuk diri kami sendiri dan untuk para penggemar.”


Proses Lebih Penting dari Hasil Instan

Skuad Manchester City merayakan gol Rayan Cherki dalam laga Carabao Cup versus Brentford, Kamis (18/12/2025). (AP Photo/Jon Super)

Guardiola juga menyoroti proses pembangunan ulang skuad Manchester City yang ia lakukan dalam setahun terakhir, menyusul kepergian sejumlah pemain kunci. Menurutnya, target utama adalah peningkatan performa dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

“Itulah targetnya, dan sejak dulu selalu seperti itu,” jelas Guardiola.

“Ketika Anda berada dalam proses tersebut dan berjuang untuk gelar, maka peluang untuk memenangkannya akan datang.”


Gelar Hanya Sementara

Namun, Guardiola menilai euforia gelar juara bersifat sementara dan cepat berlalu.

“Setelah Anda memenangkan gelar, pujian besar datang. Sehari setelahnya pujiannya berkurang, dua hari kemudian berkurang lagi, dan setelah itu dilupakan. Selalu ada hal lain yang baru,” katanya.

“Itulah mengapa yang terpenting adalah perjalanan, bagaimana Anda terus berkembang. Itulah yang harus dilakukan untuk bisa hidup dalam profesi ini.”

 

Berita Terkait