Chelsea Cari Winger Baru, Alejandro Garnacho Dikembalikan ke MU?

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar terkait posisi Garnacho di Stamford Bridge. Garnacho meninggalkan MU pada musim panas lalu, mengakhiri masa lima tahunnya di Old Trafford.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 14 Januari 2026, 13:45 WIB
Gelandang Chelsea, Alejandro Garnacho, terlihat selama pertandingan sepak bola Premier League Inggris antara Chelsea dan Arsenal di Stamford Bridge, London, pada 30 November 2025. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Alejandro Garnacho kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan Chelsea tengah mempertimbangkan mendatangkan winger baru, meski baru lima bulan merekrut pemain asal Argentina tersebut dari Manchester United (MU).

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar terkait posisi Garnacho di Stamford Bridge. Garnacho meninggalkan MU pada musim panas lalu, mengakhiri masa lima tahunnya di Old Trafford.

Advertisement

Chelsea harus bekerja keras untuk mengamankan jasanya, tapi kini persaingan di lini sayap berpotensi makin ketat setelah The Blues kembali aktif di bursa transfer.

Chelsea dilaporkan sempat mengajukan pertanyaan terkait Antoine Semenyo sebelum mantan penyerang Bournemouth itu akhirnya bergabung dengan Manchester City dalam kesepakatan senilai 64 juta pound.

Kombinasi kekuatan fisik dan teknik Semenyo dinilai cocok dengan profil winger yang tengah dicari Chelsea, yakni pemain yang berbahaya saat transisi maupun menghadapi pertahanan rapat.


Chelsea Sudah Menunjukkan Rencana Tambah Penyerang

Para pemain Chelsea merayakan gol ke gawang Charlton Athletic pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Menurut laporan The Athletic, Chelsea telah menunjukkan penambahan penyerang baru menjadi agenda utama tahun ini. Langkah itu bertujuan meringankan beban Cole Palmer, yang selama ini menjadi tumpuan kreativitas dan ketajaman tim.

Tak hanya winger, laporan itu juga menyebutkan Chelsea ingin mempercepat rencana perekrutan gelandang dan bek, jika peluang yang tepat muncul, alih-alih menunggu hingga bursa transfer musim panas.

Performa Garnacho sendiri belum sepenuhnya meyakinkan. Ia, bersama Jamie Gittens, disebut masih kesulitan menemukan kepercayaan diri dan konsistensi saat mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama.

Dengan potensi datangnya penyerang baru, Garnacho bisa kembali menghadapi situasi kompetitif yang mirip dengan pengalamannya di Manchester United (MU) setelah berselisih dengan Ruben Amorim.


Kepergian dari MU Tak Disesali Garnacho

Pemain Manchester United, Kobbie Mainoo, merayakan golnya bersama Alejandro Garnacho setelah mencetak gol kedua bagi timnya dalam pertandingan fase liga Liga Europa antara FCSB dan Manchester United di stadion National Arena, Jumat dini hari WIB (31-1-2025). (Foto AP/Andreea Alexandru)

Sebelum pindah ke London Barat, Garnacho sebenarnya dipandang MU sebagai salah satu calon bintang masa depan klub yang bermarkas di Old Trafford itu.

Namun, hubungan antara pemain dan klub akhirnya retak, yang mendorong Chelsea bergerak pada Agustus lalu dengan membayar 40 juta pound untuk memboyongnya.

Setelah meninggalkan Old Trafford, Alejandro Garnacho mengaku tidak menyesali keputusannya. Ketika ditanya apakah ia memiliki penyesalan, Garnacho menjawab singkat: “Tidak!”

“Terkadang dalam hidup Anda perlu mengubah sesuatu untuk melangkah maju atau berkembang sebagai pemain,” lanjut pemain asal Argentina itu.

Garnacho juga menegaskan keyakinannya terhadap pilihan tersebut: “Itu adalah momen yang tepat, dan klub yang tepat. Jadi itu adalah keputusan yang mudah.”

Pada musim terakhirnya bersama MU, Garnacho mencatatkan 23 kali starter di Premier League dari total 36 pertandingan. Namun, masalah sikap disebut menjadi faktor yang menghambat perkembangannya.

Bahkan sebelum kepindahannya ke Chelsea, ia sempat masuk dalam bomb squad MU dan dicoret dari rencana pramusim Ruben Amorim.

Kini, dengan Chelsea yang enggan memberi jalan dalam upaya memperkuat skuad, Garnacho kembali dihadapkan pada tantangan besar untuk membuktikan diri dan mempertahankan tempatnya di tim utama.

Sumber: Manchester Evening News


Persaingan di Premier League

Berita Terkait