Bola.com, Jakarta - Masih ingat Cristian Gonzales? Pemilik nama lengkap Cristian Gérard Alfaro Gonzales ini merupakan salah striker terbaik di Liga Indonesia.
Legenda yang asal Uruguay yang memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) ini pernah memperkuat sejumlah klub beken Tanah Air, di antaranya PSM Makassar, Persik Kediri, Persib Bandung, dan Arema Cronus.
Bersama Persik, Cristian Gonzales membawa Macan Putih ke singgasana juara Liga Indonesia 2006. Pria yang kini berusia 49 tahun itu juga mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak Liga Indonesia 2005, 2006, serta 2007/2008.
Hal serupa juga ia bukukan di Liga Super Indonesia 2008/2009, Piala Indonesia, 2010, dan Piala Presiden 2017. Torehan sensasional yang tak mampu dicetak banyak striker di kasta teratas Indonesia.
Ketajamannya membuat PSSI menaturalisasinya pada November 2010. Hasilnya cukup memuaskan, runner-up Piala AFF 2010.
Lama tak kedengaran, Cristian Gonzales ternyata masih mengikuti perkembangan sepak nasional, termasuk kabar Timnas Indonesia yang kini ditukangi pelatih asal Inggris, John Herdman.
John Herdman, seperti diketahui, akan dibantu sejumlah asisten pelatih termasuk dari Indonesia. Sejauh ini belum diketahui secara pasti, siapa yang akan menjadi asisten lokal bagi eks pembesut Timnas Kanada itu.
Siap Membantu jika Dibutuhkan
Satu yang pasti, Cristian Gonzales memberikan sinyal kalau ia siap menjadi asisten pelatih jika memang diinginkan John Herdman.
"Sampai sekarang belum ada tawaran sama sekali," kata eks bomber kaya pengalaman yang dulu akrab disapa El Loco atau 'Si Gila', via kanal YouTube Kompas TV.
Menurut Cristian Gonzales, ia siap berbagi ilmu kepada striker-striker Timnas Indonesia, yang selama ini memang kurang begitu mumpuni mendulang banyak gol.
"Insyaallah, kalau untuk negara, saya selalu siap," ujar Cristian Gonzales.
Mendukung Penuh Timnas Indonesia
Sebagai mantan pemain Timnas Indonesia, Cristian Gonzales berharap John Herdman mampu mendongkel performa Skuad Garuda setelah gagal melaju ke Piala Dunia 2026 di bawah asuhan Patrick Kluivert.
Cristian Gonzales meminta semua pihak melupakan kegagalan dengan cara memberikan dukungan penuh kepada sang juru taktik anyar.
"Kita harus tetap support. Apa pun hasil di pertandingan, kalau masih ada peluang kita harus tetap kasih support," ujar Cristian Gonzales.
Tetap Harus Dikritik dan Evaluasi jika Gagal
Tahun ini, John Herdman ditunggu dua agenda penting, FIFA Series pada Maret dan Piala AFF pada Juli mendatang. Khusus di Piala AFF, Indonesia sama sekali belum pernah juara. Inilah momen yang tepat untuk menorehkan sejarah.
Jika memang masih gagal juga, menurut Cristian Gonzales, wajar kalau John Herdman dan tim pelatih dikritik dan evaluasi.
"Nanti misalnya tidak berhasil, di situ ada banyak waktu untuk kita kritik atau evaluasi," tukas Cristian Gonzales sembari menambahkan bahwa saat ini PSSI dan tim pelatih tengah berbedah guna menggapai target-target yang sudah dipatok.
"Ini semua pelatih dan asisten pelatih baru datang. Saya minta kita semua memberikan semangat," tutup Cristian Gonzales.