Bola.com, Malang - Ada cerita menarik dari pemain asing baru Arema FC, Gabriel Silva. Winger 28 tahun asal Brasil tersebut ternyata sohib dari bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Keduanya sama-sama menimba ilmu di Flamengo U-20.
Namun, keduanya berpisah dan menempuh jalan hidup masing-masing pada 2017. Gabriel dipinjamkan ke klub Veranopolis, sedangkan Vinicius promosi ke tim senior Flamengo.
Kedua pemain ini sebenarnya punya posisi bermain yang sama, yakni winger. Namun, Vinicius punya bakat dan karier yang lebih bagus. Hanya satu musim di Flamengo senior, dia sudah direkrut Real Madrid.
Sedangkan Gabi, sapaan akrab Gabriel Silva, menjalani peminjaman ke beberapa klub di Brasil. Bahkan dia sempat menganggur pada musim 2021. Setelah itu dia memutuskan merantau ke Kamboja pada 2022.
“Saya bersama Vinicius sampai 2017. Dia teman saya. Sampai sekarang masih berkomunikasi,” kata pemain yang akrab disapa Gabi tersebut.
Jalan Karier Berbeda, Tidak Berkecil Hati
Meski jarang bertemu, Gabi ikut senang dengan kesuksesan Vinicius. Dia jadi alumni Flamengo U-20 yang sukses di Eropa setelah bergabung bersama Real Madrid.
Sementara Gabi tidak kecil hati. Dia merasa punya tantangan tersendiri meski hanya berkarier di Asia Tenggara.
“Sekarang saya bermain di Indonesia. Saya merasa punya tantangan baru di sini,” jawab Gabi.
Sebagai informasi, Gabi membangun kariernya di Asia Tenggara dari klub Kamboja, Angkor Tiger. Musim kedua di sana dia pindah ke klub langganan juara, Svay Rieng. Dua trofi juara diraih Gabi di klub itu.
Sedangkan pada 2025, dia mencari tantangan baru di Liga Super Malaysia bersama Terengganu FC. Dan sekarang, Gabi penasaran dengan ketatnya kompetisi Indonesia.
Latihan Perdana di Arema FC
Sejak Rabu (14/1/2026), Gabi sudah bergabung dalam sesi latihan Arema FC. Di lapangan DFP, Kabupaten Malang, dia terlihat diterima dengan hangat oleh skuad Singo Edan.
Kebetulan semua pemain asing Arema punya bahasa yang sama. Portugis, karena mayoritas berasal dari Brasil.
“Saya senang di tim ini. Tadi sudah berkomunikasi dengan teman-teman,” jelasnya.
Hanya saja, Gabi terlihat masih agak canggung. Meski mayoritas pemain asing Arema satu negara dengannya, tapi dia belum pernah saling kenal. Saat berangkat dan pulang ke tempat latihan dia juga sendirian.
Namun, di sela-sela latihan dia mencoba berkomunikasi dengan pemain lain, baik lokal maupun asing, karena dia bisa menggunakan Bahasa Inggris.
Kemampuannya berbahasa Inggris membuat Gabi bisa berkomunikasi dengan pemain lokal Arema FC, berbeda dengan pemain seperti Dalberto, Valdeci Moreira dan beberapa pemain lain yang tidak bisa berbahasa Inggris.