Rosenior Pasang Badan untuk Blunder Parah Sanchez saat Chelsea Vs Arsenal: Salahkan Saya, Jangan Pemain

Chelsea harus menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Arsenal pada semifinal leg pertama Carabao Cup 2025/2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 15 Januari 2026, 14:45 WIB
Pemain Chelsea, Alejandro Garnacho, berlari merayakan gol keduanya ke gawang Arsenal pada semifinal leg pertama Carabao Cup di Stamford Bridge, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Bola.com, Jakarta - Chelsea harus menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Arsenal pada semifinal leg pertama Carabao Cup 2025/2026. Bermain di Stamford Bridge, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, The Blues tumbang dengan skor 2-3 dalam laga penuh dinamika dan tekanan tinggi.

Hasil ini membuat langkah Chelsea menuju final menjadi jauh lebih terjal. Mereka kini harus membalikkan keadaan pada leg kedua di Emirates Stadium, 3 Februari mendatang, sebuah tugas yang jelas tidak ringan.

Advertisement

Sorotan tajam pun mengarah ke performa kiper Robert Sanchez. Dua kesalahan fatalnya berkontribusi langsung terhadap gol Arsenal, memicu kekecewaan sebagian suporter tuan rumah yang menyaksikan laga dari tribun.

Namun, di tengah kritik yang mengemuka, pelatih Chelsea Liam Rosenior justru memilih berdiri paling depan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab sepenuhnya ada di pundaknya, bukan pada sang penjaga gawang.

 


Blunder Sanchez dan Laga yang Berjalan Terbuka

Selebrasi Viktor Gyokeres dalam laga Chelsea vs Arsenal di semifinal Carabao Cup 2025/2026, Kamis (15/1/2026). (AP Photo/Alastair Grant)

Chelsea langsung tertinggal ketika Ben White mencetak gol pada menit ketujuh, memanfaatkan situasi sepak pojok yang gagal diantisipasi Sanchez. Arsenal kemudian menggandakan keunggulan pada awal babak kedua lewat Viktor Gyokeres, lagi-lagi setelah kesalahan sang kiper.

Chelsea sempat bangkit. Alejandro Garnacho memperkecil ketertinggalan pada menit ke-57 sebelum Martin Zubimendi mengakhiri rangkaian serangan rapi Arsenal dengan gol ketiga di menit ke-71.

Garnacho kembali mencatatkan namanya di papan skor tujuh menit jelang bubar, menjaga asa Chelsea tetap hidup. Namun, dua gol tersebut belum cukup untuk menutup dampak kesalahan di lini belakang.

 


Rosenior Ambil Alih Tanggung Jawab

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (Dok. Chelsea FC)

Rosenior menolak menjadikan Sanchez sebagai kambing hitam. Ia menegaskan kesalahan yang terjadi merupakan bagian dari instruksi dan pendekatan permainan yang ia minta dijalankan.

“Gol pertama itu mengecewakan. Itu adalah kesalahan tim. Bukan hanya Rob. Saya meminta Rob melakukan hal-hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Saya sudah bilang dengan sangat jelas sebelum pertandingan, ketika pemain saya membuat kesalahan, saya yang bertanggung jawab. Itu ada pada saya,” ujar Rosenior.

Ia juga mengingatkan publik bahwa Sanchez masih memberi kontribusi penting di momen krusial.

“Dia membuat penyelamatan kelas dunia di babak kedua. Itu bisa saja membuat kami tersingkir dari persaingan. Dia akan berkembang dalam hal pemahaman. Musim ini dia tampil sangat bagus. Ada banyak momen positif darinya. Saya akan tetap bersikap positif kepadanya, seperti kepada seluruh tim. Tugas saya adalah membantu mereka, bukan menyalahkan,” tuturnya.

 


Tekanan Tinggi Arsenal dan Kritik dari Tribun

Para pemain Arsenal merayakan gol yang dicetak Viktor Gyokeres ke gawang Chelsea pada semifinal leg pertama Carabao Cup di Stamford Bridge, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Selain kesalahan individu, Sanchez juga kesulitan saat Chelsea mencoba membangun serangan dari bawah. Tekanan tinggi Arsenal membuat distribusinya kerap buntu dan memancing reaksi negatif dari sebagian pendukung.

Meski demikian, Rosenior menilai performa tim secara keseluruhan masih menyimpan banyak sisi positif, terutama dari segi energi dan respons setelah tertinggal.

Rosenior juga mengungkapkan kondisi skuad Chelsea yang jauh dari ideal jelang laga besar ini. Beberapa pemain penting absen akibat sakit dengan kondisi yang cukup mengkhawatirkan.

“Jamie Gittens sakit semalam. Liam Delap seharusnya bermain hari ini, tetapi dia sakit empat jam sebelum pertandingan dan tidak bisa tampil. Mereka mengalami demam yang sangat tinggi,” kata Rosenior.

Absennya pemain-pemain kunci bertambah dengan situasi lain yang tidak menguntungkan.

“Moisés Caicedo menjalani skorsing, Malo Gusto juga absen. Ada banyak hal positif dari grup ini hari ini. Saya ingin menjaga pemain yang sakit tetap terpisah agar tidak menular. Energi tim hari ini benar-benar sangat positif,” ujarnya.

 


Kabar Baik Jelang Brentford

Di tengah kekalahan, Chelsea mendapat secercah kabar baik. Cole Palmer dan Reece James berpeluang kembali tampil saat menghadapi Brentford di Premier League akhir pekan ini.

“Cole belum siap untuk laga ini. Mudah-mudahan dia bisa berlatih pada Jumat dan siap bermain hari Sabtu. Dia mengalami sedikit ketegangan di paha. Jika Anda memaksakan pemain terlalu cepat di Januari dengan cedera ringan, itu bisa berubah menjadi enam minggu. Saya tidak bisa kehilangan Cole Palmer selama enam minggu karena dia terlalu penting,” tutur Rosenior.

Soal Reece James, ia menambahkan, “Reece mengalami benturan keras di pinggul. Terlalu sakit untuk bermain hari ini, tetapi mudah-mudahan dia kembali pada Sabtu.”

Chelsea kini harus segera bangkit, mengelola kondisi fisik skuad, dan menyiapkan rencana matang. Dengan defisit satu gol, peluang ke final memang berat, tetapi seperti yang ditunjukkan di Stamford Bridge, Rosenior dan anak asuhnya masih percaya, selama masih ada leg kedua, segalanya belum berakhir.


Persaingan di Liga Inggris

Berita Terkait