Prediksi Cagliari Vs Juventus di Liga Italia: Kuda Hitam Melaju Lagi

Juventus difavoritkan meraup tiga poin dalam lawatan ke markas Cagliari pada pekan ke-21 Liga Italia.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 Januari 2026, 06:45 WIB
Serie A - Cagliari Vs Juventus (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Juventus yang sedang bangkit dan mulai disebut sebagai kuda hitam dalam perburuan Scudetto musim ini akan bertandang ke markas Cagliari, tim papan bawah Serie A, Minggu (18-1-2026) dini hari WIB.

Bianconeri datang dengan modal kuat setelah meraih lima kemenangan dari enam laga terakhir. Mereka tetap dituntut membawa pulang poin penuh dari Sardinia untuk terus memberi tekanan kepada tiga besar klasemen.

Advertisement

Juventus membuka paruh kedua musim liga dengan penampilan gemilang saat meremukkan Cremonese 5-0 di Turin, Selasa dini hari WIB lalu. Hasil tersebut menjadi kemenangan terbesar mereka di kasta tertinggi sejak 2018.

Momentum itu makin berarti karena Juventus mampu memanfaatkannya ketika tiga tim teratas Serie A sama-sama terpeleset.

Dengan kondisi tersebut, peluang Juventus untuk tetap berada dalam persaingan gelar belum sepenuhnya tertutup, meski target utama klub tetap mengamankan tiket Liga Champions musim depan.


Perpanjang Hasil Positif

Pemain Cagliari, Joseph Liteta (kiri), berebut bola dengan pemain Juventus, Weston McKennie, pada pertandingan Serie A di Allianz Stadium, Italia, Minggu, 30 November 2025. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Sejak awal November, ketika Luciano Spalletti mengambil alih tim yang sedang terpuruk, hanya pemuncak klasemen Inter Milan yang mengumpulkan poin lebih banyak dan mencatat kemenangan lebih banyak di liga.

Selain itu, Juventus tampil solid di lini belakang, dengan lima clean sheet dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Kembalinya Bremer dari cedera berperan besar memperkukuh pertahanan yang sebelumnya rapuh.

Akhir pekan ini, pasukan Spalletti akan berupaya memperpanjang catatan tiga kemenangan tandang beruntun, sebelum menghadapi dua laga besar melawan Benfica dan Napoli pekan depan.

Kemenangan 2-1 atas Cagliari pada pertemuan pertama November lalu, ketika Kenan Yildiz mencetak dua gol, juga membuka peluang Juventus untuk kembali meraih sapu bersih atas lawan yang sama.


Ujian Berat

Pemain Juventus Gleison Bremer merayakan golnya ke gawang Cagliari pada pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia di Stadion Juventus, Turin, Italia, Sabtu (11/11/2023). (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Bagi Cagliari, menghadapi Juventus kembali menjadi ujian berat. Tim asal Sardinia itu tak pernah menang dalam sembilan pertemuan liga terakhir melawan Bianconeri, dengan kemenangan terakhir mereka terjadi pada Juli 2020.

Dalam periode tersebut, Cagliari kebobolan 17 gol dan hanya mampu mencetak tujuh gol.

Performa terkini pun tidak memberi banyak harapan. Dari tiga laga terakhir, Cagliari hanya mengoleksi satu poin. Kekalahan telak 0-3 dari sesama tim papan bawah, Genoa, pada Selasa dini hari kian menambah kekhawatiran.

Anak asuh Fabio Pisacane itu kini berada di papan bawah, mengumpulkan poin 19 dari 2 pertandingan, dengan Fiorentina yang juga di papan bawah, mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Meski Pisacane masih berada di jalur untuk mempertahankan Cagliari di Serie A, memperpanjang masa bertahan mereka menjadi tiga musim, jarak dengan zona degradasi tetap tipis. Dengan baru meraih dua kemenangan kandang sejauh ini, tambahan poin akhir pekan ini menuntut kejutan besar.


Juventus Diunggulkan

Jonathan David (Juventus) terpeleset dalam laga trofi Bortolotti melawan Atalanta di Gewiss Stadium, Bergamo, 16 Agustus 2025. (Spada/LaPresse via AP)

Juventus berpotensi tampil tanpa Kenan Yildiz. Top scorer tim itu absen dari sesi latihan tengah pekan akibat gejala flu sehingga kebugarannya diragukan. Jika ia tak fit, Francisco Conceicao yang baru pulih cedera siap menjadi alternatif.

Dusan Vlahovic dan Daniele Rugani masih belum tersedia, tetapi Federico Gatti dipastikan kembali ke dalam skuad Spalletti usai pulih dari cedera.

Di lini depan, Jonathan David yang akhirnya kembali tajam diperkirakan tetap memimpin serangan, membuat Lois Openda harus memulai laga dari bangku cadangan.

Di kubu tuan rumah, Cagliari berpeluang mengubah komposisi penyerang setelah gagal mencetak gol ke gawang Genoa. Semih Kilicsoy dan Gennaro Borrelli bersaing untuk menjadi ujung tombak, sementara Sebastiano Esposito dan Zito Luvumbo sama-sama berpeluang mengisi peran pendukung.

Semua indikasi mengarah pada kemenangan Juventus. Dengan performa yang sedang menanjak dan stabilitas permainan yang terjaga, sementara Cagliari masih bergelut dengan keterbatasan, Bianconeri difavoritkan membawa pulang tiga poin dari Sardinia.

Clean sheet kembali berpeluang tercipta, mengakhiri laga dengan kemenangan meyakinkan bagi tim tamu.


Prakiraan Susunan Pemain

Ilustrasi logo Serie A musim 2025/2026. (Bola.com/Adreanus Titus)

Cagliari (3-5-2): Caprile; Zappa, Rodriguez, Luperto; Palestra, Adopo, Prati, Mazzitelli, Obert; Esposito, Kilicsoy

Pelatih: Fabio Pisacane

Juventus (3-4-2-1): Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Thuram, Cambiaso; Miretti, Yildiz; David

Pelatih: Luciano Spalletti

 

Prediksi Bola.com: Cagliari 40-60 Juventus

Unipol Domus, Cagllari

Minggu, 18 Januari 2026

02.45 WIB

Berita Terkait