BRI Super League: Kabar Buruk, Arema FC Kehilangan Luiz Gustavo sampai Akhir Musim

Inilah penyebab Luiz Gustavo absen hingga akhir kompetisi BRI Super League.

BolaCom | Iwan SetiawanDiterbitkan 18 Januari 2026, 05:45 WIB
Arema FC saat sesi latihan. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Malang - Arema FC mendapat kabar buruk. Pemain paling berpengaruh di lini belakang, Luiz Gustavo, mengalami cedera lutut dan harus menepi sampai akhir musim.

Bek asal Brasil itu memang tidak ikut berlatih dalam empat hari beruntun. Namun, dia tetap hadir di lapangan dengan pakaian santai

Advertisement

Pada saat itu, Luiz masih diobservasi oleh tim medis Arema. Hasilnya, bek 31 tahun itu mengalami cedera cukup serius di lutut kirinya.

"Luiz Gustavo mengalami robekan pada ligamen ACL lutut kiri. Cedera ini terjadi akibat insiden di lapangan. Saat pertandingan terakhir (melawan Persik Kediri), dia terjatuh dan tertimpa oleh pemain lain," kata Nanang Tri Wahyudi, dokter Arema.

Setelah berkonsultasi antara tim medis klub, konsultan ahli, dan sang pemain sendiri, diambil jalan untuk segera naik meja operasi. Langkah ini dinilai sebagai opsi terbaik untuk menyelamatkan karier sang pemain.

"Setelah kami berdiskusi intensif dengan konsultan ortopedi dan tim medis, serta menjelaskan kondisinya kepada pemain, Luiz sepakat untuk memilih opsi operasi segera. Tujuannya jelas agar struktur lututnya bisa pulih sempurna dan ia dapat bermain lebih optimal di masa depan," lanjut Nanang.


Pemain Penting

Pelatih baru Arema FC, Marcos Santos, berkunjung ke sesi latihan tim di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (26/6/2025). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Luiz merupakan pemain paling penting di lini belakang. Dia jadi pemain yang selalu tampil di putaran pertama dengan menit bermain paling banyak.

Dalam 17 pertandingan, dia selalu jadi pilihan utama dan selalu tampil 90 menit.

Ini jadi sebuah ujian berat bagi Arema di putaran kedua karena mereka kehilangan bek tangguh yang tak pernah absen.

"Tentu ini berat bagi kami di manajemen, pelatih, dan Aremania. Namun, demi kesembuhan dan karier pemain ke depannya, klub harus rela dan menyetujui opsi jalan operasi bagi Luiz. Kami tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan masa depannya," jelas Yusrinal Fitriandi, General Manager Arema.


Tetap Milik Arema

Kendati harus menepi panjang, Yusrinal memastikan Arema FC tetap memegang teguh profesionalitas.

"Luiz masih terikat kontrak hingga akhir kompetisi dan akan mendapatkan haknya serta dukungan penuh selama masa pemulihan," kata pria yang akrab disapa Inal tersebut.

Rencananya, Luiz menjalani operasi lutut di negaranya, Brasil, sehingga dia bisa lebih dekat dengan keluarganya saat pemulihan.

"Terima kasih kepada klub yang tetap memberikan dukungan secara profesional. Begitu juga dengan teman-teman, pelatih dan semua yang bekerja di Arema. Kami akan jaga persaudaraan ini," kata Luiz.

Sebelumnya, ada juga pemain asal Brasil yang mengalami masalah serupa tahun lalu, yakni Pablo Oliveira.

Musim lalu dia mengalami cedera lutut dan dioperasi di Brasil. Kini dia sudah pulih dan akan bermain di putaran kedua BRI Super League 2025.2026.

Berita Terkait