Michael Carrick Bikin Fans Rasakan Lagi Atmosfer MU Era Sir Alex Ferguson

Legenda Manchester United (MU), Wayne Rooney, meluapkan kegembiraan setelah melihat Setan Merah melumat Manchester City.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 Januari 2026, 17:45 WIB
Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick, mengamati permainan anak asuhnya dalam laga leg kedua semifinal Carabao Cup 2023/2024 yang digelar di Stamford Bridge, Rabu (24/1/2024). (AP Photo/Kin Cheung)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United (MU), Wayne Rooney, meluapkan kegembiraan setelah melihat Setan Merah melumat Manchester City dengan skor 2-0 pada Derbi Manchester di Old Trafford, Sabtu (17/1/2026).

Ini merupakan pertandingan pertama Carrick sebagai manajer interim MU, yang akan berlangsung hingga akhir musim. Seperti diketahui, Carrick didapuk menangani Setan Merah setelah klub memecat Ruben Amorim. 

Advertisement

Menurut Rooney, laga tersebut membuat fans muda Manchester United akhirnya merasakan kembali atmosfer dan performa khas era Sir Alex Ferguson.

Rooney, yang meraih lima gelar Premier League bersama Carrick di Old Trafford, menilai ada perubahan besar, bukan hanya di lapangan, tetapi juga di tribune penonton.

“Saya tidak berada di stadion, saya ada di studio BBC, tapi apakah Anda melihat perbedaannya di stadion?” kata Rooney dalam podcast The Wayne Rooney Show di BBC. 

“Bahkan saat Michael Carrick keluar sebelum pertandingan dan mencoba membakar semangat penonton, terasa ada sesuatu yang berbeda," imbuh Rooney. 

 


Berharap Jadi Awal Kebangkitan MU

Manchester United berhasil memenangkan laga saat menjamu Manchester City dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (17/01/2026) waktu setempat. (AFP/Darren Staples)

Menurut Rooney, kemenangan tersebut menjadi momen langka bagi generasi fans muda MU yang selama bertahun-tahun harus hidup di masa sulit pasca-kepergian Sir Alex Ferguson.

“Saya pikir para fans merasakan sesuatu kemarin. Mereka mendapat gambaran seperti apa rasanya di era Sir Alex Ferguson,” ujarnya.

“Para fans muda yang sudah melewati masa sulit selama 10 sampai 13 tahun terakhir, sejak Fergie pergi, akhirnya melihat tim tampil dengan energi, keyakinan, keberanian, dan mental bertarung," sambung Rooney. 

Rooney berharap laga ini menjadi awal dari kebangkitan Manchester United di bawah arahan Carrick dalam sisa musim.

“Mudah-mudahan ini jadi gambaran apa yang akan kita lihat dalam 16 pertandingan ke depan,” tambahnya.

 


Bukan Ilmu Roket

Legenda lini tengah Old Trafford itu akan memimpin The Red Devils hingga akhir musim ini. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Rooney bahkan menyebut kemenangan atas Man City sebagai penampilan terbaik Manchester United dalam waktu yang sangat lama.

“Menurut saya, apa yang dilakukan Michael itu bukan hal rumit. Bukan ilmu roket. Dia hanya melakukan penyesuaian sederhana, terutama soal formasi," tutur Rooney. 

Ia menyoroti perubahan dari sistem tiga bek yang sebelumnya digunakan Ruben Amorim. Bagi Rooney, kunci utama kebangkitan MU justru terletak pada hal-hal dasar.

“Saya sudah bilang sebelumnya, yang dibutuhkan United itu sederhana, berlari dan bekerja keras. Sangat menyegarkan melihat para pemain melakukan itu,” tegasnya.

Rooney secara khusus memuji peran Amad Diallo dan Patrick Dorgu di sisi sayap, yang dinilainya bekerja keras membantu pertahanan sekaligus efektif saat menyerang.

“Mereka kompak, solid, dan memukul Man City lewat serangan balik,” jelasnya.

 


Perbedaan Kontras dengan Era Amorim

Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, memberi ucapan selamat kepada gelandang asal Kamerun Bryan Mbeumo saat meninggalkan lapangan setelah ditarik keluar dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Sabtu (17/1/2026). (Darren Staples / AFP)

Ruben Amorim dipecat pada 5 Januari lalu. Menurut Rooney, perbedaan performa MU di bawah Carrick terasa sangat kontras.

“Ini seperti siang dan malam dibandingkan apa yang kita lihat sebelumnya. Energi tim, kepercayaan diri, ketenangan saat menguasai bola, semuanya berbeda," ujar mantan pemain Everton tersebut. 

Rooney menutup dengan menegaskan laga ini adalah gambaran nyata dari apa yang selama ini disebut sebagai DNA Manchester United.

“Kerja keras, berlari untuk rekan setim, cepat kembali ke bentuk pertahanan, sulit dikalahkan, lalu ketika ada peluang, menyerang dengan berani. Itulah Manchester United,” pungkasnya.   

Sumber: BBC

Berita Terkait