Dua Wajah Prestasi Timnas Indonesia di Asia Tenggara: Spesialis Runner-up Piala AFF, 3 Kali Sabet Medali Emas SEA Games

Timnas Indonesia selalu menunjukkan gairah dan ambisi untuk bersaing di Piala AFF.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 17 Januari 2026, 08:00 WIB
Kolase - Timnas Indonesia di Piala AFF (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia tidak lama lagi berkiprah di Piala AFF 2026. Turnamen paling bergengsi antarnegara di kawasan Asia Tenggara itu akan berlangsung pada 24 Juli-26 Agustus mendatang.

Drawing ajang yang kini bernama ASEAN Hyundai Cup 2026 digelar di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Advertisement

Hasilnya, Tim Garuda berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Sementara Grup B dihuni dua kontestan yang pernah merasakan gelar jawara ajang tersebut yakni Thailand dan Malaysia. Kemudian ada pula Filipina, Myanmar, serta Laos.

Skuad Garuda selalu menunjukkan gairah dan ambisi untuk bersaing di Piala AFF. Maklum, sepanjang sejarah, Timnas Indonesia belum pernah sekalipun menjadi juara meski berkali-kali melangkah jauh hingga partai puncak.

 
 

Spesialis Runner-up di Piala AFF

Bagi Timnas Indonesia, predikat runner-up menjadi yang keenam kalinya sepanjang sejarah Piala AFF. (AP/Suhaimi Abdullah)

Tim Garuda sudah enam kali finis sebagai runner-up Piala AFF. Timnas Indonesia untuk kali pertama tampil di final Piala AFF pada 2000. Namun, mereka harus menelan kekalahan dari tuan rumah Thailand dengan skor telak 1-4.

Dua tahun berselang, luka serupa kembali terasa. Pada Piala AFF 2002, Tim Merah-Putih sukses menembus final dan sekali lagi Thailand jadi penghalang. Garuda menyerah dalam drama adu penalti 2-4 setelah main imbang 2-2 pada waktu normal.

Tren ini berlanjut pada edisi 2004, ketika Timnas Indonesia takluk dari Singapura di laga puncak. Dalam format home-away, Garuda keok dua kali dengan skor 1-3 dan 1-2, atau agregat 2-5.

Setelah penantian panjang, Timnas Indonesia comeback ke final pada Piala AFF 2010. Publik Tanah Air kala itu menaruh harapan besar, tetapi Malaysia tampil sebagai mimpi buruk dengan kemenangan agregat 4-2 atas Tim Garuda.

Harapan kembali menyala di Piala AFF 2016. Namun, pada akhirnya Timnas Indonesia kudu merelakan trofi jatuh ke tangan Thailand usai kalah agregrat 2-3. Nasib serupa terulang di Piala AFF 2020, saat Garuda lagi-lagi tumbang dari Thailand di partai final.


Berprestasi di SEA Games

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah), Menpora Dito Ariotedjo, Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, CdM Lexyndo Hakim, staf pelatih, ofisial, dan pemain Timnas Indonesia U-22 berpose memegang medali emas SEA Games 2023 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 5-2 pada laga final yang berlangsung di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (16/05/2023). (AFP/Nhac Nguyen)

Enam laga final, enam kali runner-up. Catatan itu membuat Timnas Indonesia jadi tim dengan jumlah runner-up terbanyak di Piala AFF, tapi ironisnya Garuda belum beruntung mengangkat trofi juara.

Menariknya, kisah Timnas Indonesia justru berbeda di ajang SEA Games. Pada multi-event se-Asia Tenggara itu, Tim Garuda Muda tiga kali meraih medali emas, yaitu pada edisi 1987, 1991, dan 2023.

Yang paling segar SEA Games 2023 di Kamboja. Saat itu, skuad Merah-Putih mengalahkan Thailand dengan skor 5-2 dalam laga final yang dihelat di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Kamboja.

Prestasi itu seakan menegaskan Timnas Indonesia bukan tanpa mental juara, hanya saja panggung Piala AFF kerap hadir cerita yang berbeda. Kini, tantangan baru telah menanti.

ASEAN Hyundai Cup 2026 bakal menjadi ajang pembuktian. Apakah Timnas Indonesia akan kembali menambah daftar runner-up, atau sebaliknya bisa mengakhiri kutukan panjang dan menulis sejarah baru sebagai juara?

Berita Terkait