Bola.com, Jakarta - Saat ini Kevin Diks menjadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang berlaga di Bundesliga Jerman. Diks memperkuat Borussia Monchengladbach.
Melihat perkembangan sepak bola terkini, diyakini akan ada pemain lain yang mengikuti kiprah Kevin Diks. Mendapatkan kontrak dan bermain untuk klub Bundesliga.
Keyakinan serupa juga dimiliki oleh Patrick Ghigani yang kini menjadi salah satu perwakilan dari klub Jerman, Arminia Bielefeld. Ia yakin Indonesia memiliki talenta untuk bisa bersaing di Bundesliga.
“Saya yakin 100 persen. Di Jerman sebenarnya banyak pemain yang tidak berbakat. Tapi mereka punya etos kerja yang tinggi. Sedangkan di Indonesia pemainnya punya talenta murni. Mereka butuh kesempatan yang lebih besar. Jika mereka punya rekam jejak yang baik bukan tak mungkin bisa menuju Bundesliga. Saya yakin itu,” kata Ghigani dalam obrolan santai dengan Bola.com dan beberapa awak media lain di Air Padel, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).
Saling Belajar
Patrick Ghigani datang ke Indonesia dengan misi yang unik. Pertama ia ingin turut memperkenalkan Arminie Bielefeld secara lebih luas. Kemudian, ia juga ingin belajar dari Indonesia.
“Kami juga ingin belajar. Kami tidak bisa merasa sebagai yang paling tahu. Setiap negara punya cara berpikirnya sendiri. Pada intinya kami ingin mempelajari cara berpikir orang Indonesia tentang sepak bola,” ujarnya.
“Terlebih saya sudah kenal dengan Indonesia. Negara ini adalah rumah kedua saya,” lanjut Patrick Ghigani.
Pernah Berkarier di Indonesia
Patrick Ghighani sebenarnya bukan sosok asing bagi sepak bola Indonesia. Saat masih aktif bermain, ia pernah memperkuat dua tim di negeri ini yakni Cenderawasih Papua dan Persiraja Banda Aceh.
Selain itu, Patrick Ghigani juga pernah menjadi pelatih di Persijap Jepara pada musim 2018. Ghigani pun menyatakan keinginannya untuk kembali ke Indonesia sebagai pelatih.
"Saat ini saya sedang dalam proses mendapatkan sertifitas UEFA Pro, setelah itu jika ada tawaran, saya pasti akan datang ke Indonesia," tegas Ghighani.