Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, membuat pengakuan yang cukup mengkhawatirkan terkait kondisi bintang andalannya, Erling Haaland. Ia mengakui sang striker tengah berada dalam kondisi kelelahan ekstrem, namun ironisnya tetap tidak bisa diberi waktu istirahat dalam waktu dekat.
Guardiola memastikan Haaland akan kembali menjadi andalan saat Manchester City bertandang ke markas Bodo/Glimt pada laga Liga Champions, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Padahal, pelatih asal Spanyol tersebut sudah menyebut sejak pekan lalu bahwa Haaland berada dalam kondisi kelelahan.
Kondisi itu terlihat jelas ketika City kalah 0-2 dari Manchester United (MU) pada derby di Old Trafford akhir pekan lalu.
Haaland tampil di bawah standar, bahkan sempat berjalan terpincang-pincang menuju lorong stadion saat turun minum usai mendapat perawatan akibat benturan dengan Harry Maguire. Penyerang asal Norwegia itu akhirnya ditarik keluar pada menit ke-80 tanpa memberi dampak signifikan.
Masalahnya, Guardiola belum memiliki banyak pilihan di lini depan. Ia mengakui tidak bisa mengistirahatkan Haaland setidaknya hingga Omar Marmoush kembali dari tugas bersama timnas Mesir di Piala Afrika. Marmoush juga dipastikan tidak ikut dalam rombongan City ke Norwegia, sementara rekrutan baru Antoine Semenyo tidak terdaftar untuk laga tersebut.
Krusialnya Peran Haaland
“Tidak, saya rasa tidak,” kata Guardiola saat ditanya apakah Marmoush akan ikut ke Norwegia, seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (19/1/2026).
“Saya tidak tahu kapan Omar kembali, dan Erling akan bermain. Kami membutuhkan Erling, kami membutuhkan semuanya.”
Guardiola menegaskan betapa krusialnya peran Haaland bagi City. “Erling sangat penting bagi kami. Kami beruntung memilikinya dengan semua yang sudah dia lakukan,” ujarnya.
Pelatih berusia 55 tahun itu menyiratkan bahwa Haaland kemungkinan baru akan diistirahatkan pada laga melawan Wolves atau Galatasaray, ketika Marmoush sudah tersedia sebagai pelapis.
Guardiola juga menyoroti kondisi fisik dan mental para pemainnya di tengah jadwal padat. “Kami harus terbang ke Norwegia dan melihat bagaimana kondisi mereka pulih. Bukan hanya secara fisik, tapi juga mental. Saya bisa mencium bagaimana perasaan mereka,” katanya.
“Setelah itu kami lanjutkan. Kami melakukan hal yang sama musim lalu dan kami melanjutkannya musim ini. Kami punya banyak pertandingan penting setiap tiga atau empat hari," imbuh pelatih berkebangsaan Spanyol itu.
Tak Mau Salahkan Haaland
Meski demikian, Guardiola menolak menjadikan kelelahan Haaland atau absennya Marmoush sebagai alasan kekalahan dari MU.
“Omar adalah pemain yang luar biasa. Dia bergerak di belakang, dia penuh semangat,” ucap Guardiola.
“Tapi akan sangat buruk jika saya mengatakan itulah alasan kami tidak mendapatkan hasil hari ini atau sebelumnya karena Omar tidak ada. Itu tidak adil bagi dia, tidak adil bagi tim, dan tidak adil bagi semua pemain yang ada di sini dan bekerja keras setiap hari.”
Pengakuan Guardiola ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendukung Manchester City. Di satu sisi, Haaland disebut kelelahan dan membutuhkan istirahat. Namun di sisi lain, City tetap sangat bergantung pada ketajamannya di tengah jadwal padat dan minimnya opsi di lini depan.
Sumber: Daily Mail