5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Selamatkan Real Madrid di Musim Ini

Berikut ini lima pemain yang seharusnya menjadi target Alvaro Arbeloa untuk didatangkan Real Madrid pada Januari 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 15 Januari 2026, 10:00 WIB
Pemain Como, Nico Paz, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A melawan Cremonese di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Sabtu, 27 September 2025. (Antonio Saia/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid telah mengumumkan penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pengganti pelatih yang hengkang, Xabi Alonso.

Namun, masalah yang dihadapi Los Blancos tidak semata-mata soal siapa yang duduk di kursi pelatih. 

Advertisement

Terlihat jelas masih ada sejumlah celah serius dalam skuad tim utama. Arbeloa menghadapi tugas sangat berat untuk membalikkan keadaan musim ini, apabila Madrid tidak bergerak mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari 2026.

Berikut ini lima pemain yang seharusnya menjadi target Alvaro Arbeloa untuk didatangkan Real Madrid pada Januari 2026.   


1. Nico Paz

Gelandang Como asal Argentina Nico Paz berebut bola dengan penyerang Juventus asal Turki Kenan Yildiz selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Como dan Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada 19 Oktober 2025. (Piero CRUCIATTI / AFP)

Real Madrid diketahui memiliki klausul buy-back dengan harga terjangkau untuk pemain Argentina yang tampil impresif bersama FC Como. Sejauh musim ini di Liga Italia, ia mencatatkan enam gol dan enam assist, sebuah statistik yang sangat mengesankan.

Sebelumnya, Xabi Alonso sudah cukup pusing dalam membagi menit bermain antara Jude Bellingham, Arda Guler, dan rekrutan musim panas berbakat Franco Mastantuono. Menambah satu nama lagi tentu akan semakin meramaikan persaingan.

Paz mungkin bukan kebutuhan paling mendesak Real Madrid saat ini, tetapi tambahan kualitas jelas tak pernah menjadi hal buruk.

Sebagian besar laporan media menyebut Madrid baru akan bergerak pada musim panas 2026, namun dalam sepak bola, kebutuhan mendesak kadang memaksa keputusan diambil lebih cepat.   


2. Adam Wharton

Gelandang Nottingham Forest asal Skotlandia #08, Elliot Anderson, melanggar gelandang Crystal Palace asal Inggris #20, Adam Wharton, dalam pertandingan Premier League Inggris antara Crystal Palace dan Nottingham Forest di Selhurst Park, London selatan, pada 24 Agustus 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Meski Paz bukan benar-benar tipe gelandang yang saat ini paling dibutuhkan Real Madrid, Wharton justru sangat sesuai dengan profil tersebut.

Inggris selama ini dikenal kesulitan melahirkan gelandang pengatur tempo ala Toni Kroos atau Luka Modric, tipe pemain yang justru melimpah dari Spanyol, namun Wharton menjadi pengecualian langka.

Masalah Real Madrid dalam 18 bulan terakhir banyak ditentukan oleh kegagalan mencari pengganti sepadan bagi dua maestro lini tengah yang mendefinisikan era tersebut.

Madrid sejatinya melewatkan peluang besar dengan tidak merekrut Martin Zubimendi pada musim panas lalu. Ia akan sangat cocok dengan proyek Xabi Alonso.

Kini, Los Blancos harus melirik opsi lain. Wharton memenuhi kriteria itu, tetapi gelandang muda asal Inggris yang bermain di Premier League tentu tidak akan bisa didatangkan dengan harga murah.

Florentino Perez jarang menyetujui transfer besar pada bursa Januari 2026, sehingga sulit membayangkan kepindahan ini benar-benar terwujud. Namun, jika terealisasi, ini adalah transfer ambisius yang bisa menyelamatkan musim Madrid, sekaligus menjadi investasi jangka panjang yang sangat masuk akal.   


