Syarat Berat Michael Carrick jika Ingin Jadi Manajer Permanen MU

Stefan Borson mengungkap syarat bagi Michael Carrick jika ingin jadi manajer tetap MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 18 Januari 2026, 20:30 WIB
Mulai Oktober 2022, Michael Carrick menjadi pelatih selama dua setengah tahun di Middlesbrough. Tampak dalam foto, Michael Carrick (kiri) saat masih menjadi pelatih Middlesbrough bersalaman dengan Mauricio Pochettino di akhir pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Piala Liga Inggris antara Middlesbrough dan Chelsea di Stadion Riverside di Middlesbrough, timur laut Inggris pada 9 Januari 2024. (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United mengambil langkah berisiko dalam urusan kursi pelatih dengan menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim hingga akhir musim.

Keputusan ini datang setelah klub memecat Ruben Amorim menyusul konflik internal di balik layar Old Trafford yang dikonfirmasi awal bulan ini.

Advertisement

Carrick kini memikul tugas penting: membawa MU kembali ke kompetisi Eropa.

Di tengah masa transisi tersebut, Football Insider mengungkapkan pada Kamis lalu bahwa manajemen Setan Merah telah berdiskusi dengan Carrick terkait rencana perekrutan pemain, termasuk upaya mendatangkan winger kiri baru pada bursa transfer Januari ini.

Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, menilai peluang Carrick untuk ditunjuk sebagai manajer tetap sangat bergantung pada satu target krusial.

Dalam wawancara eksklusif dengan Football Insider, Borson menyebut bahwa Carrick kemungkinan besar akan dipertahankan jika mampu mengantar MU lolos ke Liga Champions musim ini.


Rencana Awal Bisa Berubah

Bersama MU, sejumlah gelar berhasil ia raih, di antaranya lima gelar Liga Inggris, juara Liga Champions, juara Piala FA, dua kali juara Piala Liga Inggris, Liga Europa, dan Piala Dunia Antarklub. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih Middlesbrough memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola putaran ketiga Piala FA Inggris antara Middlesbrough dan Brighton and Hove Albion di Stadion Riverside di Middlesbrough, timur laut Inggris pada 7 Januari 2023. (Nigel Roddis/AFP)

Carrick terakhir kali menangani Middlesbrough. Namun, ia dipecat pada musim panas lalu setelah 2,5 tahun menjabat di Riverside Stadium.

Borson menilai pencapaian luar biasa bisa mengubah rencana awal MU.

"Saya rasa ini pertanyaan besar. Misalnya dia memenangkan 12 atau 13 pertandingan, dan entah bagaimana mereka bisa lolos ke Liga Champions dari posisi sekarang, yang menurut saya akan menjadi pencapaian luar biasa jika melihat kualitas permainan dan skuad mereka," ujar Borson.

"Kalau itu terjadi, apa yang akan dilakukan United? Pasti mereka harus memberinya pekerjaan itu, padahal itu sebenarnya bukan bagian dari rencana awal dan juga bukan sesuatu yang asing bagi mereka," lanjutnya.

Menurut Borson, tekanan dari berbagai arah bisa memengaruhi keputusan klub.

"Saya rasa akan ada suara, dorongan, dan dukungan besar dari fans, media, dan semua hal yang biasanya menyertai situasi seperti ini, yang akhirnya meyakinkan klub untuk memberinya jabatan tersebut," imbuh Borson.


Situasi Carrick Dinilai Aneh

Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick, mengamati permainan anak asuhnya dalam laga leg kedua semifinal Carabao Cup 2023/2024 yang digelar di Stamford Bridge, Rabu (24/1/2024). (AP Photo/Kin Cheung)

Dalam menjalankan tugasnya di Old Trafford, Carrick dibantu oleh Steve Holland sebagai asisten utama. Selain itu, Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion juga masuk jajaran staf kepelatihan untuk membantunya memberi kesan positif selama masa interim.

Borson menegaskan kembali bahwa target Carrick sangat jelas dan sangat tinggi.

"Saya akan mengatakan bahwa lolos ke Liga Champions adalah syarat mutlak baginya untuk mendapatkan pekerjaan itu secara permanen," kata Borson.

"Jika hasilnya di bawah itu, saya rasa kecil kemungkinan dia akan ditawari posisi tersebut. Itulah yang membuat keseluruhan situasinya terasa agak aneh," katanya lagi.

Carrick bukanlah sosok asing di bangku cadangan MU. Pada 2021, ia sempat memimpin tim dalam tiga pertandingan sebagai pelatih sementara setelah kepergian Ole Gunnar Solskjaer.

 

Sumber: Football Insider

Berita Terkait