Era Michael Carrick di Manchester United Dimulai: Derby Kontra City Jadi Ujian Perdana, Gelandang Incaran Masuk Daftar Belanja

Manchester United bersiap memasuki fase baru. Klub raksasa Inggris itu dijadwalkan mengumumkan penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih kepala interim pada Selasa waktu setempat, menandai kembalinya sosok lama yang sangat memahami denyut Old Trafford.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 14 Januari 2026, 18:15 WIB
Manchester United secara resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala tim utama hingga akhir musim 2025/2026.

Bola.com, Jakarta - Manchester United bersiap memasuki fase baru. Klub raksasa Inggris itu dijadwalkan mengumumkan penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih kepala interim pada Selasa waktu setempat, menandai kembalinya sosok lama yang sangat memahami denyut Old Trafford.

Carrick akan mengambil alih kendali tim utama hingga akhir musim 2025/2026, menggantikan Ruben Amorim yang dipecat menyusul serangkaian hasil mengecewakan. Penunjukan ini sekaligus mengakhiri masa kepelatihan sementara Darren Fletcher, yang menangani dua laga terakhir United.

Advertisement

Meski tak lagi menjadi pelatih utama, Fletcher tidak sepenuhnya tersingkir. Ia akan diberi kesempatan untuk bergabung dalam staf kepelatihan Carrick, sebuah langkah yang dinilai penting demi menjaga kesinambungan di ruang ganti.

Bagi Carrick, ini bukan wilayah asing. Ia pernah menjalani peran caretaker Manchester United pada akhir 2021 dan kini dipercaya kembali memimpin klub yang membesarkan namanya, kali ini dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar.

 


Susun Staf Pelatih, Woodgate Masuk Radar

3. Jonathon Woodgate (Real Madrid), bek tangguh Inggris yang didatngkan dari Leeds pada tahun 2004. Cedera serius membuat kemampuannya menurun drastis dan gagal bersaing di Los Blancos. (AFP/Marcelo Rubio)

Selain Fletcher, Carrick juga mengincar Jonathan Woodgate sebagai bagian dari tim pelatihnya. Keduanya memiliki hubungan kerja yang kuat sejak di Middlesbrough, ketika Carrick menunjuk Woodgate sebagai pelatih tim utama pada periode 2022 hingga 2025.

Selama menjadi pelatih kepala Middlesbrough, Carrick memimpin 136 pertandingan dengan catatan 63 kemenangan dan 49 kekalahan. Pengalaman itu membuatnya unggul dalam proses wawancara dibandingkan Ole Gunnar Solskjaer, yang juga sempat dikaitkan dengan posisi interim.

Carrick akan memimpin sesi latihan pertamanya pada Rabu, setelah para pemain mendapatkan jatah libur dua hari. Persiapan tersebut krusial, mengingat tantangan berat sudah menunggu di depan mata.

 


Bursa Transfer dan Target Rúben Neves

Aksi Ruben Neves di laga Al Hilal vs Al Nassr, Liga Arab Saudi 2025/2026. (Official X Al Hilal)

Salah satu fokus Carrick adalah memperkuat lini tengah Manchester United. Klub disebut tengah membidik gelandang Al Hilal, Rúben Neves, sebagai target utama pada bursa transfer.

Gelandang asal Portugal itu diperkirakan bisa ditebus dengan nilai sekitar 20 juta poundsterling. Manajemen United disebut telah menyiapkan dana, baik untuk Neves maupun pemain lain yang masuk dalam daftar belanja klub.

Kehadiran gelandang bertipe pengatur tempo dianggap vital, mengingat United kerap kehilangan kendali permainan di lini tengah sepanjang musim ini.

 


Rekam Jejak Manis Carrick Sebagai Caretaker

Manchester United secara resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala tim utama hingga akhir musim 2025/2026.

Carrick bukan sosok baru dalam situasi krisis. Ia pernah menjalani peran caretaker pada November hingga Desember 2021, usai pemecatan Ole Gunnar Solskjaer.

Dalam periode singkat tersebut, Carrick mencatatkan rekor tak terkalahkan. United menang 2-0 atas Villarreal di Liga Champions, menahan imbang Chelsea 1-1 di Premier League, dan mengalahkan Arsenal 3-2 di Old Trafford.

Namun, Carrick memilih hengkang ketika Ralf Rangnick ditunjuk sebagai manajer interim hingga akhir musim. Kini, ia kembali dengan status dan tanggung jawab yang lebih jelas.

 


Derby Manchester Jadi Awal Ujian Berat

Tugas pertama Carrick tidak mudah. Manchester United baru saja tersingkir dari Piala FA usai kalah 1-2 dari Brighton di Old Trafford. Kekalahan itu membuat Setan Merah gugur lebih awal di Piala FA dan Piala Liga pada musim yang sama untuk pertama kalinya sejak 1981/1982.

Akibatnya, United hanya akan memainkan 40 pertandingan musim ini, jumlah paling sedikit dalam satu musim penuh sejak 1914/1915. Situasi tersebut membuat Carrick harus segera mengangkat moral tim dan suasana klub.

Ujian langsung datang pada laga perdana Carrick, yakni derby Manchester melawan Manchester City pada Sabtu siang. Setelah itu, United dijadwalkan bertandang ke markas Arsenal.

Dengan 17 pertandingan liga tersisa, Carrick menargetkan membawa United finis di zona Liga Champions. Saat ini mereka berada di peringkat ketujuh, hanya terpaut tiga poin dari Liverpool yang menempati posisi keempat.

Berita Terkait