Statistik Ngenes Mohamed Salah saat Mesir Tersingkir dari Piala Afrika 2026: Angkanya Seperti Typo

Statistik buruk Mohamed Salah setelah Timnas Mesir tersingkir dari Piala Afrika 2025 menyita perhatian.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 15 Januari 2026, 10:20 WIB
Mohamed Salah menyalami wasit usai laga Senegal vs Mesir di semifinal Piala Afrika 2025, Kamis (15/1/2026). (AP Photo/Themba Hadebe)

Bola.com, Jakarta - Statistik Mohamed Salah setelah Timnas Mesir tersingkir dari Piala Afrika 2025 menyita perhatian. Angka-angka yang muncul bahkan terlihat seperti typo atau salah ketik, mencerminkan betapa sulitnya laga semifinal melawan Senegal bagi bintang Liverpool tersebut.

Mesir harus angkat koper setelah kalah 0-1 dari Senegal pada semifinal yang digelar Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Senegal dicetak Sadio Mane pada menit ke-78 lewat sepakan jarak jauh.

Advertisement

Mantan penyerang Liverpool itu kembali menjadi mimpi buruk bagi Salah. Hasil ini menandai kali ketiga ia mengalahkan eks rekan setimnya tersebut dalam laga internasional berisiko tinggi.

Padahal, Salah datang ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Ia sudah mencetak empat gol dalam perjalanan Mesir ke empat besar, catatan terbaiknya sepanjang partisipasi di Piala Afrika. Namun, performa gemilang itu tak berlanjut saat menghadapi Senegal.

 


Statistik Mencengangkan

Sadio Mane (kanan) berduel dengan Mohamed Salah saat Senegal menghadapi Mesir pada semifinal Piala Afrika 2025, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. (SEBASTIEN BOZON / AFP)

Data dari OptaJoe mengungkapkan statistik yang mencengangkan bagi Mohamed Salah:

  • Nol sentuhan di kotak penalti lawan, pertama kalinya terjadi dalam laga AFCON di mana Salah bermain lebih dari 45 menit.
  • Tidak ada tembakan tepat sasaran.
  • Hanya sembilan umpan sukses sepanjang pertandingan.
  • Menang empat duel dari 15 percobaan.
  • Kehilangan bola hingga 14 kali.

Angka-angka tersebut menggambarkan betapa ketatnya pengawalan lini belakang Senegal terhadap pemain berusia 31 tahun itu.


Gelar Piala Afrika Masih Jadi Mimpi

Laga dimenangkan oleh Mesir dengan skor 3-2. Skuad berjuluk The Pharaohs itu nantinya akan melawan Senegal pada 15 Januari mendatang. (AP Photo/Mosa'ab Elshamy)

Hingga kini, Salah belum meraih gelar kontinental bersama Mesir, meski karier klubnya dipenuhi trofi bersama Liverpool. Terakhir kali Mesir menjuarai Piala Afrika adalah pada 2010, saat menorehkan hattrick gelar.

Piala Afrika edisi 2027 berpotensi menjadi kesempatan terakhir Salah untuk mengangkat trofi tersebut, mengingat faktor usia yang kian menua.

Meski tersingkir di semifinal, para pemain Mesir belum akan kembali ke klub masing-masing karena masih harus menjalani laga perebutan tempat ketiga pada Sabtu. Artinya, Salah dipastikan masih absen untuk Liverpool yang akan menghadapi Burnley di Liga Inggris akhir pekan ini.

Sejauh ini, Salah telah melewatkan enam pertandingan Liverpool di semua kompetisi. Namun, ia berpeluang kembali memperkuat The Reds pada laga Liga Champions melawan Marseille, 21 Januari 2026.

Meski tampil anonim kontra Senegal, Salah tentu berharap bisa membawa ketajamannya di AFCON ke level klub. Musim ini, ia baru mengoleksi lima gol di semua ajang bersama Liverpool—angka yang jauh dari standar biasanya.   

Sumber: Opta, Sportbible

Berita Terkait