Bola.com, Jakarta - Manchester City (Man City) resmi mengumumkan kedatangan bek Timnas Inggris, Marc Guehi dari Crystal Palace dengan nilai transfer 20 juta paun.
Sang kapten Crystal Palace itu menandatangani kontrak berdurasi lima setengah tahun bersama juara bertahan Premier League tersebut.
Marc Guehi sebenarnya sempat dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa dan hampir bergabung dengan Liverpool pada musim panas lalu.
Namun, dengan kontraknya di Crystal Palace yang akan berakhir di akhir musim ini, Man City bergerak cepat untuk mengamankan jasanya.
Bek berusia 24 tahun itu menjalani tes medis pada Minggu (18/01/2026) setelah mencapai kesepakatan personal dengan Man City.
Ia menjadi rekrutan terbaru setelah sebelumnya The Citizens mendatangkan Antoine Semenyo dari Bournemouth pada 9 Januari dengan nilai 62,5 juta paun.
Kualitas, Pengalaman, dan Kepemimpinan
Kehadiran Marc Guehi dinilai sangat krusial untuk memperkuat lini belakang Man City. Dalam kekalahan 0-2 dari Manchester United akhir pekan lalu, Man City menurunkan barisan pertahanan yang dihuni banyak pemain muda, dengan kelemahan utama terlihat di sektor defensif.
Secara statistik sejak awal musim lalu, Marc Guehi masuk 10 besar bek tengah Premier League dalam kategori clean sheet, duel dimenangkan, duel udara, serta umpan pemecah lini. Musim ini, ia juga unggul dalam jumlah intersepsi, mengambil bola dari kaki lawan, dan persentase kemenangan duel.
Selain kualitas bertahan, Guehi membawa pengalaman kepemimpinan. Ia pernah memimpin Crystal Palace mengalahkan Manchester City di final FA Cup Mei lalu, serta berperan penting membawa Inggris ke final Euro 2024.
Dengan kombinasi kualitas, pengalaman, dan kepemimpinan, Marc Guehi diharapkan menjadi solusi atas masalah lini belakang Man City dalam perburuan gelar musim ini.
Kualitas Penting dalam Penguasaan Bola
Koresponden Taktik Sepak Bola BBC Umir Irfan menyebut kedatangan Marc Guehi ke Man City bukan hanya soal memperkuat lini pertahanan, tetapi juga menambah kualitas penting dalam fase penguasaan bola.
"Kemampuan Guehi saat menguasai bola dinilai sangat cocok dengan kebutuhan Man City, terutama menghadapi tim-tim yang kerap bertahan sangat dalam," Irfan memberikan analisis.
"Marc Guehi dikenal sebagai bek yang nyaman menguasai bola dengan kedua kaki. Ia piawai dalam passing, dribel, sekaligus membawa bola ke depan untuk mendorong tim naik ke area lawan ketika tidak langsung mendapat tekanan," lanjutnya.
Dengan profil seperti Guehi, City kini memiliki bek yang tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu menjadi inisiator serangan dari lini pertama.
Hal ini diyakini akan membuat permainan City lebih variatif dan efektif saat menghadapi blok rendah, terutama dalam laga-laga besar Premier League dan Eropa.
Sumber: BBC