3. Ruben Neves

Baru didatangkan Al Hilal dari Wolverhampton Wanderers pada awal musim 2023/2024 dengan nilai transfer 55 juta euro, Ruben Neves langsung menjadi andalan di posisi gelandang Bertahan. Pemain asal Portugal ini hanya absen satu kali dari 22 laga Al Hilal di Saudi Pro League 2023/2024 dengan torehan 1 gol dan 6 assist. (AFP/Fayez Nureldine)

Dalam beberapa waktu terakhir, kita sudah melihat nama-nama seperti Jordan Henderson, Gabri Veiga, hingga Aymeric Laporte memilih kembali ke Eropa setelah sempat tergiur gaji besar Saudi Pro League.

Kini, Joao Cancelo disebut-sebut bakal menyusul, dengan kepindahan ke Barcelona yang kabarnya tinggal menunggu waktu.

Lantas, apakah Neves akan ikut jejak tersebut? Gelandang Timnas Portugal berusia 28 tahun itu terus menghiasi kolom gosip sepanjang bursa transfer Januari 2026. Manchester United dikabarkan tertarik memperkuat lini tengah mereka yang sedang rapuh.

Bagi Real Madrid, Neves juga masuk akal. Ia memang bukan rekrutan glamor, apalagi sosok yang bisa langsung menggantikan Toni Kroos atau Luka Modric.

Namun, Neves adalah pemain yang cukup solid dan berpengalaman untuk memberi kontribusi nyata, terutama dalam hal keseimbangan dan fungsi permainan, dua aspek yang kerap terasa hilang dari Madrid sepanjang musim ini.   


4. Kees Smit

Gelandang muda AZ Alkmaar, Kees Smit (kiri), menjadi target transfer dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. (Attila KISBENEDEK / AFP)

Newcastle United, Chelsea, dan Real Madrid dikabarkan terlibat dalam persaingan tiga arah untuk mendapatkan tanda tangan gelandang muda Belanda yang sangat menjanjikan tersebut.

“Saya pernah melatih Pedri di Barcelona dan saya melihat hal-hal itu ada pada diri Kees Smit,” ujar pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, kepada wartawan pada November 2025.

“Gerakan memutar badan, penggunaan kedua kaki, visi bermain, semua itu yang dulu saya lihat pada Pedri.”

Tampaknya hanya tinggal menunggu waktu sebelum gelandang berusia 19 tahun itu melangkah ke level yang lebih tinggi dibanding klub masa kecilnya, AZ Alkmaar. Namun, untuk saat ini, ia belum menunjukkan tanda-tanda ingin buru-buru hengkang.

Smit terlihat fokus menuntaskan musim bersama AZ dan sudah mengecilkan kemungkinan pindah pada bursa transfer musim dingin. Ini disayangkan bagi Real Madrid, mengingat versi ‘Pedri’ mereka sendiri justru menjadi tipe pemain yang sangat dibutuhkan Los Blancos saat ini.   


5. Atakan Karazor

Pemain Bayer Leverkusen, Jeremie Frimpong, berusaha melepaskan diri dari adangan pemain Stuttgart, Josha Vagnoman dan Atakan Karazor pada laga perempat final DFB Pokal di Stadion di BayArena, Rabu (7/2/2024). Kemenangan ini membawa Bayer Leverkusen ke semifinal DFB Pokal. (AP Photo/Martin Meissner)

Ini jelas bukan tipe rekrutan Galactico yang biasanya identik dengan Real Madrid. Namun, transfer ini tetap bisa memenuhi beberapa kebutuhan penting.

Menurut data FBref, ia merupakan profil pemain yang paling mendekati Martin Zubimendi di antara gelandang yang bermain di lima liga top Eropa.

Di usia 29 tahun, ia memang bukan investasi jangka panjang. Namun, kapten Stuttgart tersebut tengah berada di jalur positif setelah mendapat caps internasional pertamanya bersama Timnas Turki pada awal tahun ini.

Sebagai solusi sementara yang relatif murah untuk memberi Madrid sedikit kendali dan keseimbangan di lini tengah, opsi ini jelas masuk akal. Kenapa tidak?   

Sumber: Planet Football

Berita Terkait