Oliver Glasner Umumkan Pergi dari Crystal Palace Akhir Musim Ini, MU Siaga

Oliver Glasner telah memutuskan untuk meninggalkan kursi manajer Crystal Palace pada akhir musim ini.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 Januari 2026, 21:20 WIB
Manajer Crystal Palace asal Austria, Oliver Glasner, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan Liga Inggris antara Fulham dan Crystal Palace di Craven Cottage, London, pada 7 Desember 2025. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, mengonfirmasi bahwa dirinya akan meninggalkan klub begitu kontraknya habis pada akhir musim ini.

Pengumuman Glasner menutup spekulasi berbulan-bulan mengenai masa depannya, setelah ia ditanya apakah kepindahan kapten Marc Guehi akan memengaruhi rencananya sendiri.

Advertisement

Pelatih asal Austria itu mengungkapkan bahwa ia sudah memberi tahu pemilik klub, Steve Parish, sejak Oktober bahwa dirinya tidak akan memperpanjang kontrak.

Glasner, yang sebelumnya sudah membocorkan bahwa Marc Guehi hampir pasti dijual, sengaja menahan kabar ini karena padatnya jadwal klub selama sisa tahun 2025. Informasi itu baru ia sampaikan kepada para pemain pada Jumat pagi waktu setempat, menjelang lawatan ke Sunderland keesokan harinya.

"Keputusan sudah dibuat beberapa bulan lalu. Saya bertemu dengan Steve pada jeda internasional Oktober lalu," kata Glasner.

"Kami berbicara panjang, dan saya bilang saya tidak akan menandatangani kontrak baru. Kami sepakat saat itu untuk merahasiakannya selama tiga bulan. Hari ini saya memberi tahu tim karena sekarang penting untuk ada kejelasan," ungkapnya.


Cari Tantangan Baru

Manajer Crystal Palace asal Austria, Oliver Glasner (2L), memberi selamat kepada para pemainnya di lapangan setelah pertandingan Liga Inggris antara Fulham dan Crystal Palace di Craven Cottage, London, pada 7 Desember 2025. Palace memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Meski begitu, Glasner tidak merinci alasan sebenarnya selain ingin mencari "tantangan baru" di luar Selhurst Park.

"Saya bilang ke Steve, saya ingin tantangan baru. Ini tidak ada hubungannya dengan jendela transfer. Saya tidak suka kalau ada berita yang tidak benar, dan itu sangat sulit bagi saya untuk tidak menanggapi. Hubungan saya dengan Steve sangat baik, dan kami selalu mendiskusikan apa yang terbaik untuk Crystal Palace," jelasnya.

Pelatih berusia 47 tahun itu menegaskan kepada para pemain bahwa ia akan tetap memberikan yang terbaik hingga akhir musim, dengan ambisi menorehkan sejarah bagi klub.

"Saya janji akan memberikan musim terbaik dalam sejarah Crystal Palace. Saat ini posisi kami empat poin lebih baik dibanding periode yang sama musim lalu, dan kami akan berusaha membawa trofi lain ke Selhurst Park. Hari ini kami juga mendapatkan lawan di babak play-off Conference League, Zrinjski Mostar dari Bosnia. Saya sudah melihat undian dan menarik untuk melihat siapa yang bisa kami hadapi di bagian kami," imbuh Glasner.


Dikaitkan dengan MU

Oliver Glasner, pelatih Crystal Palace. (Bola.com/cpfc.co.uk)

Kepastian kepergian Glasner dari Palace membuka spekulasi bahwa ia bisa menjadi kandidat pengganti Ruben Amorim di Manchester United musim panas ini.

Pelatih asal Portugal itu dipecat pekan lalu, dan Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim MU hingga akhir musim ini saja.

Dengan begitu, peluang bagi Glasner untuk menjadi pelatih permanen berikutnya di Old Trafford pun terbuka lebar.

 

Sumber: Sky Sports

Berita Terkait