Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Sebut Juventus Masih Favorit Peraih Scudetto

Penjaga gawang Timnas Indonesia yang merumput bersama Cremonese, Emil Audero ikut membicarakan persaingan juara Serie A musim 2025/2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 15 Januari 2026, 06:00 WIB
Cremonese dan Emil Audero kalah telak di markas Juventus pada pertandingan pekan ke-20 Serie A 2025/2026. I Grigiorossi dibantai lima gol tanpa balas di Allianz Stadium, Turin, Selasa (13-1-2026) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Penjaga gawang Timnas Indonesia yang merumput bersama Cremonese, Emil Audero ikut membicarakan persaingan juara Serie A musim 2025/2026. Ia masih menempatkan Juventus, sebagai tim yang bisa muncul sebagai juara di akhir musim.

Emil Audero baru saja merasakan keganasan Juventus dalam pekan ke-20 Serie A 2025/2026. Timnya babak belur dibantai Juventus 0-5 di Allianz Stadium, Turin, Selasa (13/1/2026).

Advertisement

Gol-gol Juventus yang bersarang ke gawang Emil Audero diceploskan oleh Gleison Bremer (menit 12), Jonathan David (15'), Kenan Yildiz (35'), gol bunuh diri Filippo Terracciano (48'), dan gol penutup dari Weston McKennie (64').

Kekalahan ini membuat Cremonese masih terpaku di posisi ke-13 dengan nilai 22. Mereka juga sudah enam pertandingan beruntun kesulitan untuk menang.

 


Kenangan di Turin

Bek Roma asal Brasil #43, Wesley (kanan), melepaskan tembakan dan mencetak gol ketiga timnya dalam pertandingan Serie A Italia antara US Cremonese dan AS Roma di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 23 November 2025. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Emil Audero pernah menjadi bagian dari Juventus, terutam saat masih muda. Ia jebolan produk primavera Bianconeri, dan dengan sabar mendapatkan debutnya di Serie A bersama Juventus.

Meski gagal berkembang di Juventus, karena saat itu masih ada sosok Gianluigi Buffon yang legendaris, ia kemudian hijrah ke Inter Milan, Sampdoria, Como, hingga sekarang dipinjam Cremonese.

"Ya. Saya cukup beruntung bisa merasakan suasana ruang ganti yang keras dan penting, dan saya akan selalu menyimpan momen-momen itu; mereka mengajari saya banyak hal," ujar Emil Audero kepada Sportmediaset.

 


Performa Juventus

Hasil tersebut membawa Juventus melesat ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A. Tim asal Turin itu kini mengoleksi poin yang sama dengan Napoli dan AS Roma, namun unggul selisih gol dari kedua rivalnya. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Juventus sempat ngegas di awal musim, termasuk mengalahkan rival abadinya Inter Milan. Kemudian mereka tampil inkonsisten, hingga terjadi pergantian pelatih di tengah jalan, dari Igor Tudor ke Luciano Spalletti.

Kedatangan Spalletti membawa pengaruh positif, Juventus meraih 12 kemenangan, 3 kali imbang, dan hanya sekali kalah di Serie A. Si Nyonya Tua kini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan nilai 39, bersaing dengan Inter Milan, AC Milan, Napoli, dan AS Roma.

Juventus terpaut empat angka dari Inter Milan di pucuk klasemen, namun Inter masih punya satu laga lebih sedikit yang belum dimainkan. Lantas apa kata Emil Audero soal kans Juventus musim ini?

"Sulit untuk membandingkan musim, tetapi saya dapat mengatakan bahwa saya melihat tim Juventus dengan intensitas yang luar biasa. Saya penasaran untuk melihat sejauh mana mereka bisa melangkah; saya dengan mudah menempatkan mereka sebagai kandidat peraih Scudetto," tegas kiper berusia 28 tahun.

 


Gaspol di Putaran Kedua

Sementara Cremonese masih bertengger di posisi ke-13 dengan perolehan 22 poin. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Masih ada 18 pertandingan tersisa yang sangat menentukan bagi perjalanan Cremonese. Paling dekat adalah laga kandang menjamu tim juru kunci Hellas Verona, di Stadion Giovanni Zini, awal pekan depan.

Kemenangan tentu menjadi harga mati bagi tim berjulukan I Grigiorossi atas Verona, untuk memperbaiki posisi demi menjauhi ancaman zona degradasi. Melihat progres timnya dan posisi di klasemen, Emil Audero mengaku Cremonese perlu menjaga performa yang lebih konsisten.

"Seperti yang selalu kami katakan, kami hanya melihat klasemen sampai titik tertentu. Kami tidak bisa menganggap enteng apa pun. Ini adalah kejuaraan yang seimbang, dan setiap pertandingan dapat menghasilkan poin," tutur Emil Audero dikutip dari situs resmi Cremonese usai laga kontra Juventus.

"Kami perlu mendapatkan kembali ketenangan kami untuk dapat mengulangi apa yang telah kami raih di paruh pertama musim," ujarnya.

 


Lupakan Kekalahan di Turin

Emil Audero dan Cremonese jelang laga Serie A melawan Torino di Stadion Torino, Sabtu (13-12-2025). (Dok X. @USCremonese)

Setelah kekalahan telak dari Juventus, Emil Audero mengobarkan semangat kepada timnya untuk segera bangkit di pertandingan berikutnya. Terdekat, Cremonese akan menjamu Hellas Verona di kandang sendiri, Selasa (20/1/2026) dalam lanjutan giornata ke-21.

Di atas kertas, Cremonese lebih diunggulkan untuk mengatasi Verona yang sedang limbung. Verona ada di posisi paling buncit klasemen dengan nilai 13, dan terancam turun ke Serie B jika tak ada peningkatan.

Bagi Emil Audero, hanya ada kalimat untuk tidak perlu membahas lagi hasil di markas Juventus, sebab sudah terjadi. Paling tepat baginya adalah bagaimana untuk mengamankan tiga poin atas Verona minggu depan.

"Kami adalah tim yang tahu bagaimana membiarkan pertandingan seperti ini lepas begitu saja. Kami tidak senang dengan hasilnya, tetapi sudah tepat untuk langsung fokus pada pertandingan berikutnya, karena kami tahu kami harus berjuang. Kami menyadari hal itu dan kami akan mempersiapkannya sebaik mungkin," tandas mantan kiper Juventus tersebut.

Sumber: Sport Mediaset, Tutto Mercato Web

Berita Terkait