Tengok Nominal Uang Fantastis yang Diraup PSG Setelah Juarai Liga Champions 2024/2025, Ini Daftar Lengkapnya

Paris Saint-Germain (PSG) menjadi klub dengan pendapatan terbesar dari UEFA setelah menjuarai Liga Champions 2024/2025.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 14 Januari 2026, 17:15 WIB
Kapten tim Paris Saint-Germain (PSG) asal Brasil, Marquinhos mengangkat trofi bersama rekan setimnya saat merayakan kemenangan pada laga final Liga Champions 2024/2025 melawan Inter Milan di Allianz Arena, Jerman, pada 31 Mei 2025 waktu setempat atau Minggu 1 Juni 2025 dini hari WIB. (FRANCK FIFE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Paris Saint-Germain (PSG) menjadi klub dengan pendapatan terbesar dari UEFA setelah menjuarai Liga Champions 2024/2025. Raksasa Prancis itu mengantongi hadiah total sebesar 144,4 juta euro (Rp2,83 triliun) dari kompetisi elite antarklub Eropa tersebut.

Angka tersebut dikonfirmasi dalam laporan keuangan UEFA yang dirilis pada Selasa (13/1/2026), seperti dikutip dari ESPN, untuk musim 2024/2025, menjelang kongres tahunan UEFA bulan depan di Brussels.

Advertisement

Besarnya pendapatan PSG tak lepas dari penerapan format baru Liga Champions yang mulai digunakan musim lalu. UEFA membagikan total dana hadiah sebesar 2,47 miliar euro kepada 36 klub peserta, meningkat signifikan dibanding musim sebelumnya yang masih menggunakan format 32 tim dengan fase grup.

Inter Milan yang tampil sebagai runner-up Liga Champions 2024/2025 berada di posisi kedua daftar penerima hadiah terbesar. Klub Italia tersebut meraup 136,6 juta euro dari UEFA, hanya terpaut tipis dari PSG.

 


Lonjakan Pendapatan

Pemain Inter Milan berusaha menghadang tendangan pemain Arsenal, Gabriel, pada laga Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (07/11/2024). (AP Photo/Luca Bruno)

Sebanyak tujuh klub tercatat menerima hadiah minimal 100 juta euro (Rp1,96 triliun), meningkat dibanding musim sebelumnya yang hanya mencatat lima klub. Lonjakan ini menjadi bukti format baru Liga Champions memberikan keuntungan finansial yang lebih besar bagi klub klub elite Eropa.

Aston Villa menjadi satu satunya tim perempat final yang menerima kurang dari 100 juta euro, yakni 83,7 juta euro (Rp1,64 triliun). Itu dipengaruhi oleh rendahnya peringkat UEFA mereka, mengingat klub asal Inggris tersebut baru kembali ke kompetisi Eropa setelah absen selama 41 tahun.

Real Madrid harus puas menerima kurang dari 102 juta euro (Rp2 triliun) setelah tersingkir di perempat final oleh Arsenal.

Pendapatan tersebut turun sekitar 37 juta euro dibanding musim sebelumnya saat Los Blancos menjuarai Liga Champions. Meski demikian, Real Madrid mendapat tambahan 4 juta euro dari kemenangan di Piala Super UEFA atas Atalanta.

 

 


Manchester City Terendah

Manchester City tampil superior di Etihad Stadium dengan kemenangan besar 4-1 atas Borussia Dortmund dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026. Tampak dalam foto, para pemain Manchester City, Ruben Dias, Savinho, Matheus Nunes, Phil Foden, Bernardo Silva, dan Josko Gvardiol bertepuk tangan kepada para penggemar usai pertandingan lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026 antara Manchester City dan Borussia Dortmund di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 5 November 2025 waktu setempat atau Kamis (6/11) dini hari WIB. (Oli SCARFF/AFP)

Manchester City menjadi klub Inggris dengan pendapatan terendah di Liga Champions musim lalu. The Citizens hanya mengantongi 76 juta euro setelah tersingkir di babak playoff gugur oleh Real Madrid.

Sementara itu, Slovan Bratislava menjadi klub dengan pendapatan terkecil, yakni kurang dari 22 juta euro, setelah kalah di seluruh delapan pertandingan fase liga.

Perbedaan tajam juga terlihat antara Liga Champions dan kompetisi Eropa lainnya. Juara Liga Europa, Tottenham Hotspur, hanya menerima 41 juta euro, sedangkan Chelsea sebagai juara UEFA Conference League mengantongi 21,8 juta euro.

Sumber: ESPN

Penulis: Roby Dian

 

 

 

Berita Terkait